UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Minggu, 20 Agustus 2017 11:30
Polda Sudah 5 Kasus TKI Ilegal

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kalbar berbatasan darat langsung dengan negara Malaysia, dianggap sangat mudah masuk ke negeri jiran itu. Memiliki tiga pintu perbatasan resmi, setiap hari bus antarnegara keluar-masuk hingga ke Brunei Darussalam. Kondisi ini sangat tidak terkontrol, sehingga menjadi perhatian Polda Kalbar.  

“Daerah kita salah satu pintu keluar tindak pidana perdagangan orang dan TKI ilegal. Kita atensi terhadap kasus ini,” kata Dir Reskrimum Polda Kalbar Kombes Pol Asep Safrudin kepada awak media saat rilis di ruang rapat Direskrimum Polda Kalbar, Rabu (16/8)

Selain itu, garis perbatasan membentang panjang dengan kondisi geografis beragam. Sehingga dimafaatkan para pelaku kejahatan, baik untuk keluar atau masuk barang maupun orang. Mengantispasinya, Polda membangun kekuatan di wilayah perbatasan dengan melakukan patroli rutin jarak jauh. Melibatkan semua unsur personel, Sabhara, Brimob, Krimsus, dan Krimum termasuk jajaran Polres di wilayah perbatasan.

“Ini sudah ada Sprint (surat perintah tugas) dari Kapolda untuk intens patroli dengan dasar sangat banyak sekali jalan tikus di perbatasan kita ini,” papar Kombes Pol Asep. Dia membeberkan, dari awal hingga pertengahan tahun ini, Subdit IV Ditreskrimum sudah menangani lima kasus perdagangan orang dan TKI Ilegal.

Sakarudin, warga Lombok Timur yang ditangkap karena hendak masuk ke Malaysia dengan cara illegal mengatakan, setelah ditangkap ia bertekad mencari kerja di Kalbar. Dia mengatakan di daerahnya susah mencari kerja, makanya tergiur untuk bekerja di Malaysia dan memberanikan diri untuk berangkat tanpa dokumen resmi.

“Sebenaranya dia (Muhammad Wildan Rosidi) bukan egen TKI. Dia pekerja juga di dalam sana jadi mandor. Jadi dia sudah punya pengalaman keluar masuk-masuk Malaysia, maka akhirnya kita ikut,” kata Sakarudin. (amb/rko)


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 12:49

Fotonya Ikut Disebar, Liliek Akan Laporkan Pelaku

Liliek Mailani, teman baik Nur akan melaporkan pihak yang menyebar fotonya di ke grup facebook (FB)…

Selasa, 17 Juli 2018 12:48

Istri Minta Cerai, Suami Buka-Bukaan di Medsos

PONTIANAK- Tangannya gemetaran. Suaranya tersendat. Wanita berjilbab itu terus menangis ketika mencurahkan…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:07

BAGUSLAH....Bank Dunia Bantu Atasi Banjir di Pontianak

PONTIANAK- Persoalan banjir di Kota Pontianak masih belum ada penyelesaian. Pasalnya, drainase semakin…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:36

NGERI..!! Kingkong Ngamuk, Sekeluarga Ditebas

PONTIANAK- Ibu mana yang tak sedih bila anaknya dianiaya orang lain. Apalagi penganiayaan itu di depan…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:35

BURU-BURU..!! Kejar Api, Mobil Damkar Tabrak Tiang

PONTIANAK - Niat mulia para petugas pemadam kebakaran (damkar) dalam memadamkan api tak selamanya berjalan…

Sabtu, 14 Juli 2018 10:31
Dicopot Atas Rekomendasi Propam Mabes Polri

Mantan Kapolres Sanggau Diduga Tilap Dana Pilkada

PONTIANAK- Kapolri Jenderal Pol M Tito Karnavian mendadak  merombak jabatan penting dan strategis…

Sabtu, 14 Juli 2018 10:29

ADA MASALAH APA? Bakal Caleg Ini Laporkan Oknum Polisi ke Provos

Merasa diperlakukan tidak semestinya oleh oknum polisi di pos jaga Polda Kalbar, Ratih Kusuma Dewi tak…

Rabu, 04 Juli 2018 21:38

Pilkada Dorong Lonjakan Penumpang Pesawat

PONTIANAK- Tidak hanya Ramadan dan Idul Fitri, momen Pilkada serentak juga mendorong lonjakan penumpang…

Rabu, 04 Juli 2018 21:37

Remaja Pontianak Barat Rawan Ngelem

PONTIANAK- Kenakalan remaja yang mengelem (mengisap lem) di Kecamatan Pontianak Barat, semakin menjadi.…

Rabu, 04 Juli 2018 21:36

Panti Asuhan Ayani Nyaris Hangus

PONTIANAK- Bangunan Panti Asuhan Ayani, milik Yayasan Muhammadiyah nyaris hangus pada Selasa (3/7),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .