UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Rabu, 14 Juni 2017 14:31
Orang Gila Belum Ditangani Maksimal
Korban yang berdarah-darah di kepala (foto kiri) dinyatakan tewas.

PROKAL.CO, PONTIANAK- Duel mengerikan antara dua orang gila itu akhirnya membuahkan korban. Satu orang dalam duel di depan Mall Ramayana, Jumat (9/6) malam itu, akhirnya tewas mengenaskan. Pria tak dikenal itu tewas setelah pertolongan intensif di RS Santo Antonius tak berhasil menyelamatkan jiwanya, Sabtu (10/6) pukul 15.00.

Anggota DPRD Kalbar Dapil Kota Pontianak, H. Mad Nawir prihatin dengan kejadian ini. Dia meminta kepolisian memastikan, apakah pelaku dan korban penderita gangguan jiwa (orang gila). “Saya juga berharap pemerintah kota dan provinsi bekerjasama dalam mengatasi orang gila yang ada di Kota Pontianak dan di kota lainnya di Kalbar,” katanya.

Pemerintah provinsi kata dia memiliki rumah sakit jiwa. Mad Nawir berharap orgil bisa dapat ditampung di sana. Biaya perawatan yang dikeluhkan RSJ harus diperhatikan. Pihak keluarga juga harus ikut memperhatikan keluarganya yang mengidap penyakit jiwa.  “Saya minta kita jangan mengucilkan mereka. Dinas Sosial baik provinsi dan kota dapat berbuat maksimal dalam mengatasi masalah ini,” tegas Mad Nawir seraya mengatakan Dinas Sosial Kalbar dan Kota Pontianak harus mengalokasikan dana untuk mengatasi Orgil.  

Seperti diberitakan tak seorang pun mampu melerai duel Orgil sekira pukul 23.30 itu, yang salah seorang menghantamkan kayu berpaku ke kepala dan wajah bertubi-tubi. Luka serius di kepala, pelipis dan wajah oleh hantaman kayu berpaku itulah diduga membuatnya meregang nyawa.

“Saat korban terbaring, makin dipangkong-pangkongnya. Dari besuare sampailah tak besuare korban tuh, mungkin pingsan karena sudah berdarah-darah,” ungkap Ika, saksi mata yang sempat dimintai tolong korban saat diserang.

Yang pasti pelaku dan korban tanpa identitas yang kini ditangani Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak. Jasad Orgil yang tewas itu dibawa ke RSUD. Soedarso Pontianak langsung disimpan di kamar jenazah. Kepolisian pun sudah melakukan visum setelah identifikasi oleh Inafis Polresta Pontianak.

Kasat Reskrim Polresta Kompol Muhammad Husni Ramli membenarkan kalau kedua Orgil tanpa identitas, salah satunya sudah diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk penanganan lebih lanjut. “Kasus ini ditindaklanjuti oleh Polsekta Pontianak Selatan,” kata Kompol Husni, Sabtu (10/6).

Kepolisian bekerjasama dengan Dinsos Kota Pontianak, selain melakukan pemakaman korban, pelaku juga dibawa ke RSJ Sungai Bangkong. Kanit Reskrim Polsekta Pontianak Selatan, Iptu Suratno yang dikonfirmasi mengatakan pelaku dan korban adalah Orgil.

“Mendapat informasi dari masyarakat, kita turun ke TKP. Di sana kita sudah menemukan korban dengan luka di bagian kepala, muka dan pelipis akibat dianiaya oleh orang gila juga dengan kayu berpaku,” kata Iptu Suratno, Minggu (11/6).

Barang bukti kayu berpaku yang digunakan untuk menganiaya hingga tewas itu, sudah diamankan. Berkaitan dengan proses hukum mengingat terlapor menderita gangguan jiwa, maka diserahkan kepada Dinas Sosial. “Korban sudah meninggal dunia dalam perawatan, sebelumnya memang mengalami luka yang begitu parah,” ungkapnya.

Tak diketahui penyebab kedua pria yang diduga tak waras itu sampai saling serang. Yang pasti, pria yang berambut kribo menngenakan kaos hitam, membuat lawannya yang berkaos hitam celana biru terkapar dan berdarah-darah.  “Tak tahu juga gara-gara apa. Dua orang itu berkelahi. Bapak yang satunya itu sudah minta tolong,” kata Ika, saksi mata kepada Rakyat Kalbar, Jumat (9/6).

Kepala Seksi Dinas Sosial Kota Pontianak, Oscar menuturkan, pihaknya yang akan membiayai pemakaman korban. “Tentunya, apabila diminta oleh pihak kepolisian,” katanya kepada Rakyat Kalbar, kemarin. Oscar belum bisa memastikan kapan korban dimakamkan. Karena masih menunggu visum dari kepolisian.

 (Achmad Muszirin, Zainuddin/rk)


BACA JUGA

Sabtu, 05 Agustus 2017 11:26

Kabut Asap Tebal Mulai Makan Korban

KUBU RAYA - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalbar mulai menelan korban. Beberapa Puskesmas…

Kamis, 27 Juli 2017 19:01

HIII HOROR..!! Kepala Pecah Kejepit, Sempat Ngga Ada yang Tahu

Maut tak berbau. Inilah yang dialami Zainuddin. Warga Kedamin Hulu ini tewas terjepit bak dump truck…

Kamis, 27 Juli 2017 18:53

Begini Nih Susahnya Mengevakuasi Pemuda Stress yang Suka Bikin Ulah

PONTIANAK- Seorang pria yang diduga gangguan jiwa alias gila, diamankan oleh aparat, pekan lalu. Pemuda…

Rabu, 19 Juli 2017 12:04

Resmi Jadi Sultan Pontianak, Ini Tekad Syarif Machmud Melvin Alkadrie

Syarif Machmud Melvin Alkadrie resmi disapa Sultan. Sabtu (15/7), seluruh proses penobatan telah dijalaninya.…

Rabu, 19 Juli 2017 08:47

Ini Dia Sosok Sultan Pontianak ke IX

Syarif Machmud Melvin Alkadrie akhirnya resmi menjadi sultan Pontianak ke IX. Prosesi penobatan dilaksanakan…

Selasa, 11 Juli 2017 10:25

ALAMAK..!! Baru Kenalan, Pacaran Tiga Hari, Pelajar SMP “Dicoblos”

PONTIANAK- Pergaulan bebas yang melanda anak muda Indonesia kian mengkhawatirkan. Seperti yang dilakukan…

Selasa, 11 Juli 2017 10:18

Angin Kencang Robohkan Tujuh Rumah di Pontianak

SABTU (8/7) lalu, Pontianak dilanda hujan dan angin kencang. Akibatnya, tujuh rumah di Pontianak roboh.…

Sabtu, 08 Juli 2017 12:56

Lagi Asyik Joging, Pemuda Ini Ditampar Satpol PP

Menegakkan aturan sah-sah saja, tapi tak perlu rasanya bertindak arogan. Apalagi, kalau sampai main…

Senin, 03 Juli 2017 14:00

Polisi Banyak Amankan Senjata Tajam dari Penumpang

 Dari segi pengamanan, sejak sebelum lebaran hingga pasca lebaran, Kepolisian Daerah Kalbar selalu…

Senin, 03 Juli 2017 13:55

ARRGGHH..!! Pelayanan Pelabuhan Dwikora Kurang Memuaskan

PONTIANAK- Pelayanan pelabuhan Dwikora Pontianak jauh dari kata memuaskan. Hal ini terungkap saat pemantauan…

Pasutri Dijambret, Terpelanting dari Motor
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .