UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 14 Juni 2017 14:18
Polisi Belum Tahu Tujuan dan Penggunaan Detonator

Kapolda: Jangan Dulu Dikonotasikan Negatif

DIWAWANCARA. Kapolda Irjen Pol Erwin Triwanto diwawancarai awak media usai memimpin rapat lintas sektoral dengan instansi terkait di Mapolda Kalbar, Senin (12/6). AMBROSIUS JUNIUS

PROKAL.CO, PONTIANAK - Kapolda Kalbar Irjen Pol Erwin Triwanto mengaku belum mengetahui secara detail tujuan dan penggunaan 500 detonator (bahan peledak) yang akan diselundupkan ke wilayah hukumnya. Untuk diketahui, detonator itu dikirim seseorang dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ke Ketapang, Kalbar. Namun digagalkan petugas Bandara Internsional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu (11/6) lalu.

“Kita belum mendapatkan informasi secara detail, kemana tujuan detonator itu. Karena pemeriksaan masih berlangsung, mereka masih mendalaminya,” kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Erwin Triwanto kepada  wartawan usai memimpin rapat lintas sektoral Operasi "Ramadaniya Kapuas 2017" di markasnya, Senin (12/6).

Lanjutnya, jika memang ternyata ditujukan ke Kalbar, jangan dulu dikonotasikan negatif. “Detonator itu mungkin untuk peledak tambang. Setahu saya, jika diledakan dengan peralatan khusus,” ucapnya.

Dua kali sudah detonator itu dikirim ke Kalbar. Sebelumnya dikirim pada awal tahun lalu. Kapolda Erwin akan meningkatkan pengamanan, terutama di pintu masuk Kalbar, seperti pelabuhan serta ekspedisi. “Dari pihak pelabuhan juga sudah minta kepada kita agar dilakukan penebalan petugas keamanan. Termasuk bantuan alat untuk mendekteksi logam, narkoba dan lainnya, bahkan juga dibantu dengan anjing pelacak,” ujarnya

Dia mengakui memang memang sulit mendeksi detonator tersebut. Karena Polda Kalbar belum memiliki alatnya. “Karena alat yang ada pada kita hanya untuk mendeksi logam. Mudah-mudahan nanti kita akan mendapatkan bantuan alat berkaitan dengan masalah ini,” harap Erwin.

Dikatakannya, menjelang hari raya Idul Fitri, perbatasan RI-Malaysia perlu menjadi perhatian. Diperkirakan barang ilegal yang masuk ke Kalbar lebih banyak.  “Daerah perbatasan perlu menjadi perhatian utama, prekuensi barang masuk secara ilegal pasti akan lebih banyak lagi,” ujar Erwin.

Jenderal bintang dua itu mengingatkan kepada jajarannya jangan sampai lengah. Para pelaku kejahatan itu akan memanfaatkan keadaan di saat polisi sedang fokus pengamanan tersebut. Terlebih pada petugas yang ditempatkan di perbatasan.

 “Biasanya saat kita sedang fokus pengamanan ini, mereka memanfaatkan kelengahan kita. Kita tidak bisa lengah dan tetap waspada tentunya,” tegas Erwin.  Erwin menjelaskan, sebanyak 2.500 personelnya dikerahkan dan dibantu 524 Personel TNI dalan pengamanan itu. Pasukkan tersebut akan ditempatkan pada titik tertentu dan berpatroli.

 “Kita memberikan rasa aman pada kegiatan masyarakat supaya zero accident. Sehingga tidak terjadi  korban apapun dengan melaksanakan langkah-langkah antispasi serta imbauan dan menempatkan pasukan,” jelasnya.  (Ambrosius Junius, Ocsya Ade CP/rk)


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 10:50

Jangan Pilih Calon yang Gunakan Isu SARA

 PONTIANAK- Isu SARA kerap digunakan dalam politik. Nah, inilah yang dikhawatirkan banyak pihak…

Rabu, 21 Juni 2017 11:29

CILAKA INI..!! Penyebaran Rabies di Kalbar Semakin Meluas

PONTIANAK- Kalbar waspada dengan rabies. Ya, penyebaran rabies semakin meluas di Provinsi Kalbar. Paska…

Selasa, 20 Juni 2017 10:18

CAKEP..!! Sanggau Ekspor Beras ke Malaysia, Target Kuasai Tetangga

SANGGAU- Hebat, akhirnya Kabupaten Sanggau bisa swasembada beras. Bahkan jika tak ada halangan, 21 Oktober…

Minggu, 18 Juni 2017 16:36

MENGEJUTKAN..!! Pilgub Kalbar 2018 Berpotensi Mirip Pilgub DKI 2017

PONTIANAK- Hasil riset Media Survei Nasional (Median) menyajikan sedikit gambaran awal situasi politik…

Minggu, 18 Juni 2017 14:20

Survey Pilgub Kalbar, Karolin Terpopuler, Elektabilitas Midji Tertinggi

Pemilihan Gubernur Kalbar dilaksanakan 2018. Nah, saat ini sudah mulai ada beberapa nama yang dijagokan…

Minggu, 18 Juni 2017 14:14

Jangan Coba-Coba Tebang Pohon di Kota Pontianak, Dendanya Tinggi Banget..!! Segini Nih Nilainya..

PONTIANAK- Keputusan tegas diambil Pemkot Pontianak. Ya, demi menjaga lingkungan Kota Pontianak tetap…

Minggu, 18 Juni 2017 14:07

Dikira Monyet, Pria Ini Tewas Ditembak di Kepala

NANGA PINOH- Kematian Suryanto (41) sangat tragis. Pria ini tewas ditembak di kepala oleh kakek-kakek…

Jumat, 16 Juni 2017 15:44

BAHAYA..!! Wabah Rabies Ancam Mempawah

MEMPAWAH- Keputusan cepat diambil Pemkab Mempawah, sejak ditemukannya penderita rabies di Kecamatan…

Jumat, 16 Juni 2017 15:38

Dituntut 2 Tahun Penjara, 3 Buruh OTT Pungli Dwikora Divonis Enam Bulan Kurungan

PONTIANAK- Vonis itu akhirnya diketok. Ya, tiga buruh peti kemas, Iyan, Ber, dan Jan, yang jadi terdakwa…

Jumat, 16 Juni 2017 15:17

Di Perbatasan, Penyelundupan Pangan Kian Marak

PUTUSSIBAU- Sinyalir penyelundupan bahan pangan makin marak di perbatasan bukan isapan jempol.  Satgas…

Makan Rebung Campur Ampas Tuak, Satu Keluarga Keracunan, Dua Tewas

Konflik SARA di Ketungau Tengah Tak Benar

BIKIN HEBOH...!! Diduga Menistakan Agama, Warga Bengkayang Diciduk

Jangan Pilih Calon yang Gunakan Isu SARA

14 Hari, 570 Prajurit Digembleng di Gunung, Hutan, Rawa dan Laut

CAKEP..!! Sanggau Ekspor Beras ke Malaysia, Target Kuasai Tetangga

CILAKA INI..!! Penyebaran Rabies di Kalbar Semakin Meluas
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .