UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 11 Agustus 2017 10:29
Pangdam XII/Tpr Kunjungi Perbatasan, Jalan Tikus Jadi Atensi
PENYAMBUTAN. Suasana penyambutan Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Andika Perkasa di Bandara Pangsuma Putussibau oleh Bupati Kapuas Hulu AM Nasir beserta jajaran, Danrem 121/Abw, unsur Forkopimda Kapuas Hulu, Rabu (9/8). ANDREAS

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU- Terbukanya jalan tikus (jalur tak resmi) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Kapuas Hulu menjadi sorotan TNI AD. Apalagi jalan tak resmi itu diduga kuat sebagai pembuka celah oknum penyelundup untuk memasok barang-barang ilegal dari negara luar ke Indonesia. Termasuk rawan penyelundupan narkoba.

Komandan Kodim (Dandim) 1206/Psb Letkol Inf Ibnu Subroto mengatakan, sedikitnya ada 10 jalur tak resmi yang belum ditutup. Jalan tikus tersebut kebanyakan berada di daerah Lintas Utara.

“Karena selama ini kami sudah berupaya semaksimal mungkin untuk menutup itu, melakukan patroli di jalur tikus tersebut. Mungkin dengan kedatangan Pangdam ini, jalur tikus benar-benar bisa ditutup,” kata Dandim Letkol Inf Ibnu Subroto, Rabu (9/8).

Pangdam XII/Tanjungpura (Tpr) Mayjen TNI Andika Perkasa pun mengatensi pengawasan jalur tikus di wilayah perbatasan Kalbar. Bahkan dia memberikan penghargaan kepada jajarannya yang berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba.

Kedatangan Mayjen TNI Andika yang kedua kalinya ke Bumi Uncak Kapuas ini, disamping memberi penghargaan kepada beberapa anggota Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia Batalyon Inf. Para Raider 502/Uy atas prestasinya menggagalkan aktivitas penyelundupan puluhan kilogram narkoba dan pil ekstasi tahun 2016 lalu. Penghargaan ini diharapkan bisa memberikan solusi perubahan, meminimalisir aktivitas melalui jalan tikus.

Ditegaskan Dandim Ibnu, selama ini TNI dan Polri selalu bersiaga mengawasi jalan-jalan tikus di wilayah perbatasan, Kabupaten Kapuas Hulu. Setiap warga Malaysia yang mencoba untuk melaluinya tetap diperiksa terlebih dahulu identitas dan barang bawaanya. Bahkan jika terbukti membawa barang-barang ilegal, langsung ditahan.

Dikatakan Dandim, jalur tikus yang ada di perbatasan Kecamatan Badau itu memang masih sering dilalui oleh warga Malaysia, bahkan sebaliknya. Namun jalur tikus tersebut tidak bisa dilalui dengan roda empat, melainkan hanya kendaraan roda dua dan pejalan kaki saja.

Ibnu mengungkapkan, penutupan jalur tikus itu sebenarnya tidak sulit, namun memang setiap pihaknya mencoba untuk menutup jalur tikus yang ada, maka akan ada lagi jalur tikus yang baru sehingga barang illegal akan tetap mudah masuk. “Kami (Forkompinda) sudah komitmen untuk menutup jalur tikus, namun ini kembali dengan pemerintah pusat karena ini berhubungan dengan dua negara,” terangnya. (dre)


BACA JUGA

Senin, 14 Agustus 2017 11:16

ALAMAK BAHAYA ..!! Kasus Rabies di Kapuas Hulu Cenderung Meningkat

PUTUSSIBAU –Kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) jenis anjing di Kapuas Hulu masih tinggi…

Senin, 14 Agustus 2017 11:08

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Pembakar Hutan dan Lahan Sulit Terjamah Hukum

PONTIANAK- Delapan provinsi menjadi focus perhatian pemerintah dalam hal pengendalian kasus kebakaran…

Jumat, 11 Agustus 2017 10:29

Pangdam XII/Tpr Kunjungi Perbatasan, Jalan Tikus Jadi Atensi

PUTUSSIBAU- Terbukanya jalan tikus (jalur tak resmi) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten…

Senin, 07 Agustus 2017 12:51

Bawa 17 Kg Sabu, Pria Ini Meregang Nyawa Ditembak

BENGKAYANG- Satu pria pembawa sabu yang berasal dari Malaysia, tersungkur tewas didor petugas BNN. Kabarnya…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:43

WUIHH..!! Gara-Gara Ini, Gubernur Kalbar Mau Main Tonjok

PONTIANAK – Gubernur Kalbarm, Cornelis naik pitam. Ini tak lain karena pernyataan Wakil Ketua…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:34

Kebakaran Hutan dan Lahan Makin Parah, Ini Kata Gubernur Cornelis

PONTIANAK- Gubernur Drs. Cornelis, MH menegaskan, pemerintah serius menanggulangi pembakaran hutan dan…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:22

Miliki 39 Batang Pohon Ganja untuk Selamatkan Istri, Pria Ini Dipenjara dan Bayar Denda Rp 1 Miliar

Akhirnya, Pengadilan Negeri (PN) Sanggau, Kalbar, memvonis pemilik 39 batang pohon ganja, Fidelis Ari,…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:13

Lima Warganya Tewas, Pemerintah Sarawak Malaysia Khawatir Rabies

KUCHING- Rabies yang menggila di Kalbar, rupanya juga menjangkiti Sarawak, Malaysia. Ya, Pemerintah…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:06

WARNING..!! Sudah Terdeteksi 102 Titik Panas di Kalbar

KUBU RAYA- Kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan menyerang Kalbar. Berdasarkan pantauan satelit…

Selasa, 01 Agustus 2017 12:31

Bunuh Anjing Tak Dikenai Sanksi Adat, Asal....

ANGGAU- Ketua Komisi B DPRD Sanggau, Jana meminta agar dinas terkait lebih proaktif sosialisasi tentang…

ALAMAK BAHAYA ..!! Kasus Rabies di Kapuas Hulu Cenderung Meningkat

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Pembakar Hutan dan Lahan Sulit Terjamah Hukum
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .