UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Sabtu, 10 Juni 2017 11:59
NGAPAIN KAU…?? Warga Malaysia Ini Sembunyi di Bawah Jok Mobil
TERSANGKA. Grosen Edly, warga Malaysia yang diamankan petugas Imigrasi Entikong, Sanggau, Jumat (9/6). IMIGRASI FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, SANGGAU- Grosen Edly, warga Malaysia ini harus merasakan dinginnya penjara di Indonesia. Ya, pria ini diringkus jajaran Polsek Entikong saat memasuki wilayah Indonesia tanpa dilengkapi paspor.  Kejadiannya 10 Mei 2017 sekitar pukul 09.30.

Saat itu anggota Polsek Entikong Bripka Sugeng Tri Pratomo dan Bripda Yordan Yoga Torop saat itu sedang melaksanakan patroli di daerah Dusun Ponti Tapau, Desa Entikong, Kecamatan Entikong menemukan tersangaka Grosen Edly anak Hendry di pinggir jalan dengan membawa sebuah koper berisi pakaian.

“Saat ditanya tersangka tak bisa menunjukkan paspor,” kata Kepala Imigrasi Kelas 2 Entikong Herry Prihatin saat dikonfirnasi wartawan via selular, Jumat (9/6). Karena melakukan pelanggaran keimigrasian, tersangka akhirnya diserahkan ke Imigrasi Kelas II Entikong untuk diproses.

“Tanggal 8 Juni 2017 kita gelar perkara tindak pidana keimigrasian di aula Kantor Imigrasi Kelas II Entikong Jalan Lintas Malindo, Desa Entikong Kecamatan Entikong,” terang Herry.

Herry menambahkan, setelah dilaksanakan pemeriksaan, tersangka mengakui dirinya tidak melapor kepada Imigrasi saat akan memasuki wilayah Indonesia. Tersangka bersembunyi di bawah jok mobil yang ditumpanginya saat masuk ke wilayah Indonesia, Selasa (9/5) lalu. “Katanya dia masuk ke Indonesia ingin berjumpa dengan kawannya bernama Burhan yang di kenalnya saat bekerja di kilang di Malaysia yang beralamat di Dusun Ponti Tapau,” ujar Herry.

Tersangka mengaku mengetahui prosedur yang harus dilakukan, apabila akan memasuki negara lain. Yakni harus menggunakan paspor. “Alasan dia pasportnya ditahan bosnya,” ujarnya.  Dari hasil gelar perkara tersebut, tersangka Grosen Edly anak Hendry terbukti telah dengan sengaja memasuki wilayah Indonesia tanpa melalui pemeriksaan oleh petugas Imigrasi. Dia hanya menggunakan Identity Card (IC) saja. Dia juga terbukti tidak memiliki dokumen perjalanan yang sah dan masih berlaku pada saat masuk dan/atau berada di wilayah Indonesia. Grosen Edly dijerat pasal 119 ayat 1 UU Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. (kia)


BACA JUGA

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:06

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

 Perajin rotan di Sambas makin terjepit. Salah satu perajin bernama Muslihad mengungkapkan, membuat…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:05

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

SAMBAS- Produk rotan tak kunjung membaik di Kalbar, khususnya di Kabupaten Sambas. Menurunnya nilai…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:23

Puluhan Rumah Terendam, Ratusan Warga Mengungsi

NANGA MAHAP- Tingginya curah hujan tiga hari terakhir di pedalaman Sekadau, membuat aliran sungai meluap.…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:21

Kualitas DAS di Kalbar Menurun, Begini Akibatnya

PONTIANAK- Daerah aliran sungai atau DAS di Kalbar, kualitasnya semakin tahun semakin menurun. Hal ini…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:29

Tambang Ilegal Merajalela, Sungai Terancam Tercemar

SAMBAS- Pencemaran sungai di Sambas sudah sangat meresahkan warga, dampak dari pertambangan ilegal.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:18
Jelang

Warga Bercocok Tanam di Malaysia, Ini yang Dilakukan Danrem dan Pemerintah

Masalah di perbatasan Indonesia-Malaysia di Camar Bulan, belumlah tuntas. Yang pasti, Malaysia mengizinkan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 12:27

Gara-Gara Ini, Truk CPO Masuk Parit

SAMBAS- Truk tangki milik CV Ayukng Dirie yang mengangkut Crude Palm Oil (CPO) masuk parit di kawasan…

Senin, 02 Oktober 2017 11:58

Kehidupan Transmigran asal Semarang di Kayong Utara Membaik

MATA-MATA- Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyambangi warga trasmigrasi asal Semarang yang bermukim…

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

Perajin Rotan Sambas Tergerus Modernisasi

Kelola Sawah Itu Mesti Serius

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

Makin Susah Dapat Rotan di Hutan

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .