UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:26
Kabut Asap Tebal Mulai Makan Korban
GANGGUAN PERNAFASAN. Pasien ISPA sedang menjalani perawatan di Puskesmas Rasau Jaya, Kubu Raya, Rabu (2/8). SYAMSUL ARIFI

PROKAL.CO, KUBU RAYA - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalbar mulai menelan korban. Beberapa Puskesmas Kabupaten Kubu Raya butuh bantuan dari Dinas Kesehatan setempat, terutama dalam menangani penderita infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). “Kalau di Puskesmas kami di Rasau Jaya, penderita ISPA sebanyak 8-10 pasien perhari,” ungkap Kepala Puskesmas Rasau Jaya, Wulyono.

Ia menambahkan, pihaknya butuh masker itu untuk dibagikan ke masyarakat, terutama warga Desa Rasau Jaya.

Kondisi ini berbeda dengan yang terjadi di Desa Lingga, Kecamatan Sungai Ambawang. Juni 2017, penderita ISPA di sana mencapai sekitar 174 orang. Laki-laki 92 orang, perempuan 82 orang. Kabut asap yang memburuk menambah jumlah penderita sebulan kemudian. Pada Juli 2017 mencapai 310 korban asap kabut, laki-laki 169 orang dan perempuan sebanyak 141 orang.  “Naik hampir 50 persen, kami menggandeng beberapa sekolah, tokoh agama, untuk melakukan sosialisasi, terutama untuk pemakaian masker,” ungkap Kepala Puskesmas Desa Lingga, dr. William Daniel Napitulu.

Lain di Kubu Raya, lain di daerah tetangganya, Kota Pontianak. Usai diguyur hujan, kualitas udara di Kota Pontianak kembali normal. Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kota Pontianak, Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dalam kategori baik.

 “ISPU Kota Pontianak pada Rabu 2 Agustus 2017 menyentuh angka 0-50. Udara kita sudah sehat,” tutur Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sri Sujiarti kepada Rakyat Kalbar, Rabu (2/8). Beberapa hari lalu, kualitas udara di Kota Pontianak dinyatakan tidak sehat. Namun, usai hujan memerciki langit ibu kota Kalbar, kondisi udara membaik.  “Pencermaran udara saat ini berada di level baik,” jelasnya.

Dinas Lingkungan Hidup Pemkot Pontianak punya cara untuk mengukur kualitas udara. Yakni dengan Air Quality Monitoring Sistem (AQMS) yang dipasang di kawasan Pontianak Tenggara.  “Alat ini bisa mengukur hingga radius lima kilometer,” jelas Sujiarti.

Meski sudah dalam keadaan baik, bukan tidak mungkin kabut asap melanda langit Kota Khatulistiwa. Oleh sebab itu, Sujiarti menyarankan masyarakat melihat kondisi terkini supaya bisa mengantisipasi.   “Warga bisa mengakses Pontianak Interaktif Center. Kami memberikan informasi terkini,” ujarnya. (Syamsul Arifin, Deska Irnansyafara/rk)


BACA JUGA

Senin, 14 Agustus 2017 10:59

Pasutri Dijambret, Terpelanting dari Motor

PONTIANAK- Penjahat jalanan makin merajalela di Pontianak. Kali ini korbannya pasangan suami istri (Pasutri)…

Senin, 07 Agustus 2017 10:06

KELEWATAN..!! Usai Menghamili Siswi SMA, Pria Ini Begituan dengan Wanita Lain

PONTIANAK- Kelakuan Riswan alias Wan, 21 memang kelewatan. Dia ini tipe pria yang tak bertanggungjawab.…

Kamis, 27 Juli 2017 19:01

HIII HOROR..!! Kepala Pecah Kejepit, Sempat Ngga Ada yang Tahu

Maut tak berbau. Inilah yang dialami Zainuddin. Warga Kedamin Hulu ini tewas terjepit bak dump truck…

Kamis, 27 Juli 2017 18:53

Begini Nih Susahnya Mengevakuasi Pemuda Stress yang Suka Bikin Ulah

PONTIANAK- Seorang pria yang diduga gangguan jiwa alias gila, diamankan oleh aparat, pekan lalu. Pemuda…

Rabu, 19 Juli 2017 12:04

Resmi Jadi Sultan Pontianak, Ini Tekad Syarif Machmud Melvin Alkadrie

Syarif Machmud Melvin Alkadrie resmi disapa Sultan. Sabtu (15/7), seluruh proses penobatan telah dijalaninya.…

Rabu, 19 Juli 2017 08:47

Ini Dia Sosok Sultan Pontianak ke IX

Syarif Machmud Melvin Alkadrie akhirnya resmi menjadi sultan Pontianak ke IX. Prosesi penobatan dilaksanakan…

Selasa, 11 Juli 2017 10:25

ALAMAK..!! Baru Kenalan, Pacaran Tiga Hari, Pelajar SMP “Dicoblos”

PONTIANAK- Pergaulan bebas yang melanda anak muda Indonesia kian mengkhawatirkan. Seperti yang dilakukan…

Selasa, 11 Juli 2017 10:18

Angin Kencang Robohkan Tujuh Rumah di Pontianak

SABTU (8/7) lalu, Pontianak dilanda hujan dan angin kencang. Akibatnya, tujuh rumah di Pontianak roboh.…

Sabtu, 08 Juli 2017 12:56

Lagi Asyik Joging, Pemuda Ini Ditampar Satpol PP

Menegakkan aturan sah-sah saja, tapi tak perlu rasanya bertindak arogan. Apalagi, kalau sampai main…

Senin, 03 Juli 2017 14:21

ALAMAK..!! Mencuri di Rumah Sendiri, Ayah Laporkan Anaknya Sendiri ke Polisi

PONTIANAK- Mungkin saking nakalnya, sehingga sang ayah tega memenjarakan anaknya sendiri. Ya, ini yang…

Pasutri Dijambret, Terpelanting dari Motor
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .