UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:30
TAMBAH PARAH..!! Titik Api di Kalbar Bertambah, Kebakaran Hutan dan Lahan Ancam Rumah Dinas Wabup Kayong Utara
LAHAN TERBAKAR. Lahan tak jauh dari rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara terbakar. Beruntung kebakaran tersebut cepat dipadamkan petugas dari Manggala Agni, Rabu (2/8). KAMIRILUDDIN

PROKAL.CO, SUKADANA- Kebakaran hutan dan lahan di Kalbar makin parah. Bahkan, di Kayong Utara satu hektar lahan yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah dinas Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara, Idrus terbakar dan nyaris membakar rumah dinas wakil bupati. Diduga kebakaran akibat cuaca panas yang berkepanjangan di Kabupaten Kayong Utara, Rabu (2/8) sore.

“Untuk menjaga agar api tidak meluas, kita langsung melakukan proses penyemprotan. Dengan meminimalisir adanya bahan yang mudah terbakar di sekitar titik api,” ujar personil Manggala Agni, Muhammad Nasir di lahan yang terbakar.

Selain itu, personil Manggala Agni juga menyisir tepian lahan yang dibantu oleh warga. Memastikan tidak ada sebaran api yang menjalar. Mereka terlihat sambil membawa tongkat untuk mengurai tumpukan arang yang bisa saja kembali menyala akibat tiupan angin kencang.  “Setelah melakukan penyemprotan di titik api, kita lalu melakukan penyisiran di sekitar lokasi lahan yang terbakar. Untuk memastikan tidak ada sisa sebaran api yang bisa saja kembali menyala akibat tiupan angin,” ulasnya.

Ada 15 titik api sejak yang terpantau awal Juli hingga sekarang di Kayong Utara. Namun semua titik dapat diminimalisir sejak dini sebelum membesar dan membahayakan. “Kita juga melakukan penyuluhan dari pintu ke pintu di sekitar lokasi kebakaran. Untuk mengingatkan warga agar tidak membakar lahan di saat cuaca panas yang dapat menjadi kebakaran besar serta membahayakan warga sekitar,” ujarnya.

Sementara itu Lahan gambut seluas 2,5 hektar di Desa Rasau Jaya I, Rasau Jaya, Kubu Raya terbakar sejak Selasa 1 Agustus 2017. Hingga Rabu kemarin, pemadaman masih dilakukan tim patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang digagas Manggala Agni, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan melibatkan unsur TNI (Babinsa) dan Polri (Bhabinkantibmas) serta masyarakat.

Kepala Daops Manggala Agni Pontianak, Sahat Irawan M menjelaskan, sejak 1 Agustus 2017 kemarin, api sudah menjalar di lahan gambut di Desa Rasau Jaya I tersebut. Dimana, saat itu diketahui tim patroli terpadu pencegahan Karhutla. “Hari itu juga satu regu pemadam Manggala Agni Pontianak yang kita turunkan untuk pemadaman dan dibantu tim patroli terpadu dan Satgas udara,” kata Sahat, Rabu (2/8) sore.

Kepala Badan Penanggulangan Bencara Daerah (BPBD) Kalbar, T.T.A Nyarong mengaku, titik api bisa saja bertambah setiap harinya. Namun hal itu mesti dibarengi dengan upaya penanganannya. “Titik api bisa saja bertambah, jangan sampai kita tidak kerja,” kata Nyarong.

Upaya penanganan itu dengan mengoptimalkan Satgas yang sudah dibentuk, serta penggunaan heli untuk melakukan water boombing. Dia menuturkan, aktivitas ini (water boombing) terus dilakukan untuk memadamkan titik api di Kalbar. “Dimana ada hotspot, di situ juga akan dilakukan water boombing,” jelas dia.

Penanganan dengan water boombing ini sejalan dengan rencana kerja di posko penanganan kebakaran hutan dan lahan. Rencana kerja ini dibahas dalam rapat setiap harinya. Rapat itu digelar dua kali sehari. Rapat pagi, membahas mengenai tindakan optimalisasi penanganan kebakaran hutan dan lahan. Apakah ada perubahan kasus yang terjadi pada malam sebelumnya. Kemudian rapat malam hari. Mengevaluasi penanganan kabut asap di siang harinya. Evaluasi itu dilakukan setelah menerima laporan penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan saat siang hari.

 “Jadi rencana kerja itu sudah dilakukan semaksimal mungkin menangani kebakaran hutan dan lahan,” jelas Nyarong. Kemudian, ujar dia, penanganan juga dilakukan dengan mengoptimalkan Satgas yang melibatkan TNI/Polri, Manggala Agni dan kelompok masyarakat yang dibina BPBD. (kamirudin/rk)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 10:52

BIKIN KAGET..!! Anak Sibuk Mencari, Tak Tahunya Si Ayah Kondisinya Begini…

SEKADAU- Warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir dikejutkan dengan penemuan mayat, Senin (19/2)…

Senin, 19 Februari 2018 11:39

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

MELAWI- Memasuki bulan kedua 2018 harga jual karet masih sangat rendah. Apalagi harga jual yang tidak…

Selasa, 13 Februari 2018 10:27

Lagi-Lagi BKSDA Sita Orangutan Peliharaan Warga

PONTIANAK- Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar sita seekor anak Orangutan peliharaan warga…

Selasa, 13 Februari 2018 10:25

KD Gantung Diri, Ada Surat Terikat di Lengannya, Ini Isinya..

MMEPAWAH- KD, seorang kakek 71 tahun di Desa Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kubu Raya ini ditemukan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:53

Maling Motor Menggila di Kapuas Hulu

PUTUSSIBAU-  Dalam sepekan terakhir, Polres Kapuas Hulu berhasil mengungkap beberapa kasus pencurian…

Selasa, 13 Februari 2018 09:51

MENGEJUTKAN..!! Truk dari Malaysia Mencurigakan, Saat Diperiksa Ternyata…

BENGKAYANG- Anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Bengkayang kembali menggagalkan…

Selasa, 13 Februari 2018 09:49

Operasi Panah Kapuas 2018, Polres Singkawang Tangkap 18 Penjahat

SINGKAWANG- Selama Operasi Panah Kapuas 2018, jajaran Polres Singkawang berhasil mengungkap 18 kasus…

Jumat, 09 Februari 2018 11:12

Segel Dibuka, BPN Sanggau Melayani Seperti Biasa

Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sanggau yang sebelumnya sempat disegel pasca-operasi tangkap…

Jumat, 09 Februari 2018 11:10

OTT, Kepala BPN Sanggau Tersangka Pungli

SANGGAU- Kepala Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sanggau, Viktor Simanjuntak ditetapkan sebagai tersangka…

Jumat, 09 Februari 2018 11:06

Pulang ke Rumah Bocah 6 Tahun Nangis, Ternyata Dia Abis Dibeginikan…

SANGGAU- Sebut saja namanya Melati. Gadis kecil yang masih berusia 6 tahun di Kecamatan Kapuas, Kabupaten…

BIKIN KAGET..!! Anak Sibuk Mencari, Tak Tahunya Si Ayah Kondisinya Begini…

PETANI SEJAHTERA.?? MIMPI..!!! Harga Karet Cuma Segini..!!

NGERI..!! Pesta Arak, Sakit Hati Diolok-olok, Teman Mabuk Tewas Dibacok

Dua Bulan Gaji Belum Dibayar, Terpaksa Jadi Buruh Bangunan

ASTAGA..!! Warga Transmigrasi Pulau Maya Konsumsi Air Parit

BAHAYA..!! Buaya Juga Sering Muncul di Sungai Singkawang
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .