UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:43
WUIHH..!! Gara-Gara Ini, Gubernur Kalbar Mau Main Tonjok
Cornelis

PROKAL.CO, PONTIANAK – Gubernur Kalbarm, Cornelis naik pitam. Ini tak lain karena pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono yang menyamakan PDIP dengan PKI. Ya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalbar Drs Cornelis, MH mengaku sakit hati mendengar perkataan Arief Poyuono. Penggawa Gerindra itu dinilai tak pantas membusuk-busukan partai lain.

“Memang patut dihajar. Sebab mereka selalu menuduh kita ini komunis. Bagian dari PKI. Kita bukan PKI. Karena partai itu dilarang di republik ini. Itu sudah diatur dalam putusan MPR,” tegas Cornelis dijumpai Rakyat Kalbar di Komplek Museum Kalbar, Kamis (3/8).

Ucapan Arief Poyuono membuat kendali emosi Cornelis patah. “Kalau memang dia (Arief) berani bilang kita (PDI Perjuangan) PKI, datang ke sini ngomong sama aku. Ntar aku tonjok dia punya kepala,” geram Cornelis.

Orang dekat Megawati Soekarnoputri ini memperingatkan Arief dan Gerindra, supaya tidak menjelek-jelekan Parpol yang ada. “Jangan lagak-lagak ngomong. Memang dia punya partai itu bersih?” sindir Cornelis. Menurutnya, justru Arief Poyuono dan orang-orangnya yang begitu. “Malah orang-orang dia pergi ke Taman Karna di Jerman, makam induknya komunis,” balas Cornelis.

Oleh karena itu, sambung Cornelis, tidak ada generasi PDI Perjuangan yang komunis. “Memangnya ada pelatihan-pelatihan dan teori-teori komunis. Gak ada di kita. Ngawur aja tuh dia (Arief),” timpalnya. Cornelis berpendapat, Arief hanya cari-cari ketenaran. “Generasi sekarang tidak ada PKI. Yang PKI-PKI dulu saja sudah mati. Dia cuma cari popularitas dan sok,” geramnya lagi.  (Deska Irnansyafara/rk)

 


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 10:18

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual

SAMBAS- Sepanjang 2017 ini, angka peradilan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum mengalami penurunan…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:23

Mantan Wakil Wali Kota Pontianak Syok Masuk DPO

PONTIANAK- Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan Polsek Pontianak Utara pada 24 November…

Rabu, 29 November 2017 13:05

Polisi Masih Dalami Terduga Teroris di Kalbar

Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo, mengatakan, Densus 88 menangkap  dan mengamankan…

Rabu, 29 November 2017 13:02

Ibunda Nurul Hadi Yakin Anaknya Bukan Teroris

SAMBAS- Heboh penangkapan  terduga teroris, Nurul Hadi, oleh Densus 88 Antiteror di Bandara Supadio…

Rabu, 29 November 2017 12:59

BAHAYA..!! Ujung Timur Kalbar Dikepung Banjir

Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini mengakibatkan kawasan ujung timur provinsi Kalimantan Barat…

Rabu, 29 November 2017 12:56

YAELA..!! Mantan Wakil Wali Kota Pontianak jadi DPO Polisi

PONTIANAK- Kabar mengejutkan datang dari Pontianak Utara. Mantan Wakil Wali Kota (Wawako) Pontianak…

Rabu, 29 November 2017 12:11

Operasi Pertama TNI AL di Kalbar, Marinir Serbu Pantai Kura-kura

Ribuan pasukan Korps Marinir melaksanakan latihan operasi pendaratan amfibi di Pantai Kura-kura, Desa…

Sabtu, 25 November 2017 17:18

Warga Pertanyakan Rp15 Ribu untuk Mengubah KK

PONTIANAK- Doris Pardede mempertanyakan penarikan biaya Rp15 ribu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

Selasa, 21 November 2017 11:13

Vijay, Lisa, Mama Laila dan Lili Kembali ke Hutan

PONTIANAK- Empat ekor Orangutan akan dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR),…

Selasa, 21 November 2017 11:12

ADUH..!! Perburuan Hewan Dilindungi Masih Marak

PONTIANAK- Oktober-November 2017, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar menggagalkan upaya…

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .