UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:34
Kebakaran Hutan dan Lahan Makin Parah, Ini Kata Gubernur Cornelis
Lahan terbakar di Kalbar.

PROKAL.CO, PONTIANAK- Gubernur Drs. Cornelis, MH menegaskan, pemerintah serius menanggulangi pembakaran hutan dan lahan. Mengingat semakin banyaknya jumlah hotspot di beberapa daerah di Kalbar. “Ini juga menjadi atensi, karena kita juga tidak ingin Kalbar kembali menyumbangkan hotspot bagi bangsa ini. Makanya, sejak awal kita selalu intensif mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar,” kata Cornelis.

Dia telah memerintahkan BPBD Kalbar mengambil langkah cepat menanggulangi pembakaran hutan dan lahan tersebut. “Saya juga mengingatkan kepada setiap perusahaan yang ada di Kalbar, agar tidak membakar lahan. Kalau sampai terbukti ada perusahaan yang membakar lahan, kita tidak akan segan-segan mencabut izin usahanya,” tegas Cornelis.

Berdasarkan pantauan BMKG Supadio Pontianak, jumlah hotspot di Kalbar saat ini semakin bertambah. “Berdasarkan pantauan Satelit Modis, sampai Senin sore lalu, jumlah titik api ada 102 titik, tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Kalbar,” kata Prakirawan BMKG Supadio Pontianak, Mega.

Dia merincikan, Mempawah ada satu titik, Sanggau 22 titik, Ketapang tujuh titik, Sintang 13 titik, Kapuas Hulu 37 titik, Bengkayang tiga titik, Landak lima titik, Sekadau dua titik, Kubu Raya 11 titik dan Singkawang satu titik.

 “Untuk jarak pandang di Supadio Pontianak pada tanggal 30 Juli kemarin, antara malam sampai pagi hari jarak sempat hanya 600 meter. Namun, karena ada hujan kemarin, jarak pandang pada malam dan pagi tadi sudah membaik, tadi pagi terendah enam kilometer,” katanya.

Mega menambahkan, untuk potensi hujan tetap ada di Kalbar pada Agustus ini, namun skalanya lokal dan tidak meluas. “Hal ini dikarenakan pada bulan Juli, Agustus sampai September curah hujan memang sangat sedikit,” tuturnya. (Kamiriluddin, Ocsya Ade CP, Kiram Akbar, Achmad Munandar, Rizka Nanda/rk)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 12:56
Drama yang Dilakoni Pekerja Transportasi Online

Dikerjai Pengguna Jasa hingga Berhadapan dengan Aplikasi Tuyul

Ojek online sudah mendominasi jalan-jalan di Kota Pontianak. Walau begitu, ibarat dua sisi mata uang,…

Sabtu, 24 Februari 2018 12:31
Buaya Ngamuk di Kalbar

Sedang Mandi, Bocah 8 Tahun Disambar Buaya

KUBU RAYA- Buaya semakin sering muncul dekat pemukiman warga di Kalbar. Kehadiran buaya-buaya tersebut…

Rabu, 21 Februari 2018 11:11

SEMENTARA….!! Penerbangan di Supadio Masih Normal, Jarak Pandang saat Pagi 800 Meter

KUBU RAYA- Mengantisipasi penyakit pernafasan yang diakibatkan kabut asap yang semakin tebal di wilayah…

Rabu, 21 Februari 2018 11:08

Matang Berdemokrasi, Optimis Kalbar Damai

JAKARTA- Kalbar menjadi satu daerah di Indonesia yang akan melaksanakan Pilkada Serentak 2018. Selain…

Senin, 19 Februari 2018 11:32

Pilgub Kalbar Harus Damai

PONTIANAK- Sesuai dengan instruksi KPU RI, seluruh penyelenggara Pemilu tingkat provinsi yang melaksanakan…

Senin, 19 Februari 2018 11:29

OMG..!! Niat Nambang Emas, Malah Dapat Bedil Kuno

BOYAN TANJUNG - Sekitar dua pekan yang lalu, warga Dusun Karang Raya, Desa Boyan Tanjung, Kecamatan…

Senin, 19 Februari 2018 11:25

Hirup Asap, Wisatawan Mana yang Mau Datang ke Kalbar?

PONTIANAK- Pembangunan di Kalbar untuk sektor pariwisata berikut promosinya hanya sebuah kesia-siaan…

Selasa, 13 Februari 2018 10:32

MODUSSS..!! Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek “Coblos" Anak Bawah Umur di Hutan

SINGKAWANG- Anak bawah umur kembali menjadi korban kekerasan seksual. Sebut saja nama korban, Melati.…

Selasa, 13 Februari 2018 10:22

Dituding Babat Kayu di Taman Nasional, Empat Orang Ditangkap

PUTUSSIBAU-. Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun-Danau Sentarum (BBTNBKDS) menangkap empat warga.…

Selasa, 13 Februari 2018 10:10

Sah.! Pilkada Sanggau 2018 Diikuti Dua Paslon

SANGGAU- KPU Sanggau menggelar rapat pleno terbuka pengumuman hasil penetapan pasangan calon Bupati…

OMG..!! Niat Nambang Emas, Malah Dapat Bedil Kuno

SEMENTARA….!! Penerbangan di Supadio Masih Normal, Jarak Pandang saat Pagi 800 Meter

Matang Berdemokrasi, Optimis Kalbar Damai

Hirup Asap, Wisatawan Mana yang Mau Datang ke Kalbar?

Titik Api Meluas, Diduga Ada Oknum Sengaja Membakar

Pilgub Kalbar Harus Damai

Sedang Mandi, Bocah 8 Tahun Disambar Buaya

Kalbar Terancam Kekeringan, Warga Konsumsi Air Kolam

DARURAT..!! Ada 182 Desa se Kalbar Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan

Dikerjai Pengguna Jasa hingga Berhadapan dengan Aplikasi Tuyul
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .