UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Sabtu, 10 Juni 2017 12:08
120 Ton Rotan Hendak Diselundupkan ke Malaysia
TINJAU ROTAN TANGKAPAN. Pejabat Kanwil Bea Cukai Kalbar meninjau KLM Anugrah Maulana II yang bermuatan rotan di muara Sungai Kapuas, Jumat (9/8) siang. OCSYA ADE CP

PROKAL.CO, PONTIANAK- Sebanyak 120 ton rotan gagal diselundupkan ke Malaysia.  Kejadiannya, 6 Mei 2017 lalu. Rotan ini berasal dari Kumay, lewat jalur darat dibawa ke Pangkalan Bun, Kalteng. Rencananya hendak dibawa ke Sibu, Malaysia. Kapal pembawa rotan yang ditangkap adalah KLM Anugerah Maulana II, GT 88. Berisi sembilan anak buah kapal dan seorang nahkoda. “120 ton itu sekitar 2.800 bundel rotan. Perkiraan jika dirupiahkan itu senilai Rp1 miliar,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (BC) Kalbar, Saifullah Nasution.

Diungkapnya, membongkar penyelundupan tersebut tidak gampang. Anugerah Maulana II melakukan kamuflase. Kapal itu punya Surat Izin Berlayar (SIB) yang dikeluarkan otoritas di Semarang. Di perizinan tertulis tujuan kapal adalah Ranai, Natuna.  “Mereka berkelit, seolah ingin lepas dari wilkum (wilayah hukum) kepabaenan. Namun setelah menggali informasi dan melihat bukti-bukti, perjalanan mereka adalah menuju ke Sibu. Dan rotan itu diangkut dari Pangkalan Bun,” ungkapnya.

Ia curiga, sudah lebih dari sekali rotan diselundupkan ke Sibu. “Dalam waktu tiga bulan saja, saya sendiri mendapatkan informasi sebanyak empat kali penyelundupan itu terjadi. Namun, dalam keterbatasan yang kita miliki, akhirnya yang ini kita berhasil menangkapnya,” terang Saifullah.

Penangkapan tersebut, lanjut dia, bagian dari Operasi Jaring Sriwijaya. Anugerah Maulana II ditangkap tepat di perairan Padang Tikar, Kubu Raya. Dari sepuluh awak kapal yang diperiksa, nahkoda berinisial AJ ditetapkan sebagai tersangka.

Saifullah Nasution menegaskan bahwa perairan Kalbar memang rawan. “Berbagai barang dapat dikirim melalui akses perairan ini, termasuk narkoba,” tutur Saifullah kepada sejumlah wartawan, Jumat (9/6). Ia mengakui, BC tak bisa bekerja sendiri menghentikan, menggagalkan, atau mengantisipasi terjadinya penyelundupan. Sebab, personil, sarana, serta prasarana yang dimiliki pihaknya minim.

 “Keterbatasan kita itu ada pada jangkauannya. Pintu laut juga terbuka, naik tanjung ke atas terus belok saja sudah Malaysia. Namun patroli secara intensif akan terus kita lakukan,” tegasnya. Sambung Saifullah, “Narkoba itu bisa iya (lewat jalur perairan,red)”.

Limit kemampuan BC ini membuat dia harus selalu berkoordinasi dengan TNI Angkatan Laut maupun Direktorat Pol Air Polda Kalbar. “Sejauh ini koordinasi kita cukup baik berkaitan dengan keamanan perairan Kalbar,” ujarnya. “Dan sudah dilakukan penahanan, dititipkan  di Rutan Pontianak,” tukasnya. (Achmad Mundzirin/rk)

 


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 10:44

NEKAT..!! Residivis Kabur dengan Tangan Terborgol, Dooorrrr... Lalu MATI...!!

PONTIANAK-  Hidup Yulianto alias Yanto Lebar akhirnya tamat. Ya, pria yang sudah  4 kali keluar…

Kamis, 22 Juni 2017 11:49

Dugaan Kasus Korupsi Meubeler, Rektor IAIN Pontianak Kembali Diperiksa

PONTIANAK- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Hamka Siregar kembali diperiksa polisi…

Rabu, 21 Juni 2017 11:53

Usai Mencopet, Keluarga Bawa Keterangan Surat Gila

PONTIANAK- Lagoa warga UKA Jalan Komyos Soedarso, Pontianak Barat kedapatan mencopet dompet warga di…

Minggu, 18 Juni 2017 16:25

MAKIN KEJI..!! Pakai Pisau Taji, Dua Begundal Peras Uang Warga

PONTIANAK- Kejahatan di Kota Pontianak makin menjadi. Minggu (11/6) dinihari lalu, Zainal dan Sugianto…

Minggu, 18 Juni 2017 14:01

Hindari Motor, Fortuner Nyemplung Parit

PONTIANAK- Hanya karena menghindari motor, sebuah Toyota Fortuner nyemplung ke dalam parit di Jalan…

Jumat, 16 Juni 2017 15:32
Terminal Batu Layang Terbunuh Sepi

Sekali Jalan Paling Banyak Cuma Angkut 8 Orang

Sudah jamak terjadi, jika mendekati lebaran, terminal penumpang akan penuh sesak dengan manusia yang…

Jumat, 16 Juni 2017 15:10

TAK TAHU DIRI..!! Pembantu Cabuli Anak Majikan

PONTIANAK- Bukannya bersyukur karena diberi tempat tinggal,  Lim Tjing Peng malah berbuat tak senonoh…

Jumat, 16 Juni 2017 15:07

Dituduh Curi Handphone, Aldi Dibacok

PONTIANAK- Naas banget nasib Aldi. Dituduh mencuri handphone, Aldi pun dibacok Sa, di kelurahan Kampung…

Kamis, 15 Juni 2017 13:01

Polisi, Jaksa dan Hakim Bertemu, Inilah yang Dibahas

PONTIANAK- Untuk menjalin kerja sama dan berkoordinasi, 3 penegak hokum pun bertemu. Kepolisian, kejaksaan…

Rabu, 14 Juni 2017 18:14

Balihonya Dirusak, Pria Ini Marah dan Lapor Polisi

PONTIANAK- Pilkada Pontianak masihlah lama. Bahkan pendaftaran bakal calon Wali Kota Pontianak belum…

Dugaan Kasus Korupsi Meubeler, Rektor IAIN Pontianak Kembali Diperiksa

NEKAT..!! Residivis Kabur dengan Tangan Terborgol, Dooorrrr... Lalu MATI...!!

Usai Mencopet, Keluarga Bawa Keterangan Surat Gila
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .