UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Jumat, 11 Agustus 2017 10:31
Angin Puting Beliung Serang Mempawah, 19 Rumah Hancur
RUSAK. Kondisi rumah warga usai dihantam angin puting beliung di Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Mempawah, Rabu (9/8) sekitar pukul 21.00. ARI SANDY

PROKAL.CO, MEMPAWAH- Duka menyelimuti Mempawah. Ya, puting beliung kembali menerjang pemukiman penduduk di Kabupaten Mempawah. Kali ini memporak porandakan 19 rumah warga di Dusun Palawija, Simpang Empat Desa Wajok Hilir, Mempawah, Rabu (9/8) sekitar pukul 21.00.

“Tak lama saya mendengar warga berteriak. Saya langsung keluar rumah dan melihat atap rumah warga (seng, red) berterbangan mengikuti gumpalan angin,” kata Munaki, salah satu korban kepada Rakyat Kalbar, Kamis (10/8). Dia mengatakan, hanya lima menit, puting beliung memporak-porandakan rumah warga.

Kepala Desa Wajok, Abdul Malik mengungkapkan, angin puting beliung yang disertai hujan deras itu menyebabkan belasan rumah warga di RT. 01/RW. 09 rusak berat. “Secara keseluruhan angin puting beliung menghancurkan 19 rumah warga hanya dalam hitungan menit,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan informasi dari warga, Abdul Malik langsung mendatangi lokasi melakukan pendataan. Tidak ada korban jiwa, namun tidak sedikit kerugian materil yang dialami warga.

Abdul Malik berharap musibah angin puting beliung yang menimpa belasan rumah warganya tersebut mendapatkan perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah. “Kita masih menunggu Pak Wakil Bupati yang katanya akan turun langsung ke lokasi kejadian bencana angin puting beliung,” tuturnya berharap.

Kapolsek Siantan Iptu Galih Wicaksono, SIK yang turut langsung turun ke lokasi bencana langsung mengamankan lokasi. Dia turut membantu korban puting beliung yang saat itu berhamburan keluar rumah karena ketakutan.

Galih menuturkan, korban yang rumahnya rusak telah didata. Mulai dari kerusakan ringan hingga berat yang membuat warga mengungsi di kediaman keluarganya untuk sementara waktu. “Ada 19 rumah yang rusak akibat puting beliung tersebut yang terjadi di dua RT,” ungkapnya. (sky)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:23

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

NANGA MAHAP- Tingginya curah hujan tiga hari terakhir di pedalaman Sekadau, membuat aliran sungai meluap.…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:21

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

PONTIANAK- Daerah aliran sungai atau DAS di Kalbar, kualitasnya semakin tahun semakin menurun. Hal ini…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29

Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:18
Jelang

Warga Bercocok Tanam di Malaysia, Ini yang Dilakukan Danrem dan Pemerintah

Masalah di perbatasan Indonesia-Malaysia di Camar Bulan, belumlah tuntas. Yang pasti, Malaysia mengizinkan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 12:27

Gara-Gara Ini, Truk CPO Masuk Parit

SAMBAS- Truk tangki milik CV Ayukng Dirie yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) masuk parit di kawasan…

Senin, 02 Oktober 2017 11:58

Kehidupan Transmigran asal Semarang di Kayong Utara Membaik

MATA-MATA- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambangi warga trasmigrasi asal Semarang yang bermukim…

Senin, 02 Oktober 2017 11:34

Cuaca Ekstrem, Nelayan Takut-Takut Melaut

MEMPAWAH- Pemanasan global (global warming) telah memicu perubahan musim di Kalbar semakin tidak menentu.…

Senin, 02 Oktober 2017 11:32

NGGA KONSEN..!! Sopir Fortuner Terlempar, lalu WASSALAM....

PUTUSSIBAU- Wilim, warga Jalan Kom Yos Sudarso, Kecamatan Putussibau Utara, Kapuas Hulu ini tewas setelah…

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .