UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Senin, 12 Juni 2017 10:47
WUIHH..!! Kiriman dari Sulsel, Ratusan Detonator Itu Hampir Saja Masuk Ketapang

Lagi-lagi Kiriman dari Sulsel

BARANG BUKTI. Petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internsional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulsel membongkar kemasan kue kering yang berisi lima paket detonator, Minggu (11/6) subuh. POLDA KALBAR FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, PONTIANAK- Nyaris saja 500 detonator dari Makassar, Sulsel, mendarat di Ketapang Kalbar. Untung saja, petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Internsional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), sukses menyita barang berbahaya itu, Minggu (11/6) subuh.

Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Sugeng Hadi Sutrisno kepada Rakyat Kalbar mengatakan, berdasarkan keterangan petugas Avsec bandara, detonator yang dikemas ke dalam lima kardus itu siap untuk dikirimkan ke Ketapang menggunakan jasa pengiriman ekspres Jalur Nugraha Ekakurir. “Ratusan alat pemicu bom itu terdeteksi saat melintasi pemeriksaan mesin X-ray di terminal cargo,” kata AKBP Sugeng Hadi Sutrisno.

Lanjut Sugeng, saat berada di bagian kargo bandara dan ditimbang, petugas tidak curiga dengan paket yang dikirim melalui perusahaan jasa pengiriman dengan nomor register SMU 3689331 itu. Setelah dimasukkan dalam mesin pemindai X-ray barulah terdeteksi adanya kejanggalan.

Petugas lantas memerintahkan kurir yang dalam keterangannya tertulis berisi dokumen dan makanan itu membuka paket tersebut.  “Setelah dibongkar, hasilnya, paket dengan keterangan Pemberitahuan Tentang Isi (PTI) menyebutkan isi paket itu adalah dokumen, ternyata berisi 500 detonator yang dibungkus dengan karton dan pembungkus kue,” jelas AKBP Sugeng.

Rencana paket tersebut akan dikirim menggunakan pesawat Garuda nomor penerbangan GA-611 dengan tujuan Pontianak (PNK). “Paket tersebut dikirim atas nama H. Jamaluddin beralamat di Daeng Karamang Sungguminasa, Gowa, Sulsel,” jelasnya.

Sekitar pukul 09.35, barang bukti berupa paket berisi detonator itu telah diserahterimakan dari pihak kargo kepada personel Polsek Kawasan Bandara di Ruangan Air Cargo Terminal Supervisor RA Cargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, untuk diperiksa lebih lanjut. Sementara penerima yang tertera di paketan tersebut adalah H Raji, warga Jalan MT. Haryono, Gang Cenderawasi Nomor 24, Ketapang, Kalbar.

Saat ini, kepolisian di Sulsel maupun Kalbar masih mendalami kasus ini. Kepolisian juga belum tahu persis apa tujuan pengiriman detonator ke wilayah Kalbar itu. Apakah untuk dimanfaatkan kegiatan-kegiatan teror atau untuk bom ikan. “Yang jelas ini sudah kedua kalinya terjadi di bandara,” ungkap AKBP Sugeng.

Untuk diketahui, penggagalan pengiriman detonator ke Kalbar dari Makassar ini merupakan kali keduanya. Pertengahan Januari 2017 lalu juga ditemukan hal serupa yang tujuannya ke Pontianak. Alamat yang dituju, ternyata rumah kosong. Begitu juga nomor kontak pada paketan itu mendadak tak aktif.  (Ocsya Ade CP/rk)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 11:02

Anjing Penyebar Rabies Harus Dimusnahkan

PONTIANAK- Kondisi Kalbar Tanggap Darurat Rabies harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:44

ASTAGA..!! Usai Menggigit, Anjing Itu Dibunuh Lalu Disantap Ramai-Ramai

SEKADAU- Serangan anjing gila alias hewan penyebar rabies (HPR) kian meluas di Kabupaten Sekadau, Kalbar.…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:10

WUIHHH…!! Lihat Nih, Warga Tangkap Ikan Besarrrrrr…!!!

PUTUSSIBAU- Sungai di pedalaman Kabupaten Kapuas Hulu mulai mengering. Nah, sudah menjadi tradisi warga…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:44

Rabies Kian Menyebar di Sekadau, Bocah Lima Tahun Kritis Digigit Anjing

SEKADAU- Hewan Penular Rabies (HPR) masih berkeliaran di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalbar. Gigitan…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:35

WIDIHH..!! Tiga Sapi Mati Gara-Gara Digigit Anjing Rabies, Lalu Dagingnya Dimakan Bersama

Anjing gila alias anjing terinfensi rabies kembali makan korban. Kali ini di Dusun Saka Tiga. Dusun…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:28

Ini Kisah Bocah Delapan Tahun Memeluk Islam

Hidayah menyapa. Yogi Setiady yang baru berusia delapan tahun menjadi mualaf atas keinginan dirinya…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:34

Bocah Ini Masuk Islam Diantar oleh Ibu Kandungnya yang Non Muslim

Yogi Setiady namanya. Bocah laki-laki berusia 8 tahun itu terlahir dari pasangan orangtua non muslim…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:24

Tak Mudah Jaga Tapal Batas Negara

Di usianya yang ke-72, Tentara Nasional Indonesia (TNI) tak kenal lelah menjalankan fungsi menjaga kedaulatan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:23

Jagoi Babang Harus Segera Dibangun

PONTIANAK- Menjaga tapal batas Indonesia-Malaysia di Kalbar memang tidak gampang. Beberapa border serba…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:14

ASTAGA..!! Pergi Sekolah, Pelajar di Sini Bertaruh Nyawa..!!

SEKADAU- Karena jembatan putus, puluhan pelajar SD dan SMP di Dusun Engkulun, Desa Engkulun, Kecamatan…

WOW..!! Situs Sejarah Parauman Ditemukan di Perbatasan

ASTAGA..!! Usai Menggigit, Anjing Itu Dibunuh Lalu Disantap Ramai-Ramai

Anjing Penyebar Rabies Harus Dimusnahkan

YAELAAA...!! Pupuk Negeri Tetangga Lebih Laku

WUIHHH…!! Lihat Nih, Warga Tangkap Ikan Besarrrrrr…!!!

Dilarang Tebang Kayu, Nambang Emas dan Membakar Ladang, Begini Reaksi Warga...

Masih Banyak Warga yang Menolak Anjingnya Divaksin

Amazing..!! Pelajar Sanggau Raih Predikat Peneliti Cilik Terunggul Nasional
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .