UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 14 Agustus 2017 11:12
Masih Ada Hotspot di Sintang, Ini Permintaan Bupati
Jarot Winarno

PROKAL.CO, PONTIANAK- Bupati Sintang, Jarot Winarno kembali menekankan, mencegah dan mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membutuhkan kerja sama semua pihak, baik aparatur pemerintah maupun masyarakat, tidak terkecuali perusahaan-perusahaan. Jangan sampai ada yang hanya berpangku tangan.  “Saya mengharapkan dukungan dan peran serta perusahaan dalam upaya mencegah dan mengatasi Karhutla,” kata dia ketika menghadiri Pertemuan Koordinasi Perusahaan Perkebunan se-Kabupaten Sintang, baru-baru ini.

Jarot mengharapkan sinergisitas semua pihak dalam upaya mencegah dan mengatasi Karhutla, baik antara Pemerintahan Desa dengan Kecamatan, maupun masyarakat dengan perusahaan.   Dia menyarankan pihak perusahaan membentuk Desa Binaan, Desa Siaga Karhutla, Desa Siaga Api dan Peleton Desa (Tonsa). “Saya rasa itu merupakan kewajiban setiap perusahaan,” tegas Jarot. 

Terpisah, Kapolres Sintang, AKBP Sudarmin melalui Paur Subbag Humas, Iptu  Hariyanto mengaku, bersama TNI dan masyarakat telah mengambil sikap dan langkah-langkah pemadaman terhadap sejumlah titip api (hotspot) di Kabupaten Sintang. “Kita juga telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan perusahaan, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” katanya. 

Menyikapi kondisi hotspot di Kabupaten Bengkayang, kata Hariyanto, Polres Sintang telah membentuk Tim Terpadui, anggotanya tersebar sampai ke kawasan desa. “Kalau di desa kita namai Tonsa. Satu desa memiliki 30 anggotanya. Tonsa ini pun dikomandoi oleh Babinkamtibmas, Babinsa, Sekdes dan masyarakat setempat,” jelas Hariyanto.

Menurutnya, Tonsa dibentuk untuk patroli rutin di beberapa kawasan yang memang rawan Karhutla. Selain itu, juga untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dampak Karhutla.  “Jika melihat masyarakat selesai menebas atau menebang lahan, Tonsa hadir di sana memberikan saran agar lahan yang sudah ditebas itu tidak dibakar,” kata Hariyanto.

Sejauh ini, ungkap Hariyanto, belum ditemukan pihak perusahaan dengan sengaja membakar hutan dan lahan. “Kita berharap tidak ada yang dengan sengaja membuka lahan dengan membakar,” pintanya.

Hariyanto mengimbau masyarakat untuk menghentikan pembakaran hutan dan lahan. Sebab, dampak yang ditimbulkan sangat besar, bahkan berimbas di semua lini. “Mari sama-sama kita Stop Karhutla. Jaga lingkungan kita agar tetap aman dan sehat,” ajaknya. (Rizka Nanda, Achmad Munandar/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 04 November 2017 10:29

Sebentar Lagi Listrik Sintang Tak Lagi Padam-Padam

SINTANG- Jika Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang yang memiliki daya 7 MW mulai beroperasi,…

Sabtu, 04 November 2017 10:17

YAELA..!! Ditangkap Saat Bersetubuh, Gadis 16 Tahun Dijual Rp700 Ribu

SINGKAWANG- Anak di bawah umur kembali menjadi korban perdagangan orang. Ya, gadis 16 tahun ini dijual…

Sabtu, 04 November 2017 10:05

Truk Barang Ilegal asal Malaysia Diamankan, Jika Tak Bertuan akan Diginikan…

SINGKAWANG- Enam truk yang mengangkut pakaian, keramik dan pasir diamankan Satuan Reskrim Polres Singkawang…

Minggu, 29 Oktober 2017 10:26

WASPADA..!! Polisi Mengawasi Dana Desa

SINTANG- Polsek Sungai Tebelian, jajaran Polres Sintang melaksanakan monitoring pengelolaan Dana Desa…

Senin, 23 Oktober 2017 10:59

Curi Emas di Bengkayang, Sebelas Warga Tasikmalaya Diciduk

BENGKAYANG- Karena menambang emas tanpa izin, sebelas warga Tasikmalaya, Jawa Barat ditangkap Polres…

Senin, 23 Oktober 2017 09:25

Katanya Pakai Tenaga Dalam, Tahanan Polres Kayong Utara Kabur

Anggota piket Polres Kayong Utara panik. Seorang tahanannya kabur dari ventilasi ruang tahanan. Beredar…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:48

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan

SANGGAU- Ribuan pelamar guru kontrak memadati halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) jalan…

Minggu, 15 Oktober 2017 13:06

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

BENGKAYANG- Jajaran Polres Bengkayang, kepolisian yang berada di kawasan perbatasan RI-Malaysia ini…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Makam Pahlawan di Tapal Batas Minim Perhatian

HEBOH..!! Beras Bercampur Plastik Bikin Panik Warga Sanggau

Warga Camar Bulan Konsumsi Beras Malaysia
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .