UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Jumat, 16 Juni 2017 15:17
Di Perbatasan, Penyelundupan Pangan Kian Marak
DARI MALAYSIA: Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi menggelar press release pengungkapan kasus penyelundupan barang pangan dari Malaysia di markasnya, Kamis (15/6). ANDREAS

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU- Sinyalir penyelundupan bahan pangan makin marak di perbatasan bukan isapan jempol.  Satgas Pangan yang dibentuk Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian membuktikannya. Satgas di Polres Kapuas Hulu mengungkap beberapa kasus penyelundupan sembako ilegal dari Malaysia yang hendak dipasok melalui jalan sawit tembus ke Kecamatan Silat Hilir, Kapuas Hulu.

“Ternyata di Kapuas Hulu ini masih banyak masuk produk-produk ilegal dari negara tetangga. Ini bukan lagi dalihnya Sosek Malindo atau kepentingan masyarakat, tetapi ini sudah dijadikan bisnis keluar Kapuas Hulu,” kata Kapolres Kapuas Hulu AKBP Imam Riyadi, SIK, MH.

Semua tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 08 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Ancamannya pidana lima tahun penjara. Kemudian pasal 141 dan 142 Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman pidana dua tahun penjara.

Ia mengaku sudah memetakan kerawanan aktivitas penyelundupan barang-barang ilegal dari Negeri Jiran. Barang bukti yang disita pada 9 Juni 2017 di Simpang 3 Silat Hilir, satu unit mobil merk Toyota yype Hilux warna putih, bernomor polisi KB 9735 EC, 30 pack gula merk CSR buatan Malaysia, dua kotak minuman beralkohol (Minol) merk Golden Pagoda Brand warna hitam.

Lalu tiga kotak Minol Golden Pagoda  Brand warna cokelat, 10 karung beras merk AAA asal Malaysia, enam ikat telur ayam, 24 bungkus kotak Milo 400 gram buatan Malaysia, 10 dus kotak Rinso merk K1000, 40 buah sabun mandi merk Armony dan selembar nota pembelian. Tersangka berinisial Yr, 35, warga KTP Binjai Hulu, Kabupaten Sintang.

Sebelumnya pada 30 Mei 2017, jajaran Polres Kapuas Hulu juga menyita satu unit pikap Grand Max merk Daihatsu warna hitam bernomor Polisi KB 8409 EC. Kendaraan itu bermuatan 332 bungkus gula pasir merk CSR produksi Malaysia, tujuh dus tepung gandum cap Lili dan dua dus susu cair merk Dairy Champ berjumlah 24 kaleng produk Malaysia. TKP penangkapan di Dusun Tekalang Jaya, Desa Sentabai Kecamatan Silat Hilir. Tersangka berinisial Ws, 49 warga Kelurahan Kapuas Kanan Hilir, Kabupaten Sintang.

 “Kecamatan Silat Hilir sebagai tempat baru dilalui untuk aktivitas masuknya barang-barang ilegal, karena sudah ada jalur tembus ke Badau melalui akses jalan sawit. Makanya disana kita bentuk tim UKL. Saya memetakan itu. Alhamdulilah bisa menjaring beberapa barang yang keluar dari Kapuas Hulu ini,” jelas Kapolres. (dre)


BACA JUGA

Rabu, 15 November 2017 15:59

KOK BISA..?? Runway Bandara Supadio Tergenang

SUNGAI RAYA- Hujan deras cukup mengakibatkan runway atau landasan pacu Bandar Udara (Bandara) Internasional…

Selasa, 07 November 2017 16:12

Ini Nih Bukti Pembalakan Liar di Kalbar Masih Marak

PONTIANAK- Kata siapa pembalakan hutan di Kalbar sudah tak ada? Buktinya, pihak berwenang kembali mengamankan…

Selasa, 07 November 2017 16:09

Gigit Kaki Bocah, Kepala Anjing yang Diduga Rabies Ini Lepas dari Badannya

SEPONTI- Kasus rabies seakan tak ada habisnya di Kalbar. Kali ini seorang anak di Dusun Sumber Baru,…

Senin, 06 November 2017 12:49

Internet Lelet, Bupati Cantik Ini Kesal

NGABANG- Bukan hanya anak-anak muda atau kalangan pelajar yang seringkali kesal luar biasa ketika mendapati…

Sabtu, 04 November 2017 10:41

Terima Uang Pengurusan Surat Tanah, Kades Disergap Tim Saber Pungli

PONTIANAK- Karena menerima uang tanda terima kasih atas pembuatan surat tanah, tiba-tiba Kepala Desa…

Minggu, 29 Oktober 2017 10:31

Kalbar Belum Bebas Campak, KLB di Lima Kabupaten/Kota

PONTIANAK- Kalimantan Barat belum sepenuhnya bebas penyakit campak. Hingga September 2017 ini saja,…

Minggu, 29 Oktober 2017 10:29

Nenek Itu Setahun Minum Air Rebusan Batu, Ternyata....

PONTIANAK- Jagat Kalbar pernah heboh dengan pemberitaan sejumlah media massa mengenai Niarti minum rebusan…

Jumat, 27 Oktober 2017 11:33

Supaya Aman dari KPK, Ini yang Dilakukan Bupati se-Kalbar

 Wali Kota Singkawang, Awang Ishak juga tak ingin kasus korupsi menjerat dirinya dan bawahannya.…

Jumat, 27 Oktober 2017 11:30

Begini Kiat Kepala Daerah di Kalbar “Cegah” KPK Datang

Mulai dari gubernur dan wakilnya, juga bupati/wali kota di 14 kabupaten/kota se-Kalbar punya trik masing-masing…

Jumat, 27 Oktober 2017 11:27

KPK Tak ke Kalbar, Memangnya Pejabat Kalbar Bersih Semua?

PONTIANAK- Saking besarnya kebocoran anggaran negara, KPK rajin wara-wiri mendatangi sejumlah provinsi…

Ada 4 Jenis Penyu, Warga Masih Ambil Telurnya

KOK BISA..?? Runway Bandara Supadio Tergenang

PETI Marak di Sintang, Sungai Kapuas dan Melawi Semakin Tercemar

PARAH..!! Jalan Nasional Berlubang hingga Berbentuk Kolam

Di Kabupaten Inilah, Surganya Illegal Logging
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .