UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 28 Agustus 2017 10:04
WADUH..!! Wortel Ilegal Marak di Singkawang
ilustrasi

PROKAL.CO, SINGKAWANG- Salah satu bukti Indonesia belum berdaulat pangan adalah suburnya serbuan bahan-bahan pangan dari luar negeri. Legal maupun ilegal. Di antaranya wortel ‘impor’ yang diduga masih beredar di Singkawang.

 “Saya mengambil wortel ini dari agen Singkawang, wortel ini berasal dari wilayah perbatasan yang langsung dikirim dari Malaysia,” ujar Ahiun, satu di antara pedagang wortel di Pasar Beringin, Singkawang, Minggu (26/8). Dia mengetahui wortel yang dijualnya tak berizin. Namun, karena banyak pedagang yang juga menjualnya, Ahiun tidak takut untuk memajang wortel tersebut di etalasenya secara terang-terangan.

Lagipula, harga dari agen untuk wortel ‘impor’ ini lebih murah dibandingkan wortel dari Indonesia. Belum diketahui dari Negara mana asal wortel tersebut. Yang pasti, hal ini menandakan peredaran barang ilegal dari perbatasan melalui pintu masuk Jagoi Babang, Sajingan, dan Entikong masih marak.

Meski lebih murah, tak semua warga Singkawang menyukai wortel ‘impor’ tersebut. Salah satunya Satriansyah. Ia lebih memilih wortel lokal. “Saya senang membeli wortel lokal karena aman dikonsumsi, meskipun harganya sedikit lebih mahal sekitar seribu rupiah perkilogramnya,” tuturnya.

Tapi, dia berharap instansi terkait bisa menekan masuknya wortel dari Malaysia ke Singkawang. “Bila perlu dinas terkait melakukan inspeksi mendadak (Sidak), agar ada efek jera kepada pelaku usaha nakal yang memasok wortel dari luar ini,” pinta Satriansyah.

Hanya saja, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Singkawang, Hendryan mengatakan, saat ini belum ada laporan terkait masuknya wortel ilegal dari luar negeri. “Kita tetap memantau dan melakukan pengawasan barang yang beredar termasuk wortel, tapi kita minta pedagang juga harus meminta struk atau tanda izin barang dari luar negeri secara resmi,” ujarnya.

Menurut dia, pedagang mempunyai hak untuk bertanya kepada distributor. ”Kalau dapat struk, tentunya akan menguatkan pedagang, karena pedagang bisa saja menjadi korban. Kita tentu tidak mau pedagang menjadi korban dan ini yang harus diketahui para pedagang,” terangnya.

Ia menegaskan, sebagian besar pedagang sudah mengetahui perbedaan ciri wortel luar negeri dengan yang lokal. “Kalau yang impor kan agak gemuk di bagian depannya sedangkan lokal agak kurus di bagian depannya,” beber Hendryan. (Suhendra/rk)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 11:50

Serawai “Diserang” Banjir Lagi, Sampan Sandar di Teras Rumah

SINTANG- Derai hujan deras sejak Minggu (17/9) petang hingga Senin subuh di Kecamatan Serawai, disusul…

Rabu, 20 September 2017 09:40

WASPADALAH..!! DBD Serang Bengkayang, Puluhan Dirawat, Dua Meninggal

Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak, Kalbar. Di Bengkayang,…

Sabtu, 16 September 2017 13:05

13 Nelayan Diselamatkan Doa Ibu

Di Kabupaten Sambas, 13 nelayan asal Pemangkat terombang-ambing di lautan Pulau Murek, Kepulauan Riau.…

Jumat, 15 September 2017 11:20

Bukit Peniraman Longsor, Pemukiman Warga Terancam Tertimbun

MEMPAWAH- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mempawah, awal pekan lalu mengakibatkan bencana longsor…

Selasa, 12 September 2017 09:49

Budaya Paradje’ Doa Bersih Negeri

Festival budaya Paradje’ akhirnya resmi ditutup oleh Bupati Sanggau, Paolus Hadi pada Sabtu (8/9)…

Selasa, 12 September 2017 09:45

Derita Warga, Jalan Tak Bisa Dilalui, Melintas Jembatan pun Dilarang

SEPONTI- Sulitnya akses menuju lokasi pelayanan kesehatan dialami masyarakat Kecamatan Seponti, Kayong…

Rabu, 06 September 2017 10:48

Ketua Tim Saber Pungli: Tak Ada Namanya Kebijakan, Kita Bicara Aturan

SUKADANA- Ketua Saber Pungli Kayong Utara, Kompol O. Umbu Sairo yang juga menjabat Waka Polres Kayong…

Rabu, 06 September 2017 10:45

Di Perda Rp10 Ribu, Ditarik Rp20 Ribu, Pengelola Banana Boat Kena OTT Saber Pungli

SUKADANA – Hanya gara-gara duit Rp 10 ribu, salah seorang pengelola banana boat Pantai Pulau Datok,…

Sabtu, 02 September 2017 09:56

Ambil Ijazah di SMAN 1 Nanga Pinoh Bayar Rp200 Ribu, Kepsek dan Bendahara Ditangkap

 NANGA PINOH- Jangan main-main dengan pungli. Akibatnya bisa fatal. Dua oknum guru berstatus Pegawai…

Jumat, 01 September 2017 10:03

Pembangunan Jembatan di Melawi Ngga Jelas, Warga Demo

NANGA PINOH- Puluhan warga melakukan demo di DPRD Melawi, Senin (28/8) lalu. Demo apa? Ya, Kedatangan…

Tiga Dusun Diterpa Banjir Terparah

Sepasang Mayat Bugil Bikin Heboh Warga Ngabang

Serawai “Diserang” Banjir Lagi, Sampan Sandar di Teras Rumah

Banjir, Pemkab Diminta Cek Infrastruktur

Warga Usul Bangun Jembatan, Tanggapan Bupati Hanya Begini...

WASPADALAH..!! DBD Serang Bengkayang, Puluhan Dirawat, Dua Meninggal

Sungai Mandai Meluap, Banjir Tujuh Meter Rendam Tujuh Desa

DBD di Kapuas Hulu Mengganas

BANJIR MENGGILA..!! Ribuan Rumah Tenggelam, Warga Melawi Mengungsi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .