UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Kamis, 24 Agustus 2017 15:31
Pemerkosa dan Pembunuh Gadis 14 Tahun Itu Diringkus, Dua Kakinya Bolong Ditembak
PEMBUNUH. Tersangka Nana alias Kasna ditahan di Mapolres Sintang, Rabu (23/8). ACHMAD MUNANDAR

PROKAL.CO, SINTANG-Jjajaran Satreskrim Polres Sintang meringkus Nana alias Kasna, tersangka pemerkosaan dan pembunuhan Yuli, 14, warga Dusun Selalau, Desa Engkitan, Ketungau Tengah, Sabtu (19/8). Nana bukanlah orang asing bagi korban. Dia merupakan paman Yuli.

Pria berkulit hitam ini cukup licin untuk diringkus. Polisi sering kali kehilangan jejaknya. Bahkan Polres Sintang tidak bekerja sendiri. Melibatkan tim Reskrim Polres Kota Singkawang dan Sambas. Keberadaan tersangka Nana pada 17 Agustus lalu diketahui di Kota Singkawang. Setelah dilakukan pengecekan dan informasi lebih lanjut, ternyata dia berada di Kabupaten Sambas, bekerja di salah satu perusahaan perkebunan.

Sat Reskrim Polres Sintang dibantu Sat Reskrim Polres Singkawang dan Sambas membentuk tim, beranggotakan 12 petugas. Pada 19 Agustus, petugas gabungan pun meringkus Nana di Kecamatan Semparuk, Sambas.

Ketika hendak ditangkap, Nana berusaha melawan petugas dan mencoba melarikan diri. Tak ingin buruannya lepas, polisi terpaksa melumpuhkan kedua kaki pemerkosa dan pembunuh sadis itu. Kedua kaki Nana pun berlubang.

“Tersangka sudah kita tangkap dan saat ini masih diinterogasi secara intens,” kata Kapolres Sintang AKBP Sudarmin, Rabu (23/8) saat melakukan press release di Aula Balai Kemitraan Polres Sintang.

Nana ditangkap berdasarkan laporan yang dibuat keluarga korban. Dia melakukan tindak pidana pemerkosaan dan pembunuhan. “Korban merupakan keponakan istri tersangka,” jelas AKBP Sudarmin.

Dari tangan tersangka Nana, polisi menyita beberapa barang bukti, diantaranya satu unit sepeda motor, satu unit laptop merek Acer, satu unit handphone merek Samsung, satu helai celana dalam korban, satu helai baju lengan panjang sebagai alat untuk mengikat tangan korban, satu helai celana panjang hitam milik korban, satu helai baju korban dan satu pasang sandal jepit merek Ando.

“Handphone korban yang dibawa tersangka kadang hidup kadang mati. Sehingga petugas kesulitan melacak keberadaanya. Tersangka tergolong orang yang tidak paham menggunakan teknologi handphone saat ini. Sehingga handphone milik korban kadang hidup dan kadang juga dalam keadaan mati,” ujar Kapolres yang tidak menampik jajarannya mengalami beberapa kendala untuk meringkus Nana. Polisi kesulitan melacak keberadaan tersangka.

Terungkapnya Nana sebagai pelaku pemerkosaan dan pembunuhan gadis 14 tahun itu, setelah polisi melakukan penyelidikan di TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Setelah mendapatkan petunjuk di TKP dan keterangan saksi, polisi menyimpulkan Nana yang melakukan pemerkosaan dan pembunuhan.

“Kita periksa saksi dan lakukan olah TKP, hasilnya mengerucut kepada tersangka Nana yang melakukan pemerkosaan dan pembunuhan,” jelasnya.

Tersangka Nana dijerat pasal 80 ayat 3 dan 4 serta pasal 81 Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau pasal 338 KUHP. “Tersangka diancam 20 tahun penjara,” tegasnya. (adx)


BACA JUGA

Rabu, 06 Juni 2018 15:16

Napi Lapas Singkawang Kendalikan Narkoba Pesanan Manado

SINGKAWANG- Kejahatan narkoba di Indonesia semakin menjadi. Bahkan, jaringannya sudah meluas menyeberangi…

Jumat, 01 Juni 2018 21:08

MAMPUS..!! Lawan Petugas, Pemesan Narkoba Ditembak Mati

BENGKAYANG- Romi Lihong, warga Kota Singkawang tewas ditembak anggota Polres Bengkayang, Selasa (29/5)…

Sabtu, 12 Mei 2018 11:01
BNNP Musnahkan 5 Kg Sabu dan 4.629 Ekstasi

MUDAHAN BENER..!! Pengendali di Lapas Terancam Hukuman Mati

PONTIANAK- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalbar memusnahkan 5 kilogram sabu dan 4.629 butir…

Jumat, 04 Mei 2018 11:16

Dituduh Tulis Kata-kata Melecehkan di Facebook, Akhiang Dianiaya Sekelompok Orang

PONTIANAK- Dituduh melontarkan kata-kata melecehkan etnis tertentu di Facebook, Akhiang dianiaya sejumlah…

Kamis, 26 April 2018 20:21

NEKAT MELAWAN..!! Didor, Ameng ke Alam Baka, DADAHHH.....

PONTIANAK- Erfin alias Ameng (34) meninggal dunia setelah ditembak polisi dari Tim Subdit 3 Ditresnarkoba…

Selasa, 24 April 2018 11:42

Masih Bocah Sudah Jambret, Ditangkap Nangis-Nangis Minta Ampun

PONTIANAK- Anak di bawah umur kembali terlibat kejahatan. Seperti yang dilakukan DA. Bocah 16 tahun…

Senin, 16 April 2018 11:27

Jambret Bengis, Tangan Korbannya Ditebas Nyaris Putus

PONTIANAK- Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalbar dan Satuan Reserse…

Selasa, 27 Maret 2018 12:01

LELAP BANGET TIDURNYA..!! Maling Masuk Ngga Tau, Gini Deh Jadinya

PONTIANAK- Lagi tidur pulas bersama suaminya, Syf Sahara, warga Komplek Seruni Indah III, Kelurahan…

Sabtu, 24 Maret 2018 13:38

ANAK BENGAL..!! Sehari Sebelum Ultah, Bocah Nekat Curi Motor

PONTIANAK- Dua anak di bawah umur kembali terlibat hukum. Kedua bocah yang berinisial HA, 15, warga…

Sabtu, 24 Maret 2018 13:35

Mencuri dan Membunuh di Kalteng, Pemuda Melawi Diciduk di Rumahnya

MELAWI- Misteri pembunuhan dan pencurian terhadap Asan, 28, yang terjadi di Jalan Sapundu, Desa Pembuang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .