UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Selasa, 11 Juli 2017 10:18
Angin Kencang Robohkan Tujuh Rumah di Pontianak
RUSAK PARAH. Minggu (9/7), di bawah rumah yang rusak parah ini, Misnawati dan Melina berserta keluarganya menyantap makan siang di sela-sela mengemas sisa-sisa reruntuhan kediamannya itu di Jalan Kurnia, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pontianak Selatan, yang diterjang angin puting beliung pada malam sebelumnya. OCSYA ADE CP

PROKAL.CO, SABTU (8/7) lalu, Pontianak dilanda hujan dan angin kencang. Akibatnya, tujuh rumah di Pontianak roboh. “Saya sedang masak, tidak tahu apa-apa, tiba-tiba bagian depan rumah roboh,” tutur Misnawati ketika didatangi Rakyat Kalbar, Minggu (9/7) siang.

Ya, kakak beradik Melina dan Misnawati, sekitar pukul 18.50, saat itu asik mengolah bahan baku makanan di dapur kediaman mereka, Jalan Kurnia Gg. Ilahi 2, RT 04/ RW 14, Kecamatan Pontianak Selatan, tiba-tiba angin merobohkan rumah tersebut hingga luluh lantak. 

Saat itu, berserta keluarganya, ia sedang bersantap siang di rumah mereka yang cuma tersisa beberapa bagian dinding. Tembok itupun sudah miring. Syok di wajah Misnawati masih tersisa ketika bercerita kejadian di malam sebelumnya. 

Selain Misnawati dan Melina, korban lainnya adalah M. Abdul Sholeh (40), warga Gg. Damai 6. Lukanya harus dirawat intensif. Lima jahitan terlihat di dagu Sholeh. Istrinya, Romlah (39), mengalami benjolan sebesar kepalan orang dewasa pada bagian kening.

Sholeh bercerita, sekitar pukul 18:00 baru tiba di rumah. Pulang dari bekerja di pasar. Hujan sedang lebat-lebatnya, ia sempat mandi untuk makan malam.  “Setelah makan, saya cuci tangan di dapur, istri saya lagi menggoreng telur, anak saya juga ada di dapur," tuturnya.

Tak dinyana, angin sontak datang menghantam dapurnya yang berdinding batako. Tembok bergoyang hingga roboh menimpanya. "Saya dan istri waktu itu tersungkur, saya bangun lalu melangkahi istri untuk mengambil anak yang kelas 6 SD, baru saye angkat istri saye," papar Sholeh.

Tak sadar ada luka, ia keluar rumah lalu mandi membersihkan badan yang kotor terkena pasir batako. Baru terasa ada lukanya sakit karena melihat bajunya berlumur darah. Sholeh pun kemudian dibawa Rumah Sakit Pontianak.

Terpisah, kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak, Aswin Taufik memaparkan, bangunan-bangunan yang tertimpa bencana tersebut semuanya rumah warga di jalan Bina Jaya berlainan gang (lihat grafis). Ia meminta masyarakat mewaspadai tanda-tanda sebelum terjadinya puting beliung.

"Antara lain, udara terasa panas dan gerah, awan cepat terjadi pertumbuhan dan tiba-tiba gelap, kemudian angin dingin mulai berhembus kencang, disertai kilat dan petir," ujarnya, Miinggu (9/7) malam.

Jika terjadi tanda-tanda tersebut, upaya yang perlu dilakukan antara lain melakukan penguatan terhadap bangunan dan memperkuat ikatan atap rumah yang tidak permanen, seperti atap asbes atau seng. "Apabila terjadi angin ribut, bagi warga yang berada di dalam maupun di luar rumah diharapkan mematikan aliran listrik serta elektronik lainnya, dan menutup jendela serta pintu," pinta Aswin.

Bagi warga yang pada saat kejadian sedang berada di luar rumah, ia meminta mengantisipasi dengan segera mencari bangunan yang kokoh. Dan, lanjutnya, ketika terasa ada petir yang akan menyambar, hendaknya segera membungkuk dengan cara memeluk lutut ke dada menghindari sambaran petir.

 “Hindari lah bangunan yang tinggi seperti tiang listrik, papan reklame, pohon dan sebagainya, serta jangan tiarap di atas tanah, karena hal tersebut bisa mengakibatkan kelainan pada organ jantung apabila terjadi gemuruh petir," pungkasnya.  (Maulidi Murni, Fikri Akbar/rk)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 11:43
Pameran Mission Bisnis Indonesia-Malaysia

Perdalam Informasi Bisnis Kedua Negara

PONTIANAK- Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalbar – Sarawak Business Federation saling bertukar…

Selasa, 24 April 2018 11:40
Pengukuhan DPP MABM dan MPM Kalbar

Berbudaya Santun, Melayu Jaga Marwah

PONTIANAK- Dewan Pengurus Pusat (DPP) Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kalimantan Barat masa bhakti…

Senin, 16 April 2018 11:25

PARAH..!! 4 Bulan, 41 Kasus Jambret dan 9 Pembunuhan Terjadi di Kalbar

PONTIANAK- Hampir empat bulan, terhitung sejak Januari hingga saat ini, jajaran Polda Kalbar menerima…

Senin, 16 April 2018 11:13

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Mobil Ini Tabrak Indomaret

PONTIANAK- Sebuah Nissan  Grand Livina menerobos pintu masuk Indomaret Jalan HM Suwignyo, samping…

Senin, 16 April 2018 11:12

CARI KORENG..!! Maling Ini Nekat Embat Motor di Polresta, SELESAI KAMU..!!

PONTIANAK- AP memang nekat. Pemuda 26 tahun ini mencuri sepeda motor yang terparkir di halaman Mapolresta…

Jumat, 06 April 2018 09:22

Paslon Boleh Sebar Jadwal Imsakiyah

PONTIANAK- Ramadan tahun ini bertepatan masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di…

Jumat, 06 April 2018 09:10

WAJIB HUKUM MATI INI..!! Pria Ini Bawa Sabu Seberat 21 Kg..!!

PONTIANAK-. Kejahatan Narkoba dalam jumlah yang cukup besar di wilayah Kalbar kembali digagalkan. Kali…

Senin, 26 Maret 2018 11:31

Kawasan Kumuh Pontianak Terus Dibenahi

PONTIANAK- Berbagai program terus dilakukan Pemerintah Kota Pontianak untuk membenahi Kampung Sawah…

Sabtu, 24 Maret 2018 21:07
Antusias Warga Terhadap Pesona Kulminasi Matahari, Kunjungan Wisman Meningkat

Gelar Festival Paret, KSP Luruskan Misteri Telur Berdiri

Fenomena alam titik kulminasi matahari terjadi dua tahun sekali, tepatnya 21-23 Maret dan 21-23 September.…

Sabtu, 24 Maret 2018 21:05

KETERLALUAN..!! Beras Sejahtera Berkutu dan Bau

PONTIANAK- Program beras sejahtera (rastra) yang dibagikan pemerintah pusat melalui Badan Urusan Logistik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .