UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 16 Juni 2017 15:44
BAHAYA..!! Wabah Rabies Ancam Mempawah
WAKIL BUPATI. Gusti Ramlana. ARY SANDI

PROKAL.CO, MEMPAWAH- Keputusan cepat diambil Pemkab Mempawah, sejak ditemukannya penderita rabies di Kecamatan Toho, beberapa waktu lalu. Ya, Mempawah ditetapkan sebagai darurat rabies selama tiga bulan ke depan. Hal ini tak lain bertujuan mengantisipasi penyebaran virus mematikan tersebut.

“Tahun lalu sudah kita lakukan vaksinasi, namun ternyata masih saja kecolongan. Terutama pada daerah rawan yang berbatasan dengan Kabupaten Bengkayang maupun Kabupaten Landak,” kata Wakil Bupati Mempawah H Gusti Ramlana.

Untuk diketahui, saat ini sudah ditemukan sepuluh warga Toho yang digigit anjing penyebar virus rabies. Mereka sudah ditangani secara intensif oleh tim medis. Satu dari sepuluh orang itu dinyatakan positif terinfeksi rabies.

H. Gusti Ramlana, Sos menuturkan, penanganan dan antisipasi masuknya virus rabies di wilayah kerjanya telah dilakukan sejak 2016 lalu. Saat Pemkab telah melakukan vaksinasi terhadap anjing di beberapa daerah yang dianggap rawan penyebaran virus rabies.

Dia mengklaim Pemkab Mempawah sudah bekerja optimal. Baik pencegahan hingga pengobatan. “Tim sudah bekerja di lapangan untuk melakukan penanganan dengan optimal,” ucap Ramlana.

Kecamatan yang berbatasan dengan Kabupaten Bengkayang dan Landak menjadi titik fokus penanganan rabies. Daerah itulah yang diduga menjadi sumber penularan rabies di Kabupaten Mempawah. Pemkab juga telah melakukan rapat koordinasi untuk penanganan yang lebih efektif di lapangan.

“Dalam tiga bulan kedepan, kita sudah tetapkan status darurat rabies di Kabupaten Mempawah. Kita akan lakukan penanganan sebaik mungkin, agar kasus rabies ini segera diselesaikan dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat,” tegasnya.

Ramlana mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus rabies di lingkungannya. Caranya dengan mengawasi mobilisasi keluar masuknya hewan berbulu. Terutama hewan-hewan yang berasal dari daerah lain yang rawan penyebaran rabies.

 “Kita berpesan, mobilisasi ternak harus dibatasi. Misalnya kita membeli kucing atau binatang berbulu sejenis lainnya, harus dipastikan dulu keamanannya. Jangan sampai hewan tersebut membawa virus rabies. Maka sangat membahayakan manusia dan lingkungan sekitar,” pesannya.

Dia menghimbau, jika ada masyarakat tergigit binatang liar yang berpotensi menularkan virus rabies, segera mendatangi Puskesmas atau rumah sakit. Supaya segera mendapatkan penanganan medis dengan baik. Agar warga bersangkutan dapat segera ditolong dan diobati serta dilakukan pencegahan dengan segera.  (Ary Sandi/rk)


BACA JUGA

Selasa, 13 Februari 2018 10:32

MODUSSS..!! Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek “Coblos" Anak Bawah Umur di Hutan

SINGKAWANG- Anak bawah umur kembali menjadi korban kekerasan seksual. Sebut saja nama korban, Melati.…

Selasa, 13 Februari 2018 10:10

Sah.! Pilkada Sanggau 2018 Diikuti Dua Paslon

SANGGAU- KPU Sanggau menggelar rapat pleno terbuka pengumuman hasil penetapan pasangan calon Bupati…

Selasa, 13 Februari 2018 10:06

RESMI..!! Tiga Pasang Calon Berebut Kursi Gubernur Kalbar

PONTIANAK- Tiga pasangan ditetapkan sebagai calon Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar 2018. Seluruh pasangan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:54
Soal Bakal Dipotongnya Gaji ASN Muslim 2,5 Persen untuk Zakat

Midji: Apa Sudah Cukup Nisabnya?

PONTIANAK- Pemerintah mewacanakan pemotongan gaji untuk zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama…

Jumat, 09 Februari 2018 10:50

WOW BANYAK BANGET..!! Pemprov Kalbar Usulkan Penambahan 1.500 ASN

PONTIANAK-. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengusulkan 1.500 formasi Aparatur Sipil Negara…

Rabu, 07 Februari 2018 10:32

WANTED..!! 11 Terpidana Korupsi Ini Masih Hirup Udara Bebas

PONTIANAK- Sebelas terpidana kasus korupsi di Kalbar yang telah divonis pengadilan ternyata masih menghirup…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:51

Produktivitas Gabah Kering Giling Tak Capai Target, Mahasiswa Tolak Impor Beras

PONTIANAK- Kunjungan anggota DPR RI Erwin TPL Tobing sekaligus mantan Kapolda Kalbar ke DPRD Sambas…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:03

Vivi Pebasket Muda Berbakat Kalbar

PONTIANAK- Atlet basket asal Kalbar, Natalia Vivi mendapatkan kesempatan emas untuk meningkatkan kemampuannya…

Sabtu, 03 Februari 2018 11:59

Sopir Truk Tanki CPO Ugal-ugalan

MEMPAWAH- Tabrakan beruntun terjadi di Kilometer 48 Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah, Kamis (1/2) siang.…

Kamis, 01 Februari 2018 09:55
Super Blue Blood Moon akan Terjadi Lagi pada 2036

Tak Semua Bisa Nikmati “Si Bulan Merah Darah”

Saat yang ditunggu masyarakat tersaji tadi malam. Fenomena gerhana bulan bersamaan dengan bulan pertama…

MODUSSS..!! Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek “Coblos" Anak Bawah Umur di Hutan

Sah.! Pilkada Sanggau 2018 Diikuti Dua Paslon

Dituding Babat Kayu di Taman Nasional, Empat Orang Ditangkap

RESMI..!! Tiga Pasang Calon Berebut Kursi Gubernur Kalbar
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .