UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Minggu, 18 Juni 2017 13:59
Barang Ilegal Kian Marak, TNI Perketat Pengawasan di Perbatasan
APEL. Danrem 121/Abw Kolonel Inf Bambang Ismawan menyerahkan penghargaan kepada peserta latihan bersama penanggulangan bencana di halaman Makodim 1202 Singkawang, Jumat (16/6). SUHENDRA

PROKAL.CO, SINGKAWANG- Makin dekat hari raya Idul Fitri, peredaran barang ilegal yang masuk melalui perbatasan Indonesia-Malaysia kian marak. TNI AD takkan tinggal diam dan akan memperketat jalur perbatasan mengantisipasi penyelundupan.

“Perbatasan akan kita tingkatkan pengamanannya. Mulai dari Timur di Badau, Kapuas Hulu termasuk di Jagoi Babang, Bengkayang. Terutama terhadap penyelundupan sembako,” tegas Danrem 121/Abw Kolonel Inf. Bambang Ismawan, SE, MM saat menutup apel latihan bersama penanggulangan bencana di halaman Makodim 1202 Singkawang, Jumat (16/6).

Menurutnya, penyelundupan sembako dapat merusak kondisi sosial, ekonomi atau yang lainnya. Prajurit TNI di perbatasan bukan hanya berjaga-jaga, tapi juga berinteraksi dengan masyarakat secara baik. Bahkan ketika tidak ada guru agama, prajurit menjadi guru agama di sekolah setempat.

 “Bahkan mereka banyak yang menjadi guru SD dan SMP di perbatasan dan mendirikan PAUD yang tadinya belum ada,” ujar Bambang. Sebelumnya, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kota Singkawang, Hendryan mengaku tetap mengantisipasi barang-barang ilegal yang beredar di wilayah kerjanya.

“Terkait penanganan kasusnya, tentu kita percayakan kepada aparat hukum yang ada di perbatasan, seperti Bea Cukai, kepolisian dan TNI sebagai lini terdepan. Namun kita tetap melakukan pengawasan di tingkat kota,” ujar Hendryan.

Menurutnya, masuknya barang ilegal ke wilayah Kalbar sangat dimungkinkan. Lantaran panjangnya perbatasan yang lebih dari seribu kilometer. “Namun dengan adanya pembanding harga yang rendah, dan tidak mungkin akan menjual mahal kepada konsumen, penjualan barang-barang ilegal kecil kemungkinan terjadi, lantaran harga barang lokal lebih murah,” katanya.

Hendryan mengajak warga menjadi konsumen cerdas. Meneliti berbagai produk sebelum membeli, diantaranya yang bukan kedaluwarsa. (rk/hen)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:06

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

 Perajin rotan di Sambas makin terjepit. Salah satu perajin bernama Muslihad mengungkapkan, membuat…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:05

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

SAMBAS- Produk rotan tak kunjung membaik di Kalbar, khususnya di Kabupaten Sambas. Menurunnya nilai…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:23

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

NANGA MAHAP- Tingginya curah hujan tiga hari terakhir di pedalaman Sekadau, membuat aliran sungai meluap.…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:21

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

PONTIANAK- Daerah aliran sungai atau DAS di Kalbar, kualitasnya semakin tahun semakin menurun. Hal ini…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29

Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:18
Jelang

Warga Bercocok Tanam di Malaysia, Ini yang Dilakukan Danrem dan Pemerintah

Masalah di perbatasan Indonesia-Malaysia di Camar Bulan, belumlah tuntas. Yang pasti, Malaysia mengizinkan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 12:27

Gara-Gara Ini, Truk CPO Masuk Parit

SAMBAS- Truk tangki milik CV Ayukng Dirie yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) masuk parit di kawasan…

Senin, 02 Oktober 2017 11:58

Kehidupan Transmigran asal Semarang di Kayong Utara Membaik

MATA-MATA- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambangi warga trasmigrasi asal Semarang yang bermukim…

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .