UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Jumat, 16 Juni 2017 15:32
Terminal Batu Layang Terbunuh Sepi
Sekali Jalan Paling Banyak Cuma Angkut 8 Orang
KINI SEPI. Inilah kondisi terminal Batulayang, Pontianak Utara. INTERNET

PROKAL.CO, Sudah jamak terjadi, jika mendekati lebaran, terminal penumpang akan penuh sesak dengan manusia yang hendak mudik. Namun tidak terjadi di Terminal Batu Layang, Jalan Khatulistiwa Pontianak Utara. Terminal ini sepi sekali..!!

Ambrosius Junius, Pontianak

 

Arus mudik pada H-10 lebaran di Terminal Batu Layang Jalan Khatulistiwa Pontianak Utara. Beberapa bus terparkir malas. terlihat beberapa orang kongkow di warung kopi sekitar terminal. "Sepi memang dekat lebaran ni. Udah beberapa minggu, sampai sekarang. Mane lah motor banyak, taksi banyak. Yang dari hulu pun ngeluh juga," tutur seorang supir bus tujuan Pontianak-Sambas, Unyil, di terminal, Kamis (15/6).

Senada, penjaga Terminal Batu Layang, Tedy. Pria 35 tahun ini menyebut banyak bus yang tidak jalan atau terparkir di terminal bukan karena dalam kondisi rusak. Melainkan tidak adanya penumpang.  Menurut dia, penyebab paling dominan terminal sepi adalah taksi gelap yang semakin menjadi-jadi. Alhasil, dengan minimnya orang di Terminal Batu Layang, kata Tedy, perhentian bus itu jadi hunian kucing dan orang gila. "Jangankan kebersihannya, lampu tidak diperhatikan, mati semua. Jadi tempat mesum kalau malam," bebernya.

Ya, para sopir memang menyalahkan keberadaan taksi gelap, banyaknya kendaraan bermotor, dan tak terurusnya terminal tersebut. Tahun lalu, kata dia, masih lebih ramai daripada tahun ini. Dan, dari pengamatan Unyil, setiap tahun selalu terjadi penurunan penumpang.

Sekali jalan, bus hanya mengangkut dua hingga tiga orang, paling banyak tujuh hingga delapan penumpang. Tentu saja, hal ini tak sebanding dengan pengeluaran untuk operasional driver bus. Pasalnya, harga tiket yang Rp60 ribu tak mampu untuk menutupi biaya bahan bakar minyak (BBM) yang mencapai Rp500 ribu Pontianak-Sambas pergi dan pulang (PP).

"Kalo dapat duit minyak, udah senang. Ini masih nombok lagi. Daripada gak kerja lah," ungkap Unyil. Menyiasati pengeluaran, para sopir mau tak mau juga mengangkut barang yang dititipkan. Kerap kali kendaraan roda dua diangkut dengan bandrol harga Rp50 ribu.

Unyil berharap ada sentuhan pemerintah terhadap Terminal Batu Layang ini. Agar kembali ramai seperti dulu.

Tak hanya Unyil dan Tedy yang pendapatannya menurun jauh sejak taksi-taksi gelap berkeliaran. Mereka yang menggantungkan hidup dengan keberadaan terminal Batu Layang inipun mengeluh. Salah satunya, seorang ojek motor yang sering mangkal di sana, Muhammad.

Pria berusia 35 tahun yang tinggal tak jauh dari terminal ini juga mengharapkan sentuhan tangan pemerintah. Misalnya saja, angkutan umum dari luar kota transitnya harus di terminal. Yang mau masuk ke kota diharuskan menggunakan angkutan umum dalam kota yang ada di terminal.

"Yang turun ke Ponti, transit ke sini, bongkar habis. Apa gunanya terminal, kalau tidak digunakan. Kan Oplet hidup, bus kota, ojek, warung, semua hidup. Kalau langsung masuk dalam kota, susah," tandas Muhammad. (rk)


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 10:44

NEKAT..!! Residivis Kabur dengan Tangan Terborgol, Dooorrrr... Lalu MATI...!!

PONTIANAK-  Hidup Yulianto alias Yanto Lebar akhirnya tamat. Ya, pria yang sudah  4 kali keluar…

Kamis, 22 Juni 2017 11:49

Dugaan Kasus Korupsi Meubeler, Rektor IAIN Pontianak Kembali Diperiksa

PONTIANAK- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Hamka Siregar kembali diperiksa polisi…

Rabu, 21 Juni 2017 11:53

Usai Mencopet, Keluarga Bawa Keterangan Surat Gila

PONTIANAK- Lagoa warga UKA Jalan Komyos Soedarso, Pontianak Barat kedapatan mencopet dompet warga di…

Jumat, 16 Juni 2017 15:10

TAK TAHU DIRI..!! Pembantu Cabuli Anak Majikan

PONTIANAK- Bukannya bersyukur karena diberi tempat tinggal,  Lim Tjing Peng malah berbuat tak senonoh…

Jumat, 16 Juni 2017 15:07

Dituduh Curi Handphone, Aldi Dibacok

PONTIANAK- Naas banget nasib Aldi. Dituduh mencuri handphone, Aldi pun dibacok Sa, di kelurahan Kampung…

Kamis, 15 Juni 2017 13:01

Polisi, Jaksa dan Hakim Bertemu, Inilah yang Dibahas

PONTIANAK- Untuk menjalin kerja sama dan berkoordinasi, 3 penegak hokum pun bertemu. Kepolisian, kejaksaan…

Rabu, 14 Juni 2017 14:31

Orang Gila Belum Ditangani Maksimal

PONTIANAK- Duel mengerikan antara dua orang gila itu akhirnya membuahkan korban. Satu orang dalam duel…

Rabu, 14 Juni 2017 14:22

WANTED..!! Tiga Pengeroyok Polisi Masih Buron, Anggota Geng Motor Pablo Diincar

PONTIANAK- Polisi bertindak tegas kepada geng motor yang meresahkan. Salah seorang anggota Geng Motor…

Sabtu, 10 Juni 2017 12:08

120 Ton Rotan Hendak Diselundupkan ke Malaysia

PONTIANAK- Sebanyak 120 ton rotan gagal diselundupkan ke Malaysia.  Kejadiannya, 6 Mei 2017 lalu.…

Rabu, 07 Juni 2017 17:46

ASTAGAAA...!! Ditanya Polisi dengan Siapa di Kamar, Mahasiswi yang Cuma Pakai Handuk Ini Nunjuk ke Toilet....

PONTIANAK- Bulan Ramadan tak membuat orang insaf berbuat dosa. Buktinya, di Pontianak, aksi mesum masih…

Dugaan Kasus Korupsi Meubeler, Rektor IAIN Pontianak Kembali Diperiksa

NEKAT..!! Residivis Kabur dengan Tangan Terborgol, Dooorrrr... Lalu MATI...!!

Usai Mencopet, Keluarga Bawa Keterangan Surat Gila
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .