UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Kamis, 24 Agustus 2017 09:20
Nyaris Setengah Abad, 9 Kilometer Jalan Hancur Lebur
KUBANGAN. Seorang pengendara sepeda motor berupaya melintasi jalan ke Desa Lengkong Nyadom yang seperti kubangan, berlumpur dan licin meskipun di musim kemarau, Minggu (20/8). DEDI IRAWAN

PROKAL.CO, ELLA HILIR-  Nyaris setengah abad, sejak 1970 warga Desa Lengkong Nyadom harus berjibaku dalam kubangan lumpur di jalan sepanjang 9 kilometer menuju simpang Ella Hilir. “Kami sudah lelah melintasi jalan hancur ini, baik musim hujan maupun kemarau,” kata Anton, Kepala Desa Lengkong Nyadom, Kecamatan Ella Hilir, Kabupaten Melawi, ditemui di desanya, akhir pecan lalu.

“Sudah sangat sering kami menyampaikan permintaan dan pengusulan untuk perbaikan jalan dari Simpang Ella Hilir ke Desa Lengkong Nyadom ini. Sampai sekarang tidak dipenuhi. Sampai kami sudah bosan minta-minta,” papar Anton.

Dia mengungkapkan, jalan hancur lebur sepanjang 9 Kilometer tersebut bukan hanya dilintasi warga Desa Lengkong Nyadom. Tetapi juga digunakan warga Desa Mentoba Jaya, Natai Compa, Pelaik Keruap di Kecamatan Menukung.

“Bahkan dilintasi warga dari beberapa desa di Kabupaten Sintang yang merasa jalan ini sebagai jalan alternative terdekat ke Nanga Pinoh. “Jadi banyak yang mendapat manfaat jika jalan ini dibangun. Terlebih jalan ini memang urat nadi perekonomian masyarakat. Untuk itulah, kami meminta Pemkab Melawi memperbaiki jalan ini,” pungkas Anton.

Dia mengungkapkan, warga Desa Lengkong Nyadom sudah lama mengharapkan agar jalan yang seperti kubangan itu segera diperbaiki. “Sejak desa ini berdiri, kami sudah bermimpi ada akses yang layak. Namun mimpi itu tinggal mimpi,” lirih Anton.

Hingga kini, ungkap Anton, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi sepertinya menutup mata atas kondisi jalan yang hancur lebur sepanjang 9 kilometer tersebut yang menyebabkan Desa Lengkong Nyadom ini terisolasi dari dunia luar.

Selama ini, tambah Anton,, memang Desa Lengkong Nyadom sangat minim perhatian dari Pemkab Melawi. Hanya bantuan dari perusahaan untuk menggusur jalan, namun masih terkesan asal-asalan. “Sebab gusurannya masih saja hancur-hancuran,” katanya.

Sebenarnya, kata Anton, harapan akan diperbaikinya jalan yang dulunya dibuka ABRI Masuk Desa (sekarang TMMD) ini sudah ada. Tetapi ketika Pemilihan Umum (Pemilu) saja, ketika para kandidat mencari simpatik masyarakat setempat. Kenyataannya tidak juga diperbaiki. “Pada dasarnya, siapapun yang menang  Pemilu tetap kami dukung. Tetapi tolong, jalan kami ditingkatkan,” pintanya. (Dedi Irawan/rk)


BACA JUGA

Rabu, 20 September 2017 11:50

Serawai “Diserang” Banjir Lagi, Sampan Sandar di Teras Rumah

SINTANG- Derai hujan deras sejak Minggu (17/9) petang hingga Senin subuh di Kecamatan Serawai, disusul…

Rabu, 20 September 2017 09:40

WASPADALAH..!! DBD Serang Bengkayang, Puluhan Dirawat, Dua Meninggal

Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak, Kalbar. Di Bengkayang,…

Sabtu, 16 September 2017 13:05

13 Nelayan Diselamatkan Doa Ibu

Di Kabupaten Sambas, 13 nelayan asal Pemangkat terombang-ambing di lautan Pulau Murek, Kepulauan Riau.…

Jumat, 15 September 2017 11:20

Bukit Peniraman Longsor, Pemukiman Warga Terancam Tertimbun

MEMPAWAH- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Mempawah, awal pekan lalu mengakibatkan bencana longsor…

Selasa, 12 September 2017 09:49

Budaya Paradje’ Doa Bersih Negeri

Festival budaya Paradje’ akhirnya resmi ditutup oleh Bupati Sanggau, Paolus Hadi pada Sabtu (8/9)…

Selasa, 12 September 2017 09:45

Derita Warga, Jalan Tak Bisa Dilalui, Melintas Jembatan pun Dilarang

SEPONTI- Sulitnya akses menuju lokasi pelayanan kesehatan dialami masyarakat Kecamatan Seponti, Kayong…

Rabu, 06 September 2017 10:48

Ketua Tim Saber Pungli: Tak Ada Namanya Kebijakan, Kita Bicara Aturan

SUKADANA- Ketua Saber Pungli Kayong Utara, Kompol O. Umbu Sairo yang juga menjabat Waka Polres Kayong…

Rabu, 06 September 2017 10:45

Di Perda Rp10 Ribu, Ditarik Rp20 Ribu, Pengelola Banana Boat Kena OTT Saber Pungli

SUKADANA – Hanya gara-gara duit Rp 10 ribu, salah seorang pengelola banana boat Pantai Pulau Datok,…

Sabtu, 02 September 2017 09:56

Ambil Ijazah di SMAN 1 Nanga Pinoh Bayar Rp200 Ribu, Kepsek dan Bendahara Ditangkap

 NANGA PINOH- Jangan main-main dengan pungli. Akibatnya bisa fatal. Dua oknum guru berstatus Pegawai…

Jumat, 01 September 2017 10:03

Pembangunan Jembatan di Melawi Ngga Jelas, Warga Demo

NANGA PINOH- Puluhan warga melakukan demo di DPRD Melawi, Senin (28/8) lalu. Demo apa? Ya, Kedatangan…

Tiga Dusun Diterpa Banjir Terparah

Sepasang Mayat Bugil Bikin Heboh Warga Ngabang

Serawai “Diserang” Banjir Lagi, Sampan Sandar di Teras Rumah

Banjir, Pemkab Diminta Cek Infrastruktur

Warga Usul Bangun Jembatan, Tanggapan Bupati Hanya Begini...

WASPADALAH..!! DBD Serang Bengkayang, Puluhan Dirawat, Dua Meninggal

Sungai Mandai Meluap, Banjir Tujuh Meter Rendam Tujuh Desa

DBD di Kapuas Hulu Mengganas

BANJIR MENGGILA..!! Ribuan Rumah Tenggelam, Warga Melawi Mengungsi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .