UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Rabu, 14 Juni 2017 18:17
Penyelundupan Marak, TNI Ajak Warga Tutup Jalan Tikus
DANREM. Kolonel Inf. Bambang Ismawan. ACHMAD MUNANDAR

PROKAL.CO, SINTANG- TNI mengajak warga bekerjasama untuk mengawasi jalur perbatasan Indonesia-Malaysia.   Apalagi makin maraknya penyelundupan, barang illegal maupun narkoba lewat jalur perbatasan utamanya jalan tikus. “Personil kita terbatas. Jadi sulit untuk mengawasi jalur tikus yang ada,” kata Danrem 121/Abw Kolonel Inf.

Bambang Ismawan mengajak warga mengawasi jalur perbatasan wilayah Indonesia-Malaysia. Khususnya jalur tikus atau tidak resmi yang sangat banyak ditemukan di wilayah Kalbar. Danrem tidak menampik, saat ini Kalbar memiliki jalan tikus yang begitu banyak menghubungkan dengan negara tetangga. Buktinya, sudah ada barang illegal yang ditangkap di jalan tikus.

“Penyelundupan semakin marak. Tidak juga narkoba, penyelundupan sembako juga sering terjadi. Kita lihat data yang ada, sudah banyak penyelundupan itu digagalkan,” katanya.

Diakui Danrem, aksi penyelundupan tidak akan berhenti. Bahkan kian marak. Dia pun memerintahkan langsung kepada anggota TNI yang bertugas di perbatasan untuk melakukan penutupan jalan tikus. Langkah yang dilakukan Danrem ini patut diacungi jempol. Tujuannya memperkecil ruang gerak para pelaku penyelundupan.

 “Jalan tikus harus segera ditutup. Kalau tidak ditutup, bagaimana kita bisa meminimalisirnya,” tegas Bambang.  Bahkan, Danrem menegaskan, jalan tikus yang ada ke depannya tidak boleh dilewati oleh siapa pun. Jika dibiarkan melewati jalur tikus, maka besar kemungkinan aksi penyelundupan tak kunjung berhenti. “Kita tutup sebagai langkah pencegahan aksi penyeludupan secara dini,” ungkapnya.

Untuk wilayah Sintang, kata Bambang, juga banyak jalan tikus. Apalagi di kabupaten/kota yang berbatasan langsung dengan negara tetangga itu, pastinya juga memiliki jalan tikus. “Kabupaten yang berbatas langsung dengan negara tetangga, pasti memiliki jalan tikus,” ucapnya.

Makanya Danrem mengajak seluruh lapisan masyarakat Kalbar untuk bersama-sama mencegah aksi penyelundupan. Baik itu narkoba, sembako dan elektronik. Masyarakat hanya cukup memberikan informasi kepada aparat yang bertugas di wilayah perbatasan, jika menemukan atau mengetahui adanya aksi penyeludupan.

 “Sekecil apa pun informasi yang diberikan, maka sangat berguna bagi kita. Tanpa bantuan masyarakat kita tidak bisa menekan aksi penyeludupan itu. Artinya, mari bersama-sama kita perangi aksi penyelundupan di wilayah perbatasan,” ajaknya. (adx)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:06

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

 Perajin rotan di Sambas makin terjepit. Salah satu perajin bernama Muslihad mengungkapkan, membuat…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:05

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

SAMBAS- Produk rotan tak kunjung membaik di Kalbar, khususnya di Kabupaten Sambas. Menurunnya nilai…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:23

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

NANGA MAHAP- Tingginya curah hujan tiga hari terakhir di pedalaman Sekadau, membuat aliran sungai meluap.…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:21

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

PONTIANAK- Daerah aliran sungai atau DAS di Kalbar, kualitasnya semakin tahun semakin menurun. Hal ini…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29

Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:18
Jelang

Warga Bercocok Tanam di Malaysia, Ini yang Dilakukan Danrem dan Pemerintah

Masalah di perbatasan Indonesia-Malaysia di Camar Bulan, belumlah tuntas. Yang pasti, Malaysia mengizinkan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 12:27

Gara-Gara Ini, Truk CPO Masuk Parit

SAMBAS- Truk tangki milik CV Ayukng Dirie yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) masuk parit di kawasan…

Senin, 02 Oktober 2017 11:58

Kehidupan Transmigran asal Semarang di Kayong Utara Membaik

MATA-MATA- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambangi warga trasmigrasi asal Semarang yang bermukim…

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .