UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Rabu, 19 Juli 2017 08:47
Ini Dia Sosok Sultan Pontianak ke IX
DIKAWAL: Syarif Mahmud Alkadrie (Melvin) didampingi istri dikawal pasukan kesultanan ketika beranjak dari Istana Kadriah menuju Komplek Makam Kesultanan Pontianak, Jumat (14/7) sore. Di pemakaman, Melvin akan berziarah dan melanjutkan napak tilas menyusuri Sungai Kapuas dengan menggunakan perahu lancang kuning. OCSYA ADE CP

PROKAL.CO, Syarif Machmud Melvin Alkadrie akhirnya resmi menjadi sultan Pontianak ke IX. Prosesi penobatan dilaksanakan selama tiga hari, sejak 14 Juli. Upacara sakral yang harus ditempuh Melvin untuk menggantikan almarhum ayahnya, Syarif Abubakar Alkadrie, dimulai dengan napak tilas perjalanan pendiri Kesultanan Pontianak.

Jumat (14/7), sekitar pukul 14.20, ia didampingi istri, kerabat dekat, maupun handai taulan berangkat dari Istana Kadriah menuju komplek makam kesultanan di Batu Layang, Pontianak Utara.  Usai ziarah, kembali ke Masjid Jami dengan menyusuri sungai Kapuas menaiki perahu Lancang Kuning.

Sekretaris Panitia Penobatan Sultan Pontianak ke IX, Syarif Hasan Basri Alkadrie menjelaskan, napak tilas tersebut merefleksikan sultan pertama, Sultan Syarif Abdurrahman, ketika pertama kali menginjakkan kaki di Pontianak.

Di dalam perjalanan sebenarnya, lanjut dia, Sultan Abdurrahman berangkat dari Kabupaten Mempawah menuju Kota Pontianak bersama rombongan menyusuri sungai. Dengan menggunakan beberapa perahu Kakap dan perahu lainnya.  “Setelah tiba barulah mendirikan Masjid Jami Sultan Syarif Abdurahman," cerita Hasan.

Selain untuk mengenang pendirian Pontianak, napak tilas yang diselenggarakan tersebut juga menjadi suatu kegiatan budaya. Memiliki nilai sejarah yang tentunya dapat dikemas menjadi parade sungai. Kesultanan dan Pemerintah Kota Pontianak bisa menjadikannya sebagai agenda rutin.

"Kalau di Kabupaten Ngabang kan terkenal dengan Tumpang Negeri-nya, Kabupaten Mempawah dengan Robo-Robo-nya, mudah-mudahan kalau napak tilas ini kita gelar semaksimal mungkin, Insya Allah Pontianak kedepannya dikenal dengan napak tilas ini," paparnya.

Penobatan, rencananya, akan dihadiri tamu dari kerajaan se-nusantara. Hasan menuturkan, yang telah mengkonfirmasi untuk datang sudah 20 kerajaan. Ramah tamah sendiri lebih pada acara nonseremonial atau pun acara santap malam saja. Ketua Yayasan Majelis Kerajaan Nusantara, Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin, didapuk untuk menyampaikan kata sambutan bersama Wali Kota Pontianak tentunya.

Penobatan dibuka dengan kirab budaya. Hasan menjelaskan, kirab budaya adalah barisan pasukan bersenjata yang terdiri dari pasukan pedang, tombak, dan juga pembawa seperangkat peralatan adat yang salah satunya diperuntukkan acara mandi-mandi.  “Nanti pasukan yang mengantar calon sultan menaiki tangga istana, mereka diberangkatkan dari Masjid Jami menuju Istana Kadriah," ucapnya.

"Prosesi penobatan ini tentunya akan dilangsungkan setelah Beliau menaiki tangga istana Kadriah, dalam prosesi itu nantinya akan dinobatkan atau dikukuhkan oleh sesepuh dari Kesultanan Pontianak," terang Hasan.  Rangkaian prosesi penobatan ini ditutup Ahad sore dengan upacara mandi-mandi. Pada malam harinya digelar acara tambahan berupa hiburan rakyat.  (Maulidi Murni)


BACA JUGA

Sabtu, 14 Juli 2018 12:04

SABAR..!! Penetapan Paslon Terpilih KPU Tunggu Surat MK

PONTIANAK- Untuk penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih masih menunggu surat Mahkamah Konstitusi…

Sabtu, 14 Juli 2018 10:31
Dicopot Atas Rekomendasi Propam Mabes Polri

Mantan Kapolres Sanggau Diduga Tilap Dana Pilkada

PONTIANAK- Kapolri Jenderal Pol M Tito Karnavian mendadak  merombak jabatan penting dan strategis…

Sabtu, 14 Juli 2018 10:29

ADA MASALAH APA? Bakal Caleg Ini Laporkan Oknum Polisi ke Provos

Merasa diperlakukan tidak semestinya oleh oknum polisi di pos jaga Polda Kalbar, Ratih Kusuma Dewi tak…

Rabu, 04 Juli 2018 21:23

Kelebihan Beban, Truk Bermuatan Pakan Ayam Nyungsep ke Parit

PONTIANAK- Truk bernomor polisi KB 8166 BL nyungsep ke parit depan Markas Polisi Militer (POM) Pangkalan…

Rabu, 04 Juli 2018 21:22

POS SEPI..!! Ternyata Pak Bendot Sudah....

PONTIANAK- Suheri alias Pak Bendot, penjaga malam di sekolah tingkat SMP, SMA dan SMK Yayasan Rahadi…

Rabu, 04 Juli 2018 21:19
Perampok Toko Kelontong Diringkus Warga

Bekap Mulut Korban, Larikan Uang

PONTIANAK- Aksi nekat dilakukan warga Gang Gunung Lawit Jalan HRA Rahman, Syarif Fauzi Fahmy, Senin…

Jumat, 29 Juni 2018 21:22

Banyak Warga Binaan Tak Nyoblos

PONTIANAK- Setiap warga negara Indonesia yang menenuhi syarat mempunyai hak pilih dalam setiap pesta…

Jumat, 29 Juni 2018 21:21

Dinamika Pencoblosan, Warga Timur Nyasar ke Selatan

PONTIANAK- Berbagai dinamika terjadi pada saat proses pencoblosan Pilkada serentak 2018. Seperti yang…

Jumat, 29 Juni 2018 21:20

KPU Belum Temukan Kendala Berarti

PONTIANAK- Belum ditemukan permasalahan berarti di hari pencoblosan Pilkada serentak di Kalbar, Rabu…

Jumat, 29 Juni 2018 21:17
Meski Ditangkap dan Didenda Maksimal, Pemain Layangan Tak Jera

90 Persen Gangguan Listrik Diakibatkan Tali Kawat Layangan

PONTIANAK- Selain pohon tumbang, layangan masih menjadi momok menakutkan bagi transmisi kelistrikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .