UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Senin, 03 Juli 2017 13:55
ARRGGHH..!! Pelayanan Pelabuhan Dwikora Kurang Memuaskan
HUJAN-HUJANAN. Kurangnya fasilitas pendukung, membuat penumpang harus berhujan-hujanan ketika turun dari kapal menuju terminal Pelabuhan Dwikora Pontianak, Jumat (30/6) malam. OCSYA ADE CP

PROKAL.CO, PONTIANAK- Pelayanan pelabuhan Dwikora Pontianak jauh dari kata memuaskan. Hal ini terungkap saat pemantauan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Ada lima petugas tim Monitoring Angkutan Lebaran dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan pemantauan dan pengamatan arus mudik-balik di terminal, bandara dan pelabuhan di Kota Pontianak sejak 29 Juni-1 Juli.

Namun yang paling disorot adalah Pelabuhan Dwikora Pontianak. Pelabuhan milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo II) Pontianak ini. “Kita mau berkomentar di pelabuhan ini. Kapasitas terminal kecil sekali. Penumpang banyak di luar dan tenda juga kurang. Saya pikir pelayanannya kurang baik. Tahun depan perlu ditingkatkan lagi,” kata Sigit Irfansyah, Koordinator Monitoring Angkutan Lebaran ditemui disela-sela memantau kedatangan dan keberangkatan penumpang di Pelabuhan Dwikora Pontianak, Jumat (30/6).

Misalnya saat KM Dharma Kencana II dari Semarang bersandar di Pelabuhan Dwikora Pontianak. Selang beberapa jam kemudian, kapal tersebut akan bertolak lagi ke Semarang. Saat itu kondisi cuaca dengan intensitas curah hujan sedang. Kondisi riskan yang disaksikan tim monitoring bersama otoritas terkait seperti KSOP, Pelni, Dishub, kepolisian dan lainnya.

Dimana para penumpang harus berhujan-hujanan turun dari kapal. Ada penumpang yang tangan kanan menjinjing barang bawaan dan tangan kirinya harus menggendong anak. “Itu luar biasa, penumpang turun kehujanan semua. Tidak ada fasilitas yang membantu memberikan akses. Ya kalau di bandara pas hujan, tidak ada gangway (peralatan yang digunakan untuk membantu seseorang masuk ke (berangkat) dan keluar (turun) dari pesawat), kan dibantu pakai payung. Tapi di sini tidak disediakan seperti itu. Saya pikir dari segi pelayanan perlu ditingkatkan dari Pelindo sini untuk penumpang,” tegas Sigit.

Menurutnya, pelayanan publik memang harus ditingkatkan agar masyarakat tidak jera naik kapal. Sebagai salah satu langkah perbaikan, kondisi dan temuan ini, kata Sigit, akan dilaporkan tertulis ke pusat (Menhub). Sebelumnya, otoritas di Kalbar juga sudah diberi teguran dan masukan.

“Saya akan sampaikan laporan kondisinya (ke pusat). Inikan real. Kapasitas terminalnya kecil. Banyak penumpang di luar hujan-hujanan. Kasihan. Kalau tendanya besar, lain cerita. Kan ini setahun sekali, kita tahu persis pas musim hari raya ini penuh sekali,” ujarnya.

Sebelum ditugaskan melakukan pengamatan di Kalbar, dia sebelum lebaran kemarin mengamati arus mudik di Jawa Tengah. Di Kalbar, menurut Sigit, jumlah penumpang transportasi laut cenderung menurun.  “Contohnya KM Dharma Kencana II ini, kapasitasnya seribu penumpang, tapi mungkin hanya separuh yang datang dan balik dari Semarang. Jadi tidak ada lonjakan penumpang yang signifikan dari Kalbar ke Jawa. Mungkin jumlah penumpangnya naik sedikit dibanding hari normal,” jelasnya sambil menunjuk ke arah kapal. (OCSYA ADE CP/rk)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 12:47

INGAT YA....Lokasi Tanah Gambut Rawan Karhutla

PONTIANAK- Pemerintah Kota Pontianak telah membentuk Kelompok Masyarakat (Pokmas) dibeberapa kelurahan…

Sabtu, 24 Februari 2018 12:45

MANTAP..!! Polda Kalbar Ungkap Perjudian Beromzet Puluhan Juta Rupiah

PONTIANAK- Kepolisian Daerah Kalimantan Barat tiada henti memberantas perjudian di wilayahnya. Sejak…

Selasa, 13 Februari 2018 10:30

GILE CING..!! Sudah Tujuh Kali Dipenjara, Kucing Tak Jera Mencuri

PONTIANAK- Rudi Hartono alias Kucing, tidak berkutik ketika ditangkap polisi di Terminal Kampung Bali,…

Selasa, 13 Februari 2018 10:19

Lagi-Lagi Sayur Malaysia Disita Polisi

PONTIANAK- Sebanyak 250 kotak wortel, kentang dan sawi putih ilegal dari Malaysia disita anggota Jatanras…

Selasa, 13 Februari 2018 10:18
Operasi Panah Kapuas 2018

JOSS..!! Polisi Ciduk 258 Tersangka, 21 Penjahat Kakinya Jebol Ditembak

PONTIANAK- Pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian biasa…

Selasa, 13 Februari 2018 10:08

Tiga Pasangan Calon Pilwako Pontianak Semua dari Jalur Parpol

PONTIANAK- Satarudin-Alfian Aminardi, Edi Rusdi Kamtono-Bahasan, serta Adrianto-Yandi ditetapkan sebagai…

Jumat, 09 Februari 2018 11:02
Jelang Imlek, Pembuat Kue Keranjang Banjir Orderan

Bahan Baku Sulit Didapat, Mahal, Omzet pun Menurun

Jelang perayaan tahun baru Imlek, pembuat kue keranjang kebanjiran pesanan. Tidak seperti sebelum-sebelumnya,…

Jumat, 09 Februari 2018 10:45

Dorrr! Jambret Kambuhan Ditembak

PONTIANAK- Pelarian Hendra berakhir. Pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) alias jambret ini akhirnya…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:49

GILAAA..!!! 5 Ton Arak Disita Polisi

PONTIANAK- Rumah produksi minuman keras jenis arak putih di Jalan Meranti, Kecamatan Pontianak Kota…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:04

BKSDA Evakuasi Elang Bondol

PONTIANAK- Petugas dari gugus tugas Penyelamatan Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Kalbar mengevakuasi seekor…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .