UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 10 Juni 2017 12:18
SADIS..!! Penjahat Jalanan Semakin Beringas, Ambil Uang di ATM, Dua Wanita Ditusuk
DITUSUK JAMBRET. Nurbaiti mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Anton Soedjarwo Polda Kalbar, Jumat (9/6). WARGA FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, PONTIANAK- Penjahat jalanan bergentayangan di Kota Pontianak. Malahan, penjahat ini makin kejam dan nekat dan tak segan melukai korbannya. Rata-rata mereka mengincar wanita. Seperti yang dialami Jumariani bersama kakaknya Nurbiati.

Peristiwa itu terjadi ketika kedua remaja putri tersebut akan mengambil uang di ATM BRI Jalan Sultan Abdurrahman, Pontianak Kota, Jumat (9/6). “Saat keluar dari ATM, mereka (tersangka) merampas tas kami,” cerita Jumiriani kepada wartawan di Rumah Sakit Anton Soedjarwo Polda Kalbar.

Namun Jumariani dan Nurbiati adalah wanita pemberani. Keduanya melawan, namun apalah daya seorang wanita. “Kami berkelahi dengan mereka, mereka pun jadi melawan dan mengeluarkan pisau. Salah seorang tersangka menikam si Beti (panggilan akrab Nurbiati), saya diterajang hingga tercampak. Kemudian saya teriak-teriak,” tuturnya.

Jumariani juga hampir ditusuk. Pisau yang diayunkan salah seorang tersangka ditangkisnya, hingga tangan kirinya luka beset. Sedangkan Beti menderita luka tusuk di perut kirinya. “Kami belum sempat mengambil uang dan baru akan membuka pintu ATM yang terletak di antara kantor PTPN XIII dan Gedung PCC (Pontianak Convention Center) itu. Pas mau masuk, buka pintu ternyata ATM-nya mati, jadi belum sempat ambil uang. Beti berada di depan pintu ATM, dikiranya saya sudah selesai ambil uang,” cerita Jumariani.

Setelah mengetahui ATM tidak berfungsi, kedua wanita ini beranjak meninggalkan lokasi. Saat akan pergi, dua tersangka mendekati mereka, sambil melihat kiri dan kanan. Salah seorang dari tersangka tiba-tiba menarik tas Jumariani dari belakang. Saat itulah Beti mencoba menahan tas tersebut.  “Saat itu saya masih menghadap mesin ATM, Beti menghadap ke jalan. Dua orang itu lihat kiri kanan, lalu menarik tali tas saya dari belakang. Makanya Beti tahan tas saya dengan sekuat tenaganya,” jelasnya.

Jumariani langsung berteriak. Tak lama datang dua pria yang mengendarai sepeda motor. Jumariani mengira kedua pria itu akan menolongnya. Salah seorang dari mereka turun dari sepeda motor langsung menendang atau menerjang Jumariani hingga jatuh tersengkur. Sementara rekannya yang masih berada di atas sepeda motor menabrak Beti hingga terjatuh.

 “Saat itulah Beti ditusuk dan tersangka berusaha menusuk saya, tapi saya tangkis. Kemudian mereka berempat berusaha kabur mengendarai sepeda motor. Namun salah seorang dari mereka berhasil ditangkap warga,” ungkap Jumariani, seperti dilansir Rakyat Kalbar.

Salah seorang pelaku ternyata tidak hanya menusuk Nurbaiti, tetapi juga Mulyadi, warga yang berupaya membantu kedua wanita tersebut. Mulyadi menderita empat tusukan di tubuhnya. (Ambrosius Junius, Iman Santosa/rk)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 11:07

YAELAAA...!! Pupuk Negeri Tetangga Lebih Laku

SINTANG- Petani Lada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya Desa Wana Bhakti atau biasa…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:04

Amazing..!! Pelajar Sanggau Raih Predikat Peneliti Cilik Terunggul Nasional

SANGGAU- Luar biasa! Kabupaten Sanggau seperti tak henti-hentinya menelurkan siswa-siswi berprestasi,…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:02

Anjing Penyebar Rabies Harus Dimusnahkan

PONTIANAK- Kondisi Kalbar Tanggap Darurat Rabies harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi…

Rabu, 18 Oktober 2017 10:19

Dilarang Tebang Kayu, Nambang Emas dan Membakar Ladang, Begini Reaksi Warga...

PUTUSSIBAU- Karena dilarang tebang kayu, menambang emas dan membakar ladang, ratusan warga yang tergabung…

Senin, 16 Oktober 2017 12:23
Khazanah Budaya Dayak di Bumi Kalimantan Semakin Lengkap

WOW..!! Situs Sejarah Parauman Ditemukan di Perbatasan

PONTIANAK- Ditemukannya situs sejarah Dayak Selako berupa Parauman atau Bahaum di Dusun Batu Itam, Desa…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:44

ASTAGA..!! Usai Menggigit, Anjing Itu Dibunuh Lalu Disantap Ramai-Ramai

SEKADAU- Serangan anjing gila alias hewan penyebar rabies (HPR) kian meluas di Kabupaten Sekadau, Kalbar.…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:20

Masih Banyak Warga yang Menolak Anjingnya Divaksin

SEKADAU- Bupati Sekadau, Rupinus menyempatkan diri melayat Sentia Resa di kamar jenazah RSUD setempat.…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:10

WUIHHH…!! Lihat Nih, Warga Tangkap Ikan Besarrrrrr…!!!

PUTUSSIBAU- Sungai di pedalaman Kabupaten Kapuas Hulu mulai mengering. Nah, sudah menjadi tradisi warga…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:44

Rabies Kian Menyebar di Sekadau, Bocah Lima Tahun Kritis Digigit Anjing

SEKADAU- Hewan Penular Rabies (HPR) masih berkeliaran di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalbar. Gigitan…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:35

WIDIHH..!! Tiga Sapi Mati Gara-Gara Digigit Anjing Rabies, Lalu Dagingnya Dimakan Bersama

Anjing gila alias anjing terinfensi rabies kembali makan korban. Kali ini di Dusun Saka Tiga. Dusun…

WOW..!! Situs Sejarah Parauman Ditemukan di Perbatasan

ASTAGA..!! Usai Menggigit, Anjing Itu Dibunuh Lalu Disantap Ramai-Ramai

Anjing Penyebar Rabies Harus Dimusnahkan

YAELAAA...!! Pupuk Negeri Tetangga Lebih Laku

WUIHHH…!! Lihat Nih, Warga Tangkap Ikan Besarrrrrr…!!!

Dilarang Tebang Kayu, Nambang Emas dan Membakar Ladang, Begini Reaksi Warga...

Masih Banyak Warga yang Menolak Anjingnya Divaksin

Amazing..!! Pelajar Sanggau Raih Predikat Peneliti Cilik Terunggul Nasional
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .