UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 30 Juni 2017 15:11
Abaikan Keselamatan, Penyeberangan Paksa Angkut Motor di Luar Kapasitas
MOTOR NAIK SAMPAN. Meski PT ASDP Indonesia menyiapkan kapal feri selama Idul Fitri 1438 Hijriah, perahu bermotor tetap jadi pilihan masyarakat untuk menyeberang dari Dermaga Tebas Kuala, Kecamatan Tebas, ke Dermaga Perigi Piai, Kecamatan Tekarang, dan sebaliknya, Selasa (27/6). SAIRI

PROKAL.CO, PONTIANAK- Yang terkesan mengabaikan keselamatan penumpang tak hanya pebisnis angkutan darat. Di Sambas, saking melonjaknya arus berlebaran maupun arus balik, pengemudi sampan di penyeberangan lintasan Tebas Kuala-Perigi Piai sampai memaksakan diri mengangkut motor di luar kapasitas normal.

“Penumpang di atas perahu ditambah dua kali lipat. Yang seharusnya untuk dua kendaraan, dipaksakan menjadi empat kendaraan. Bahkan ada yang sampai mengangkut lima sepeda motor untuk satu trip," tutur warga Kecamatan Jawai, Joni, Rabu (28/6).

Alhasil, ia menilai pengawasan yang harusnya menjadi tanggung jawab pemerintah, dalam hal ini dinas perhubungan, tidak dilakukan. "Jangan setelah ada korban nanti, baru turun tangan. Sebelum ada korban, sebaiknya Dinas terkait menegur atau menindaklanjuti hal ini," pintanya.

Ongkos menggunakan perahu motor inipun mengalami kenaikan dari 50 hingga 100 persen. "Pertama kali terkejut ketika harus membayar Rp15 ribu untuk satu kendaraan dalam satu trip penyeberangan. Karena pada hari-hari biasa, tarif penyeberangan Rp9.000 untuk satu orang dan satu sepeda motor, sedangkan untuk dua orang dengan satu kendaraan dikenakan tarif Rp10 Ribu," papar Joni.

Menurut dia, pada tiket penyeberangan yang diterimanya, tidak tertera kenaikan harga penyeberangan. Sehingga, Joni merasa keberatan. "Namun tetap saja harus bayar Rp15 ribu," tuturnya.

Nah, dengan kondisi tingginya arus kendaraan dan orang yang menggunakan jasa penyeberangan, sudah sepatutnya pembangunan jembatan di Sungai Sambas Besar segera dilakukan. "Agar tidak membebani masyarakat," ujar Joni. Salah seorang penambang perahu motor di penyeberangan lintasan Tebas Kuala-Perigi Piai yang enggan menyebut namanya menyatakan, mengangkut empat sepeda motor sekaligus dalam satu trip sudah biasa dilakukan saat lebaran. Alasan dia, jika tidak demikian, penumpang yang mau menyeberang akan menumpuk di dermaga.

"Sudah setiap tahun saat lebaran seperti ini," tukasnya. (Abdu Syukri, Sairi)

 

 


BACA JUGA

Senin, 31 Agustus 2015 00:39

Ini Penyebab Mantan Kadispenda Kalbar Tewas

<p>SAMBAS-RK. Kecelakaan maut di Jalan Raya Parit Baru, Desa Parit Baru, Kecamatan Salatiga, Sambas,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*