UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:39
Tewas Tergantung di Tempat Susah, Warga Kesulitan Evakuasi
EVAKUASI. Polisi dibantu warga menurukan korban gantung diri dari lereng bukit pantai Tanjung Batu, Pemangkat, Sambas, Kamis (3/8). WARGA FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, PEMANGKAT- Warga Pemangkat, Sambas mendadak heboh. Ya, warga dihebohkan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas yang tergantung di pohon kawasan rekreasi pantai Tanjung Batu, Kamis (3/8) pukul 15.00.

Setelah diselidiki, pria tanpa identitas yang gantung diri di pohon lereng bukit kawasan pantai Tanjung Batu, Pemangkat, Sambas, ternyata warga Desa Limbung, Sungai Raya, Kubu Raya. “Hasil identifikasi korban diketahui bernama Basri Damara, 36. Seorang wiraswasta yang berdasarkan KTP beralamat di RT 007/ RW 001, Gang Sepakat, Desa Limbung, Sungai Raya, Kubu Raya,” jelas Kapolres Sambas AKBP Cahyo Hadi Prabowo, SH, SIK melalui Kapolsek Pemangkat AKP Agus Riyanto, Jumat (4/8).

Di Pemangkat, korban tinggal di Jalan Penjajap Timur, RT 003/ RW 005, Desa Penjajap, Pemangkat, Sambas. Dugaan sementara polisi, Basri mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena frustasi. Pria ini mengidap penyakit yang tak kunjung sembuh.

AKP Agus mengatakan, setelah mendapat laporan dari warga, jajarannya langsung menuju lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti serta meminta keterangan warga. “Korban ditemukan tergantung dengan seutas tali tambang warna putih. Panjang tali antara ikatan dahan pohon ke leher sepanjang sekitar 85 centimeter serta jarak ujung kaki ke tanah sekitar 10 centimeter,” katanya.

Saat ditemukan, mayat tersebut masih lengkap menggunakan pakaian kaos oblong dan celana pendek. Ditemukan sepasang sandal jepit warna hitam merek Adidas dengan lis merah di sekitar jenazah. “Setelah dilakukan olah TKP, jenazah korban diturunkan dan dibawa ke RSUD Pemangkat untuk dilakukan pemeriksaan,” terangnya.

Dokter RSUD Pemangkat belum bisa memastikan penyebab kematian Basri, karenakan kondisi tubuhnya sudah rusak atau membusuk. “Dokter yang memeriksa menyampaikan, jika ingin memastikan kematian korban, harus melalui otopsi,” jelas AKP Agus.

Berdasarkan keterangan ibu korban, Tehnah, Basri diperkirakan meninggalkan rumah sekitar 14 hari yang lalu. “Ibu korban memastikan sepasang sandal jepit, baju kaos oblong, serta celana yang dikenakan korban, menandakan memang benar itu milik anaknya. Ibu korban mengenali pakaian tersebut,” papar Kapolsek.

Menurut keterangan keluarga korban, Basri memiliki riwayat penyakit jantung (komplikasi). Dia selalu mengeluhkan penyakit yang dideritanya. “Sudah sering berobat, namun tak kunjung sembuh. Jadi setelah melakukan olah TKP dan membawa jasad korban ke RSUD Pemangkat, kami membuat surat pernyataan penolakan dilakukan otopsi. Karena pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi,” ungkap AKP Agus. (sai)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 10:55

Dorrrr! Pembobol Sekolah Itu Terkaing-kaing Ditembak

PONTIANAK- Polisi bertindak tegas. Ya, satu dari tiga pelaku pembobol ruang laboratorium komputer SMKN…

Rabu, 11 Oktober 2017 10:21

Bersimbah Darah di Rumah, Kematian Mariana Masih Misterius

PONTIANAK- Mariana, warga Komplek Purnama Agung I, Jalan Purnama, Kecamatan Pontianak Selatan, yang…

Senin, 09 Oktober 2017 13:55

APESS..!! Baru Pegang Sepatu, Sudah Diteriaki Maling, BONYOKLAH KAU….

PONTIANAK- Baru pegang sepatu curian, Rizki Pratama, langsung diteriaki maling. Ya, pemuda 21 tahun…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:31

NGGA SEPADAN..!! Curi Rokok, Sudah Bonyok Motor Dibakar Massa Pula

PONTIANAK- Apes menghinggapi  LN (27). Karena ketahuan menipu dan mencuri rokok, LN, pemuda 27…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:27

Gara-gara Pegang Bokong, Tjhuan Bonyok Dikeroyok

PONTIANAK- gara-gara tangan tak mau diam, Tjhuan bonyok dipukuli orang. Yang memukuli itu adalah …

Sabtu, 07 Oktober 2017 12:04

CUEKI TEMBAKAN POLISI, Begini Nasib Maling Ini

PONTIANAK- Hajri alias Pai, Muslimin dan Rijal terkapar setelah kaki mereka ditembak Unit Jatanras Sat…

Minggu, 01 Oktober 2017 10:57

Maling Tumbang Usai Ditembak di Ambalat

PONTIANAK- Dor dor dor. Beberapa kali letupan tembakan terdengar di kawasan Ambalat, Jalan Budi Karya,…

Kamis, 28 September 2017 12:25

PARAH..!! Karena Iri dan Dengki Rumah Tetangga Bagus, Pria Ini Menikam

SANGGAU- Sinom, warga Dusun Majel, Desa Majel, Kecamatan Bongi, Kabupaten Sanggau ditusuk tetangganya…

Senin, 25 September 2017 12:23

Kepergok Congkel Jok Motor, Dua Cewek Kalang Kabut Dikejar Polisi

PONTIANAK- Kejahatan jalanan bukan dominasi pria saja, ini contohnya di Pontianak. Dua perempuan bernama…

Senin, 25 September 2017 11:34

Curi Kambing, Lalu Disembelih di Tempat, SELESAILAH KAU..!!

PONTIANAK- Jumat (22/9) dinihari, Tasrif mengendap-ngendap. Di kandang kambing milik Mujito, dia berhasil…

Dorrrr! Pembobol Sekolah Itu Terkaing-kaing Ditembak

Empat Lokasi di Mempawah Rawan Kecelakaan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .