UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 12 Juni 2017 13:32
Percaya Diri dengan Aksesoris Etnik
PERCAYA DIRI. Patricia Gita Chintya mengenakan gaun etnik Dayak. KURNADI

PROKAL.CO, Patricia Gita Chintya, siswi Kelas X SMAN 1 Bengkayang ini dikenal sebagai penari yang ramah, murah senyum dan baik hati. Dan dia sangat suka aksesori bermotif kedaerahan. “Saya ingin punya ciri khas sendiri, seperti tampil keibuan, lebih eksotis dan beda dari orang lain. Saya suka memakai gelang, anting motif khas Dayak, tapi kan aksesoris seperti itu tidak boleh digunakan di sekolah, jadi hanya digunakan ketika menari saja,” ucap gadis yang akrab disapa Gita ketika ditemui Rakyat Kalbar dikediamannya di Komplek Bajenk Residence Jalan Pahlawan, Kelurahan Bumi Emas, Kecamatan Bengkayang, Sabtu (10/6).

Gita mengungkapkan, setiap manusia mempunyai kepribadian yang berbeda-beda, dan memakai aksesoris merupakan bentuk ekspresi kepribadian dan gaya hidup. Oleh karena itu, busana dan aksesoris sebaiknya disesuaikan dengan karakter dan penampakan fisik. Supaya penampilan tidak terlihat berlebihan, tapi matching.

 “Saya suka pakaian dengan ciri khas kebudayaan, terutama baju adat Dayak,” kata cewek berusia 16 tahun ini.

Untuk urusan gaya dan kreasi berpakaian, dia mengidolakan Agnes Monika. Menurutnya, penampilan Agnes menggemaskan dan selalu berpikir untuk mengembangkan diri. Meski begitu, dia tidak berani berdandan menor atau berlebihan, karena masih sekolah.

 “Agnes Monika itu cantik, pintar. Saya suka dengan gaya dan bahasanya,” ucapnya tersipu malu. “Apakah saya bisa seperti Agnes Monika, biarlah waktu yang menjawabnya,” imbuh gadis yang bercita-cita kuliah di Jurusan Seni itu.

Tidak mudah putus asa, anak kedua dari tiga bersaudara ini selalu ingin mencoba, bekerja dan berkarya untuk memperoleh pengakuan akan kemampuannya dari lingkungan sekitar, teman sekelas dan juga orangtuanya. Dia pun terus mengasah bakat menari. Baginya menari adalah ungkapan perasaan jiwa manusia melalui gerak ritmis yang indah diiringi musik.

Menari membutuhkan keterampilan khusus, bakat tersebut menentukan kualitas tarian yang dibawakan. Namun, bukan berarti seseorang yang kurang berbakat tidak mempunyai peluang untuk menjadi penari yang berkualitas.

 “Semua keterampilan bisa dipelajari, dilatih, dan dibiasakan,” kata putri pasangan Frangky AD dan Elvina Are ini. Gita setiap hari meluangkan waktu 2-3 jam untuk berlatih tari. Sejak tahun 2014, dia bergabung dengan Sanggar Pabayo Tarigas asuhan F Sukardi SSn. Setiap ada kegiatan resmi pemerintah seperti penyambutan tamu dan perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Bengkayang, Gita dan teman-temannya  selalu tampil membawakan tarian penyambutan.

 “Sejak kecil saya bercita-cita ingin menjadi penari terkenal dan koreografer,” ucapnya.  Ketekunannya menari berbuah manis. Bersama Sanggar Pabayo Tarigas, Gita berhasil meraih Juara III Lomba Tari pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2015.  (Kurnadi, Bengkayang/rk)


BACA JUGA

Kamis, 19 April 2018 19:10

KARMA..!! Bawa Kayu Ilegal, Truk Terbalik

MELAWI- Sudah jatuh tertimpa tangga. Itulah nasib yang harus dialami RL als CL (43), warga Dusun Serundung…

Kamis, 19 April 2018 19:09

Polsek Singkawang Tengah Sita Belasan Botol Miras

SINGKAWANG- Polsek Singkawang Tengah melakukan razia minuman keras (miras) di tempat-tempat yang disinyalir…

Senin, 16 April 2018 11:35

Gugatan Praperadilan Terhadap Polres Landak Ditolak

BENGKAYANG- Gugatan praperadilan yang diajukan Penasihat Hukum Koperasi Pemasaran Sejahtera Kalbar,…

Senin, 16 April 2018 11:34

Lima Pelaku PETI Ditangkap, Barang Bukti Tenggelam di Sungai

MELAWI- Lima pelaku penambang emas tanpa izin (PETI) kembali diringkus Satuan Reserse Kriminal (Sat…

Senin, 16 April 2018 11:18

Tiga Ruko Komplek Siantan Permai Terbakar, Atek pun Terpanggang

PONTIANAK- Kepanikan tiba-tiba pecah ketika Djotoni berteriak kebakaran sekitar pukul 08.30 WIB di RT…

Senin, 16 April 2018 11:14

Sebelum Tewas, Latinus Sempat Ajak Istrinya Minum Racun

SEKADAU- Entah apa yang ada dipikiran Latinus. Warga Dusun Ladak, Desa Meragun, Kecamatan Nanga Taman,…

Jumat, 06 April 2018 09:20

PATUT DITIRU..!! Warga Semakin Sadar Serahkan Senpi

SEKADAU- Polsek Nanga Mahap jajaran Polres Sekadau kembali mendapat penyerahan sepucuk senjata api (senpi)…

Jumat, 06 April 2018 09:19

Ribuan Rokok Palsu Disita Polsek Selakau

SAMBAS- Di Kecamatan Selakau, Kabupaten Sambas banyak beredar rokok-rokok palsu dan ilegal. Buktinya,…

Jumat, 06 April 2018 09:17

Beras Koperasi Disita, Polres Landak Dipraperadilkan

NGABANG- Melalui kuasa hukumnya, Koperasi Pemasaran Sejahtera Kalbar yang berdomisili di Jalan Tiga…

Jumat, 06 April 2018 09:15

Tertibkan PETI, Polsek Singkawang Timur Ditinggal Kabur Pelaku

SINGKAWANG- Polsek Singkawang Timur kembali menertibkan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI), Selasa (3/4).…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .