UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 29 Juni 2017 10:35
Satunya-Satunya di Indonesia, Sambut Idul Fitri dengan Perang-perangan di Sungai
SERU: Warga dari Desa Mungguk dan Desa Tanjung, Sekadau, saling serang menggunakan bedil, Minggu sore (25/6). Aksi perang bohong-bohongan ini merupakan tradisi memeriahkan Idul Fitri di Sekadau yang satu-satunya di Indonesia. ABDU SYUKRI

PROKAL.CO, Perayaan Idul Fitri di Kabupaten Sekadau, Kalbar benar-benar unik. Ya, ternyata ada tradisi perang meriam antara warga Desa Mungguk, tepatnya Dusun Sewak, dengan warga Desa Tanjung, Kecamatan Sekadau Hilir. Biasanya, aksi adu suara ini dilakukan selama beberapa hari sejak Minggu sore (25/6).

Sejak hari pertama hingga H+3 Idul Fitri, warga setempat tetap melakukan perang bedil setelah waktu Asar. Baru berakhir menjelang Magrib.

“Kalau dulu, perang kita lakukan malam hari. Tapi sekarang dilakukan sore hari,” tutur Mauludin, salah seorang tokoh pemuda Sewak, Desa Mungguk, kepada Rakyat Kalbar. “Alasan kita melakukan perang sore hari demi keamanan. Soalnya, kalau malam, takut ada yang usil melempari atau melepaskan ketapel kepada peserta perang,” jelasnya.

Perang dilakukan di atas anak Sungai Sekadau yang memisahkan kedua desa. Dari atas sampan, warga dua desa saling serang dengan mengunakan bedil. Oh, jangan khawatir, bedil tersebut tidak mengeluarkan pelor yang bisa menyakiti manusia. Dirakit dari kaleng bekas, nyaringnya suara bedil lah yang membuat banyak peserta perang tak tahan dan berusaha kabur dari medan perang.

Menurut dia, perang bedil seperti ini sudah turun-temurun dilakukan. Walau pun kerap diwarnai cekcok, namun tetap berjalan lancar. “Ini merupakan budaya dan tradisi kami. Kalau ada cekcok saat perang, itu sih biasa. Soalnya, antara warga kita dengan warga seberang (Tanjung, red) juga banyak hubungan keluarga. Paling besok, udah teguran lagi. Ndak pernah lah sampai tawuran,” yakin Mauludin yang sejak kecil doyan terjun perang bedil.

Bernat, peserta perang bedil mengatakan, tradisi tersebut memang membuat telinga sakit, namun warga tetap bersemangat. “Ini dilakukan dalam rangka memeriahkan Idul Fitri,” singkatnya.

Terang saja, aksi yang dilakukan masyarakat Desa Mungguk dan Desa Tanjung ini menjadi tontonan menarik. Tiap kali perang dilakukan, ratusan bahkan ribuan warga datang menonton dari bantaran Sungai Sekadau.

“Tradisi ini satu-satunya di Kalbar, bahkan di Indonesia,” klaim Supriadi, salah seorang warga yang menyaksikan perang bedil tersebut. Selain perang bedil di tengah sungai Sekadau, di pinggiran sungai suara meriam karbit juga saling berbalasan antara dua desa. Aksi perang karbit pun seru, karena meriamnya tidak hanya terbuat dari batangan kayu seperti di Pontianak atau daerah lain di Kalbar.

Di sana, ada meriam yang dibuat dari drum yang dirakit memanjang. Akibatnya, bunyi menggelegar yang dihasilkan sangat keras, sampai-sampai bisa memecahkan kaca rumah warga. “Saya baru kali ini lebaran di Sekadau. Ternyata seru sekali ya perang bedil ini,” kata Salman, warga Kota Pontianak.

Untuk mengamankan perang-perangan ini, Polres Sekadau bersama Polsek Sekadau Hilir menerjunkan puluhan personel pengamanan. “Kita berjaga-jaga takutnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” terang Kapolres Sekadau, AKBP Yury Nurhidayat SIK. Yury juga memerintahkan personelnya untuk melakukan pendekatan kepada peserta perang agar nantinya tidak mengarah pada tawuran.

Secara teknis, menurut Kapolsek Sekadau Hilir, Iptu Masdar, pihaknya melakukan pengamanan dengan menempatkan personel di atas maupun di sungai. “Di atas (pinggir sungai) untuk mengantisipasi jika ada warga yang melakukan pelemparan kepada peserta perang,” tuturnya.

Sementara di sungai, pengamanan dilakukan dengan melibatkan personel polisi perairan. Menggunakan speedboat, polisi terus mengawasi jalannya perang agar tidak ada peserta yang melakukan tindakan berlebihan.

“Kita juga menolong beberapa peserta perang yang perahunya karam. Soalnya, saat aksi perang berlangsung, banyak peserta perang yang perahunya terbalik,” tandas Masdar.  (Abdu Syukri)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 12:28

Usai Telepon Mantan Istri, BS Ditemukan Tergantung Tak Bernyawa

SINGKAWANG- Warga Kelurahan Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, digegerkan dengan penemuan seorang pria…

Kamis, 21 Juni 2018 12:02

NGAKU SULIT..!! Mendata TKA Ilegal di Kalbar

PONTIANAK- Dari segi keterampilan, tenaga kerja Kalimantan Barat dianggap masih rendah. Sehingga perusahaan…

Jumat, 15 Juni 2018 13:47

Tangkap Tukang Palak di Perbatasan, Bupati Puji Polisi

SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia…

Jumat, 15 Juni 2018 13:46

Palak Sopir di Border Aruk, Tiga Warga Setempat Diciduk

SAMBAS- Tiga warga di perbatasan Aruk, Sajingan, Kabupaten Sambas yang berbatasan dengan Sarawak, Malaysia…

Selasa, 12 Juni 2018 15:03

Mudik Lebih Irit, Kapal Laut Tetap Diminati

PONTIANAK- Makin dekat Lebaran di Pelabuhan Dwikora Pontianak, penumpang akan bertolak menuju Pelabuhan…

Selasa, 12 Juni 2018 15:02

Kapolda Pantau Pengamanan di Bandara Supadio

PONTIANAK- Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono melakukan pemantauan arus mudik Idul Fitri di Bandara…

Selasa, 12 Juni 2018 14:57

ADUH..!! Wanita Cantik asal Sekadau dan Anaknya Hilang

SEKADAU-. Kornelius S (59), warga Desa Gonis Tekam, Kecamatan Sekadau Hilir itu tampak khawatir dengan…

Selasa, 12 Juni 2018 14:55
Tradisi Sambut Lebaran, Pontianak Siap-siap Menggelegar

‘Perang’ Kian Dekat, Pinggir Kapuas Siagakan 295 Meriam

Festival meriam karbit diselenggarakan 15 - 16 Juni 2018. Permainan tradisional Kota Pontianak ini digelar…

Rabu, 06 Juni 2018 15:31

Kuasa Hukum Bantah Cornelis Memojokkan Suku dan Agama Tertentu

PONTIANAK- Setakat ini, jagad dunia maya Kalbar dihebohkan video mantan Gubernur Cornelis. Yang dianggap…

Rabu, 06 Juni 2018 15:02

LOH KOK..!! Lagi Berdakwah, 8 Warga India Diamankan

BENGKAYANG- Sedang berdakwah di Masjid Al-Taqwa Dusun Kendaik Desa Cempaka Putih Kecamatan Suti Semarang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .