UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 18 Juni 2017 16:36
MENGEJUTKAN..!! Pilgub Kalbar 2018 Berpotensi Mirip Pilgub DKI 2017
Sutarmidji (kiri) dan Karolin menjadi dua kandidat terkuat yang bakal maju pada Pilgub Kalbar 2018. Nama Ria Roslan juga mencuat.

PROKAL.CO, PONTIANAK- Hasil riset Media Survei Nasional (Median) menyajikan sedikit gambaran awal situasi politik Pemilihan Gubernur Kalbar tahun 2018. Terlepas dari peluang tokoh-tokoh yang disurvei, Median mendapatkan temuan cukup menarik. Ada kemungkinan Pilgub Kalbar mendatang tidak ubahnya dengan Pilgub Jakarta yang sarat isu primordial dan religi.

“Jadi dari cross tabulasi elektabilitas terhadap demografi, sepertinya kita mendapatkan pembelahan pemilih berbasis agama seperti di (DKI) Jakarta beberapa waktu lalu,” kata Rico Marbun MSc, Direktur Eksekutif Median, kepada Rakyat Kalbar, Sabtu (6/17) siang.

Ini jelas perlu menjadi perhatian masing-masing tokoh yang berencana maju dalam kontestasi orang nomor 1 di Kalbar itu. Karena, bisa jadi, semakin dekat dengan waktu Pemilukada, isu primordialisme dan agama ini akan menguat. “Mudah-mudahan sih tidak, tapi data sementara ini menunjukkan adanya polarisasi politik berbasis agama di Kalbar,” tutur Rico.

Polarisasi politik ini bisa dilihat dari alasan yang diberikan responden ketika memilih kandidat tertentu. Pada sosok Sutarmidji misalnya. Setidaknya 13,7% dari 1.000 responden memilih Wali Kota Pontianak itu dengan alasan “Seagama”. Begitupun terhadap Bupati Landak Karolin Margret Natasa dan pendahulunya, Adrianus Asia Sidot, yang masing-masing dipilih 2,2% dan 12,5% responden berdasarkan faktor etnisitas.

Meski demikian, tampaknya sebagian besar masyarakat Kalbar cukup logis dalam membuat pilihan. Hampir semua tokoh yang disurvei tersebut alasan terbesar responden memilih bukan disebabkan seagama atau sesuku.

Seperti Sutarmidji, 35,2% responden yang memilihnya menilai ia memiliki “Kinerja yang terbukti dan mampu memimpin”. Karolin oleh 21,7% responden dinilai “Berpengalaman”. Ria Norsan pun dipilih 18,2% responden karena dianggap “Populer di Masyarakat”.

Rico kembali menegaskan, ketika melakukan riset, Median menggunakan metode multi stage random sampling dengan proporsi sesuai jumlah pemilih di 14 kabupaten/kota dengan total responden 1.000 orang. Margin error sebesar 3,1%. “Seluruh struktur demografi, baik usia, pendidikan, agama, serta suku turut diambil agar ada representasi yang memadai,” imbuhnya. 

Selain itu, pemilihan tokoh-tokoh yang di survei bukan hanya dari nama-nama yang telah banyak beredar di media. Rico juga memberikan pertanyaan terbuka kepada responden guna menjaring sosok lain yang bagus tapi luput dari daftar nama yang disediakan. “Hasilnya, 3 besar (Sutarmidji, Karolin dan Ria Norsan) relatif konsisten dan tidak ada perbedaan,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah nama yang berpotensi maju dalam pesta demokrasi Kalbar 2018 telah diuji popularitas dan elektabilitasnya. Dua sosok yang mencuat adalah Sutarmidji dan Karolin Margret Natasa. Keduanya jauh meninggalkan tokoh-tokoh lain yang diujikan dalam survei tersebut. Setidaknya hingga Mei 2017.

Meski dua nama ini meninggalkan tokoh lain dalam hal elektabilitas dan popularitas, namun bukan berarti tak ada kemungkinan figur lain akan menyodok dalam beberapa bulan kedepan. Pasalnya, angka yang belum menentukan pilihan masih sangat tinggi, di atas 35%. (imam santosa/rk)

 


BACA JUGA

Senin, 14 Agustus 2017 11:16

ALAMAK BAHAYA ..!! Kasus Rabies di Kapuas Hulu Cenderung Meningkat

PUTUSSIBAU –Kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) jenis anjing di Kapuas Hulu masih tinggi…

Senin, 14 Agustus 2017 11:08

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Pembakar Hutan dan Lahan Sulit Terjamah Hukum

PONTIANAK- Delapan provinsi menjadi focus perhatian pemerintah dalam hal pengendalian kasus kebakaran…

Jumat, 11 Agustus 2017 10:29

Pangdam XII/Tpr Kunjungi Perbatasan, Jalan Tikus Jadi Atensi

PUTUSSIBAU- Terbukanya jalan tikus (jalur tak resmi) di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten…

Senin, 07 Agustus 2017 12:51

Bawa 17 Kg Sabu, Pria Ini Meregang Nyawa Ditembak

BENGKAYANG- Satu pria pembawa sabu yang berasal dari Malaysia, tersungkur tewas didor petugas BNN. Kabarnya…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:43

WUIHH..!! Gara-Gara Ini, Gubernur Kalbar Mau Main Tonjok

PONTIANAK – Gubernur Kalbarm, Cornelis naik pitam. Ini tak lain karena pernyataan Wakil Ketua…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:34

Kebakaran Hutan dan Lahan Makin Parah, Ini Kata Gubernur Cornelis

PONTIANAK- Gubernur Drs. Cornelis, MH menegaskan, pemerintah serius menanggulangi pembakaran hutan dan…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:22

Miliki 39 Batang Pohon Ganja untuk Selamatkan Istri, Pria Ini Dipenjara dan Bayar Denda Rp 1 Miliar

Akhirnya, Pengadilan Negeri (PN) Sanggau, Kalbar, memvonis pemilik 39 batang pohon ganja, Fidelis Ari,…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:13

Lima Warganya Tewas, Pemerintah Sarawak Malaysia Khawatir Rabies

KUCHING- Rabies yang menggila di Kalbar, rupanya juga menjangkiti Sarawak, Malaysia. Ya, Pemerintah…

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:06

WARNING..!! Sudah Terdeteksi 102 Titik Panas di Kalbar

KUBU RAYA- Kabut asap akibat pembakaran hutan dan lahan menyerang Kalbar. Berdasarkan pantauan satelit…

Selasa, 01 Agustus 2017 12:31

Bunuh Anjing Tak Dikenai Sanksi Adat, Asal....

ANGGAU- Ketua Komisi B DPRD Sanggau, Jana meminta agar dinas terkait lebih proaktif sosialisasi tentang…

ALAMAK BAHAYA ..!! Kasus Rabies di Kapuas Hulu Cenderung Meningkat

WADUH..!! Gara-Gara Ini, Pembakar Hutan dan Lahan Sulit Terjamah Hukum
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .