UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 30 Juli 2017 12:59
KEJI..!! Usai Kabur dari Rutan Langsung Membunuh, Kepala Korban Diinjak-Injak sampai Tewas
Adegan ketika Petrus membunuh Desi.

PROKAL.CO, BENGKAYANG- Masih ingat dengan kasus pembunuhan bos ayam bernama Desi Yuliana? Ya, pekan lalu Polres Bengkayang menggelar rekonstruksi pembunuhan bos ayam bernama Desi Yuliana dengan tersangka Petrus alias Ate anak Siding, 24.

Sekadar mengingatkan, peristiwa pembunuhan ini terjadi, Kamis (25/5) pukul 18.30. Tak memakan waktu lama, Jumat (26/5) Petrus pun diringkus polisi di tempat persembunyiannya di dalam hutan. “Penangkapan terhadap tersangka Petrus alias Ate berdasarkan  LP/51/B/V/2017/Sek Lumar tanggal 25 Mei 2017 sekitar pukul 18.30. Untuk melengkapi berkas perkara di persidangan maka hari ini (kemarin, red) digelar rekonstruksi,” kata Kapolres Bengkayang AKBP Permadi Syahids Putra, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Novrial Alberty Kombo.

Kembali ke rekonstruksi, demi keamanan tersangka, rekonstruksi digelar Sat Reskrim Polres Bengkayang dan Polsek Lumar di aula Tunggal Panaluan Mapolres Bengkayang, Jumat (28/7) pukul 08.30 hingga pukul 09.00. Pada reka ulang pembunuhan, beberapa keluarga korban histeris melihat Petrus. Mereka mengutuk perbuatan tersangka hingga terjadi kericuhan kecil dan dapat diatasi polisi dengan menenangkan keluarga korban.

Petrus memperagakan tujuh adegan. Berawal dia kabur dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bengkayang menuju ke hutan dan menyasar ke lokasi kandang ayam milik Desi Yuliana di Dusun Sempayuk, Desa Belimbing, Kecamatan Lumar. Tersangka melihat wanita itu memegang handphone dan ingin memilikinya.

Tak lagi bicara, Petrus langsung memukul kepala korban dengan tangan kosong. Kemudian korban terjatuh dan berteriak minta tolong. Saat itulah Petrus menginjak kepala korban. Cukup tiga kali injakan, Desi Yuliana tewas bersimbah darah. Setelah itu Petrus langsung mengambil handphone Merek Vivo warna hitam silver dengan casing pengaman merek Motomo berwarna merah muda. Kemudian dia lari meninggalkan korban yang sudah meninggal.

Pada adegan rekonstruksi, korban Desi Yuliana diperagakan anggota Polwan Polres Bengkayang. Tersangka Petrus diperintahkan melakukan peragaan dalam pemeriksaan rekonstruksi ini dengan didampingi oleh penasihat hukumnya, Zakarias, SH.

Rekonstruksi juga dihadiri Ana Farlisa, 29, sepupu Desi Yuliana yang menjadi saksi kasus pembunuhan ini. Saat itu Ana Farlisa baru pulang dari undangan, kemudian mengantar korban ke kandang ayam miliknya. Kemudian Ana kaget, mendapat kabar kakak sepupunya dibunuh. Padahal baru saja dia mengantarnya ke kandang ayam.

Rekonstruksi juga dihadiri Tim Sat Reskrim Polres Bengkayang dan Polsek Lumar, Dokter RSUD Bengkayang dr. Ferdy Fikriady, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bakti, SH dan Pegawai Rutan Kelas IIB Bengkayang, Kasimun, SH. Sedangkan Mas Rudin, suami Desi Yuliana tidak hadir, sedang berada di Kota Pontianak hendak menjemput anaknya pulang dari Jawa.

Tersangka Petrus dijerat pasal 338 KUHPidana, Sub Pasal 365 KUHPidana, Pasal 351 ayat 3 KUHPidana tentang Tindak Pidana Pembunuhan. Ancamannya di atas lima tahun penjara. (kur)


BACA JUGA

Selasa, 17 Juli 2018 12:45

Bikin Status di Medsos, Lalu Tewas

SANGGAU- Warga Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau digegerkan dengan penemuan mayat pria berinisial…

Selasa, 17 Juli 2018 12:43

Meski Suka Sama Suka, "Kuda-Kudaan" Itu Bikin Pria Ini Dipenjara

SINGKAWANG- JR alias G menodai D, gadis bawah umur yang masih berusia 17 tahun. Kini, pria 22 tahun…

Sabtu, 14 Juli 2018 12:03

BYUURRR..!! Rem Blong, Truk Bermuatan Semen Masuk Parit

SUKADANA - Truk bermuatan semen masuk ke parit di kawasan Jalan Tanjungpura, Kecamatan Sukadana, Kabupaten…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:44
Dua Motor dan Truk Ekspedisi Tabrakan di Jalan Raya Sintang-Pontianak

Satu Sekarat, Satunya Lagi Bersama Malaikat Maut

SINTANG - Dua sepeda motor terlibat tabrakan dengan truk ekspedisi di Jalan Raya Sintang-Pontianak,…

Sabtu, 14 Juli 2018 11:32

NEKAT..!! Jambret Polwan, Oknum PNS Rutan Mempawah Diciduk

MEMPAWAH- Siapa saja bisa menjadi korban kejahatan atau pelakunya. Seperti di Kabupaten Mempawah. Seorang…

Rabu, 04 Juli 2018 21:42
Warga Entikong Sampaikan Pernyataan Sikap

YESS..!! Warga di Sini Siap Dukung Kepala Daerah Terpilih

SANGGAU- Warga Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau siap mendukung siapapun yang terpilih pada Pilkada…

Rabu, 04 Juli 2018 21:40

Mantan Koruptor, Pelaku Pelecehan Seksual dan Narkoba Jangan Harap Bisa Nyaleg

SAMBAS- Mantan terpidana korupsi, pelecehan seksual dan bandar narkoba jangan harap bisa menjadi calon…

Rabu, 04 Juli 2018 21:28

Usai Makan Telur, 13 Orang Muntah-Muntah, Kenapa Ini..?

MEMPAWAH- Sedikitnya ada 13 warga Desa Sekabuk Kecamatan Sadaniang Kabupaten Mempawah dilarikan ke RSUD…

Rabu, 04 Juli 2018 21:16

Gudang Dinas Pertanian KKU Terbakar

SUKADANA- Gudang Dinas Pertanian Kabupaten Kayong Utara (KKU) terbakar, Minggu (1/7) petang. Akibatnya,…

Rabu, 04 Juli 2018 21:15
Deklarasi Damai Masyarakat Perbatasan

Jangan Rusak Persatuan dan Kesatuan dengan Hoax

SEKAYAM - Usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Barat, masyarakat di perbatasan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .