UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 18 Juni 2017 14:07
Dikira Monyet, Pria Ini Tewas Ditembak di Kepala

Pria 60 Tahun Menyerahkan Diri ke Kantor Polisi

OLAH TKP. Polisi melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) tewasnya Suryanto yang ditembak Uyl di Dusun Kelopuk, Desa Nanga Kasai, Sayan, Selasa (13/6) lalu. POLRES FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, NANGA PINOH- Kematian Suryanto (41) sangat tragis. Pria ini tewas ditembak di kepala oleh kakek-kakek berusia 60 tahun, berinisial Utl. Ya, 13 Juni 2017 lalu, Utl mendatangi Mapolsek Sayan. Terbata-bata dia mengaku tidak sengaja menembak Suryanto, 41 di ladang miliknya di Dusun Kelopuk, Desa Nanga Kasai, Sayan pada 13 Juni 2017 lalu.

Kepala Suryanto pecah karena ditembak memakai senapan lantak. “Selasa (13/6) sekitar pukul 16.00, Utl berada di ladang atau kebun miliknya. Saat itu dia melihat segerombolan monyet yang sedang berlarian di pohon menuju ke arah hutan,” kata Kasat Reskrim Polres Melawi Iptu Ketut Agus Pasek, Jumat (16/6).

“Lalu pelaku melihat pohon-pohon kecil bergerak-gerak. Pelaku mengira ada salah seekor monyet yang ketinggalan dari gerombolannya. Lalu pelaku menembaknya menggunakan senapan lantak miliknya tersebut ke arah pohon kecil yang bergerak-gerak itu,” sambungnya.

Usai menembak, Utl langsung menuju ke pohon tersebut. Setelah sampai di pohon yang bergerak tadi, betapa kagetnya Utl melihat seorang laki-laki yang sudah terkapar dengan kepala bersimbah darah.

“Tersangka melihat laki-laki tersebut sudah kejang-kejang. Menyadari hal tersebut, tersangka panik, lalu pulang ke rumahnya dengan maksud memberitahukan kejadian itu kepada istri dan anaknya,” jelas Ketut.

Dalam perjalan pulang, Utl melihat Kepala Dusun Kelopuk, Andreas. Dia mengajak kepala dusun bersama-sama ke rumahnya. Sesampai di rumah, Utl menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada Andreas beserta istri dan anaknya. Atas inisiatif tersangka sendiri, dia menyerahkan diri ke Mapolsek Sayan.

“Saat ini pelaku sudah ditahan di Mapolres Melawi. Tindakan yang telah dilakukan, kami membuat laporan, memeriksa saksi-saksi, olah TKP, visum korban dan mengamankan barang bukti senapan lantak,” ungkapnya.

Polisi akan melaksanakan gelar perkara. Kemudian Berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum dan melakukan rekonstruksi. “Tersangka dijerat pasal 359 KUHP, karena kelalaian menyebabkan orang meninggal dunia,” tegas Ketut. (ira)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 10:18

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual

SAMBAS- Sepanjang 2017 ini, angka peradilan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum mengalami penurunan…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:23

Mantan Wakil Wali Kota Pontianak Syok Masuk DPO

PONTIANAK- Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan Polsek Pontianak Utara pada 24 November…

Rabu, 29 November 2017 13:05

Polisi Masih Dalami Terduga Teroris di Kalbar

Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo, mengatakan, Densus 88 menangkap  dan mengamankan…

Rabu, 29 November 2017 13:02

Ibunda Nurul Hadi Yakin Anaknya Bukan Teroris

SAMBAS- Heboh penangkapan  terduga teroris, Nurul Hadi, oleh Densus 88 Antiteror di Bandara Supadio…

Rabu, 29 November 2017 12:59

BAHAYA..!! Ujung Timur Kalbar Dikepung Banjir

Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini mengakibatkan kawasan ujung timur provinsi Kalimantan Barat…

Rabu, 29 November 2017 12:56

YAELA..!! Mantan Wakil Wali Kota Pontianak jadi DPO Polisi

PONTIANAK- Kabar mengejutkan datang dari Pontianak Utara. Mantan Wakil Wali Kota (Wawako) Pontianak…

Rabu, 29 November 2017 12:11

Operasi Pertama TNI AL di Kalbar, Marinir Serbu Pantai Kura-kura

Ribuan pasukan Korps Marinir melaksanakan latihan operasi pendaratan amfibi di Pantai Kura-kura, Desa…

Sabtu, 25 November 2017 17:18

Warga Pertanyakan Rp15 Ribu untuk Mengubah KK

PONTIANAK- Doris Pardede mempertanyakan penarikan biaya Rp15 ribu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

Selasa, 21 November 2017 11:13

Vijay, Lisa, Mama Laila dan Lili Kembali ke Hutan

PONTIANAK- Empat ekor Orangutan akan dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR),…

Selasa, 21 November 2017 11:12

ADUH..!! Perburuan Hewan Dilindungi Masih Marak

PONTIANAK- Oktober-November 2017, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar menggagalkan upaya…

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .