UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 10 Juni 2017 12:22
Ini Alasan Si Jambret Sadis Itu Menikam Korbannya
PELAKU. Eko, salah seorang tersangka jambret diamankan di Mapolresta Pontianak, Jumat (9/6). WARGA FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, PONTIANAK- Polisi meringkus Eko, 26, salah seorang pelaku yang menjambret Jumariani dan Beti yang ditangkap warga. Pria asal Palembang, Sumatera Selatan itu dilumpuhkan polisi dengan timah panas. Kedua pahanya ditembak karena berupaya kabur saat hendak ditangkap.

“Saya baru seminggu di Kota Pontianak jualan obat-obatan,” kata Eko di IGD Rumah Sakit Anton Soejarwo Polda Kalbar, kemarin.  Disitat dari Rakyat Kalbar, Eko mengaku menusuk Beti dan melukai Jumariani. Dia kesal karena kedua wanita itu tidak mau melepaskan tasnya, malah mencoba melawan. “Korban melawan, makanya saya tikam. Setelah ditikam, saya lari bersama kawan-kawan saya,” ujar Eko enteng.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol Muhammad Husni Ramli mengatakan, Eko dan rekan-rekannya beraksi ketika kedua korban memasuki ATM. “Tersangka yang kita amankan ini langsung menerobos masuk ke ATM, sehingga terjadi tarik-menarik tas antara korban dan pelaku,” kata Kompol Husni.

Dua perempuan muda yang jadi korban ini sempat mencoba membela diri. Mereka juga sempat berteriak meminta pertolongan. Panik, Eko langsung menusuk salah seorang korban pada bagian punggung dengan sebilah pisau kecil. Mendengar teriakan minta tolong, warga datang ke lokasi, termasuk salah seorang juru parkir di dekat ATM tersebut.

“Tukang parkir (Mulyadi, red) tersebut ikut jadi korban penganiayaan dari pelaku, yaitu melukai pada bagian punggung dan lengannya saat menolong korban,” ungkap Kompol Husni. 

Jajaran Sat Reskrim Polresta Pontianak sudah menahan Eko. Sementara tiga rekannya berinisial IL, AM dan AN berhasil melarikan. Saat ini dalam proses pengejaran unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak. “Adapun barang bukti yang diamankan dari kejadian ini, tas milik korban, sejumlah uang, senjata tajam (Sajam) yang digunakan pelaku pada saat melaksanakan aksinya, serta kendaraan yang digunakan,” jelas Kompol Husni.

Eko dan ketiga rekannya baru datang ke Kota Pontianak dari Palembang. Dari pengakuannya, mereka ke Pontianak dengan alasan menjual obat. “Pelaku terancam pasal 365 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan. Sementara korban, termasuk juru parkir yang memberikan pertolongan, hingga sore masih mendapat perawatan di Rumah Sakit Anton Sudjarwo Polda Kalbar,” jelas Kasat Reskrim.  (Ambrosius Junius, Iman Santosa/rk)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 10:18

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual

SAMBAS- Sepanjang 2017 ini, angka peradilan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum mengalami penurunan…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:23

Mantan Wakil Wali Kota Pontianak Syok Masuk DPO

PONTIANAK- Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan Polsek Pontianak Utara pada 24 November…

Rabu, 29 November 2017 13:05

Polisi Masih Dalami Terduga Teroris di Kalbar

Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo, mengatakan, Densus 88 menangkap  dan mengamankan…

Rabu, 29 November 2017 13:02

Ibunda Nurul Hadi Yakin Anaknya Bukan Teroris

SAMBAS- Heboh penangkapan  terduga teroris, Nurul Hadi, oleh Densus 88 Antiteror di Bandara Supadio…

Rabu, 29 November 2017 12:59

BAHAYA..!! Ujung Timur Kalbar Dikepung Banjir

Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini mengakibatkan kawasan ujung timur provinsi Kalimantan Barat…

Rabu, 29 November 2017 12:56

YAELA..!! Mantan Wakil Wali Kota Pontianak jadi DPO Polisi

PONTIANAK- Kabar mengejutkan datang dari Pontianak Utara. Mantan Wakil Wali Kota (Wawako) Pontianak…

Rabu, 29 November 2017 12:11

Operasi Pertama TNI AL di Kalbar, Marinir Serbu Pantai Kura-kura

Ribuan pasukan Korps Marinir melaksanakan latihan operasi pendaratan amfibi di Pantai Kura-kura, Desa…

Sabtu, 25 November 2017 17:18

Warga Pertanyakan Rp15 Ribu untuk Mengubah KK

PONTIANAK- Doris Pardede mempertanyakan penarikan biaya Rp15 ribu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

Selasa, 21 November 2017 11:13

Vijay, Lisa, Mama Laila dan Lili Kembali ke Hutan

PONTIANAK- Empat ekor Orangutan akan dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR),…

Selasa, 21 November 2017 11:12

ADUH..!! Perburuan Hewan Dilindungi Masih Marak

PONTIANAK- Oktober-November 2017, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar menggagalkan upaya…

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .