UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 09 Juli 2017 11:34
Ingin Rengkuh Kursi Gubernur 2018, Midji Mendaftar ke Golkar
MENDAFTAR. Sutarmidji (kiri) menyerahkan berkas pendaftaran sebagai Balon Gubernur Kalbar ke DPD Partai Golkar Kalbar, Sabtu (8/7). MAULIDI MURNI

PROKAL.CO, PONTIANAK- Pilkada Gubernur 2018 Kalbar makin panas. Wali Kota Pontianak, Sudarmidji menyatakan maju. Sejak penjaringan bakal calon (Balon) Gubernur Kalbar dan wakilnya untuk Pilkada 2018 pada Senin (3/7), kemarin (8/7) Sutarmidji orang pertama yang mendaftarkan diri.

Bersama simpatisannya, Wali Kota Pontianak dua periode itu mengantarkan berkas pendaftaran ke Sekretariat Partai Golkar Kalbar di jalan Ahmad Yani, Pontianak. "Kite kan membangun koalisi ya, jadi di beberapa partai nanti Insya Allah saya akan mendaftarkan sebagai calon Gubernur Kalbar,” ucap Sutarmidji.

Dan, karena baru partai berlambang Beringin tersebut yang membuka pendaftaran, maka pemilik akun Twitter @BangMidji inipun jadi kontestan perdana yang mencoba ‘memanjatnya’. “Golkar yang sudah buka pendaftaran, saya ke Golkar dulu," imbuhnya.

Politisi dengan tingkat keterpilihan tertinggi di Kalbar versi lembaga survei nasional Median ini memang tengah membangun koalisi. Midji menyebut, membangun koalisi tidak hanya dengan satu atau dua partai saja. Kalau bisa dengan semuanya akan semakin bagus.

Ia bahkan siap berpasangan dengan siapapun. "Tapi kan, yang namanya pasangan harus ada keselarasan,” ujarnya.  Midji kemudian menyentil kembali peluangnya berpasangan dengan Ketua DPD Golkar Kalbar, Ria Norsan. “Dengan Pak Norsan, ayo, karena kita kan tujuannya untuk membangun Kalbar lebih baik kedepannya," tegasnya.

Pada pekan terakhir Januari 2017, Midji telah berusaha ‘mencumbu’ Norsan. Mereka terlihat begitu akrab usai kantor baru para jaksa Kalbar diresmikan, Selasa (24/1).

 “Pasti berita peresmian gedung kantor Kejati nih kalah besarnya dengan berita ini,” cetusnya di sela-sela perbincangan dengan Norsan, di lobi gedung Kejati Kalbar seraya berjalan bersama menuju lantai empat.

Sontak, tawa menggema dari para pejabat pemerintah se-Kalbar dan awak media yang hendak meninjau gedung baru tersebut. Para pewarta pun mencecarnya. “Deklarasi keh Pak? Calon gubernur dan wakil keh?” tanya seorang wartawan. Tersenyum simpul, Midji menjawab pendek, “Suke-suke kitak lah”. Midji dan Norsan kemudian foto bareng sambil mengacungkan jempol.

Sabtu (8/7), Midji menyebut pilihan untuk menentukan pasangan ada pada visi dan komitmen yang sama. Agar, ketika memimpin, tak ada masalah untuk mengimplementasikan program. “Kalau visinya sama, ya udah,” tuturnya.

Lanjut dia, yang menjadi masalah selama ini, antara kepala daerah dengan wakilnya selalu berbeda. Satu ke barat dan yang satunya ke timur. Kata Midji, ia sebenarnya tidak ingin seperti itu.  "Saya maunya sampai akhir masa, kalau terpilih ya selama masa jabatan itu harus tetap harmonis antara kepala daerah dengan wakilnya, supaya program semua berjalan, kalau gak, gak bakalan, tidak akan bakalan berjalan dengan baik," tandas politikus PPP ini.

Sesuai kabar yang didapat koran ini, DPD Golkar Kalbar membuka pendaftaran Balon gubernur dan wakilnya sejak 3 Juli hingga 15 Juli mendatang. Nantinya, pada 16-17 Juli, Golkar Kalbar akan mengadakan rapat pleno partai diperluas untuk mengirim nama-nama calon tersebut ke Golkar pusat, meskipun setakat ini Bos Beringin, Setya Novanto, tengah sibuk-sibuknya berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan megakorupsi e-KTP.

Dikatakan Koordinator penerimaan pendaftaran Partai Golkar untuk Pilkada serentak 2017, Nugroho Hendra Eka Saputra, pada 20-25 Juli ada rapat pleno DPD Golkar Kalbar untuk menetapkan tiga nama Balon wali kota dan bupati yang akan dikirim ke DPP Golkar. "Pada tanggal 26-27 Juli, diadakan rapat pleno diperluas, DPD Provinsi menentukan tiga nama calon gubernur dan wakilnya untuk dikirim ke tim Pilkada nasional DPP Partai Golkar," terangnya.

Selanjutnya, pada 28-31 Juli, dilakukan uji kelayakan (fit and proper test) tiga Balon gubernur oleh tim Pilkada nasional DPP Partai Golkar. Setelah itu, pada 1 Agustus, dilakukan rapat pleno tim Pilkada Nasional dan Provinsi untuk menentukan satu nama sebagai calon gubernur, wali kota dan bupati.

Nugroho juga menyebut pendaftaran Balon gubernur ini baru Sutarmidji yang mendaftarkan diri. "Kita masih menunggu calon-calon lain ya, kan masih ada delapan hari ya," sambungnya.  Sebagai panitia penerimaan, ia menjelaskan, terkait koalisi dan lain sebagainya bukanlah urusannya. Itu wewenang partai.

"Kami di sini hanya menerima pendaftaran calon saja, jadi siapapun yang berkeinginan menjadi calon gubernur dan wakilnya bisa mengisi formulir, yang sesuai dengan syarat, wajib kami terima," jelas Nugroho.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kalbar, Ria Norsan, yang juga digadang-gadang maju dalam pemilihan Gubernur Kalbar belum diri. "Mungkin Beliau nanti waktunya ditentukan, karena Beliau kan juga lagi menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan sebagai Bupati (Mempawah) juga," pungkasnya.

Sebagai informasi, pada 2018, selain dilakukan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur  Kalbar, lima daerah lainnya juga akan melangsungkan pesta demokrasi. Yaitu Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Sanggau, Kota Pontianak, dan Kabupaten Mempawah. (rk)


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 11:26

Acara Puncak Kulminasi Matahari, Bikin Pontianak Mendunia

PONTIANAK- Kota Pontianak tidak hanya kaya akan budaya. Selain itu memiliki ciri khas fenomena alam…

Minggu, 24 September 2017 11:21

JANGAN SETRUM IKAN..!! Nekat, Begini Nih Akibatnya

PONTIANAK- Jangan coba-coba menyetrum ikan di sungai. Polisi khususnya di Pontianak bakal bertindak…

Rabu, 20 September 2017 11:48

Cornelis Pulang ke Rumahnya, Ada Apa?

PONTIANAK- Hampir genap 10 tahun menjabat sebagai Gubernur Kalbar, diakhir masa jabatannya yang tinggal…

Rabu, 20 September 2017 11:43

Ada 4 Pelaku Penganiayaan Nice, Keluarga Ingin Tetap Diproses

 PONTIANAK- Direktur YNDN, Devi Tiomana menyatakan pihaknya hanya memantau kasus bully yang menyebabkan…

Rabu, 20 September 2017 11:40
Tewasnya Anak 11 Tahun Akibat Dibully

Polisi Minta Jenazah Nice Diotopsi

PONTIANAK- Polresta Pontianak telah melakukan gelar perkara tewasnya korban bully yang baru berusia…

Jumat, 15 September 2017 11:33

Otoritas Keamanan Kalbar Tak Mau Kecolongan PCC

PONTIANAK- Seorang anak dan dua dewasa meninggal dunia, lebih dari 80 orang lainnya kritis karena mengkonsumsi…

Jumat, 15 September 2017 11:22

Menyeberang, Yunus Wassalam Diseruduk Mini Bus

SUKADANA- Nasib Muhammad Yunus, warga Dusun Mutiara, Desa Penjalaan, Kecamatan Simpang Hilir, Kayong…

Kamis, 14 September 2017 10:14

Guru SMP Diculik 20 Orang, Disiksa, Akhirnya Tewas

PONTIANAK- Kekerasan hingga menyebabkan tewasnya seseorang kembali terjadi di Kalbar. Yang menjadi korban…

Selasa, 12 September 2017 10:09

Oknum Hakim, dari Suap Hingga Selingkuh

PONTIANAK- Penangkapan oknum Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Bengkulu, Dewi…

Selasa, 12 September 2017 09:56

YAELAA…!! Gara-Gara Ini, Banyak Guru di Perbatasan “Kabur”

PONTIANAK- Program Guru Garis Depan (GGD) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) tidak…

SEREM..!! Puluhan Pelajar SMAN Tebas Kerasukan

Cornelis Pulang ke Rumahnya, Ada Apa?

Ada 4 Pelaku Penganiayaan Nice, Keluarga Ingin Tetap Diproses

BANJIR PARAH..!! Sepeda Motor pun Digotong

Polisi Minta Jenazah Nice Diotopsi

TEGAS..!! Kapolda Bilang, Jangan Ada Anggota yang Berkhianat..!!

JANGAN SETRUM IKAN..!! Nekat, Begini Nih Akibatnya

Dua Sungai Meluap, Melawi Dikepung Banjir

Acara Puncak Kulminasi Matahari, Bikin Pontianak Mendunia
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .