UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 12 Juni 2017 11:39
Ini Alasan Anggota Geng Para Jomblo Pukuli Polisi
Tersangka diinterogasi polisi

PROKAL.CO, PONTIANAK- Tersangka balapan liar dan pengeroyokan polisi, Zaki mengaku, malam itu dia dan teman-temannya melakukan aksi balap liar di Jalan Ir. Juanda di depan  Gereja Katedral Pontianak. Balap liar itu dibubarkan oleh seorang anggota polisi yang saat itu tidak mengenakan seragam. Akhirnya terjadi perlawanan dari para pelaku balap liar.

“Karena tidak terima dibubarkan dengan cara ditendang. Akhirnya polisi itu dipukul,” kata Zaki kepada wartawan ditemui di ruang pemeriksaan unit Harda Sat Reskrim Polresta Pontianak. Zaki mengaku, bersama teman-temannya ikut melakukan pemukulan dan pengeroyokan anggota polisi itu. “Saya pukul sebanyak dua kali di punggung anggota polisi itu. Awalnya tidak tahu, karena pemuda itu berteriak kalau dirinya polisi, baru lah tahu dia polisi,” ujarnya.

Dia mengaku pernah ikut balap liar, namun sudah lama berhenti. Zaki berkelit kalau dia dan rekan-rekannya bukan geng motor. Melainkan group motor saja yang dinamakan Pablo, kepanjangan dari Para Jomblo. “Group kumpul-kumpul biasa, pakai motor. Ngumpulnya itu di Nasi Kuning Jalan Tebu, Pontianak Barat,” jelas Zaki,.

Anggota kepolisian yang menjadi korban menderita memar di wajahnya. Para tersangka dijerat pasal 351 dan 170 KUHP. Ancaman hukumannya delapan tahun penjara.  “Proses hukum ini akan terus berlanjut,” tegas Kompol Husni.

Kompol Husni mengimbau geng motor lainnya di Kota Pontianak tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum, termasuk balap liar. “Namun contohlah aksi-aksi sosial yang dilakukan beberapa hari terakhir ini yang dilakukan oleh organisasi motor. Bukan malah melakukan tindak kriminalitas,” pesan Kasat Reskrim. (zrn)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 10:18

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual

SAMBAS- Sepanjang 2017 ini, angka peradilan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum mengalami penurunan…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:23

Mantan Wakil Wali Kota Pontianak Syok Masuk DPO

PONTIANAK- Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan Polsek Pontianak Utara pada 24 November…

Rabu, 29 November 2017 13:05

Polisi Masih Dalami Terduga Teroris di Kalbar

Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo, mengatakan, Densus 88 menangkap  dan mengamankan…

Rabu, 29 November 2017 13:02

Ibunda Nurul Hadi Yakin Anaknya Bukan Teroris

SAMBAS- Heboh penangkapan  terduga teroris, Nurul Hadi, oleh Densus 88 Antiteror di Bandara Supadio…

Rabu, 29 November 2017 12:59

BAHAYA..!! Ujung Timur Kalbar Dikepung Banjir

Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini mengakibatkan kawasan ujung timur provinsi Kalimantan Barat…

Rabu, 29 November 2017 12:56

YAELA..!! Mantan Wakil Wali Kota Pontianak jadi DPO Polisi

PONTIANAK- Kabar mengejutkan datang dari Pontianak Utara. Mantan Wakil Wali Kota (Wawako) Pontianak…

Rabu, 29 November 2017 12:11

Operasi Pertama TNI AL di Kalbar, Marinir Serbu Pantai Kura-kura

Ribuan pasukan Korps Marinir melaksanakan latihan operasi pendaratan amfibi di Pantai Kura-kura, Desa…

Sabtu, 25 November 2017 17:18

Warga Pertanyakan Rp15 Ribu untuk Mengubah KK

PONTIANAK- Doris Pardede mempertanyakan penarikan biaya Rp15 ribu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

Selasa, 21 November 2017 11:13

Vijay, Lisa, Mama Laila dan Lili Kembali ke Hutan

PONTIANAK- Empat ekor Orangutan akan dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR),…

Selasa, 21 November 2017 11:12

ADUH..!! Perburuan Hewan Dilindungi Masih Marak

PONTIANAK- Oktober-November 2017, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar menggagalkan upaya…

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .