UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Selasa, 06 Juni 2017 12:14
Sabu 1 Kg Asal Malaysia Lolos di PLBN Entikong, Dibekuk BNNP Kalbar
PERUSAK GENERASI. Kedua tersangka narkoba TS dan SB berserta barang bukti sabu diamankan di markas BNNP Kalbar, Senin (5/6) siang. OCSYA ADE CP

PROKAL.CO, PONTIANAK- Kembali PLBN Entikong kebobolan. Bagaimana tidak, satu kilogram sabu bisa lancer keluar dari pos lintas batas ini. Ya, barang ini sempat lolos dari pemeriksaan Bea dan Cukai di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong. Untungnya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) tidak kecolongan.

Dibantu jajaran Polda Kalbar dan TNI, berhasil meringkus tersangka berinisial TS, warga Sintang di Jalan Tekam, tepatnya di depan Gang Abdullah, Pontianak Timur, Jumat (2/6) sekitar pukul 19.35. “Mungkin sudah dilakukan penggeledahan oleh Bea Cukai di PLBN, namun tidak berhasil ditemukan,” kata Kepala BNNP Kalbar, Brigjen Pol Nasrullah kepada wartawan saat rilis di markasnya, Senin (5/6).

Nasrullah mengungkapkan, melalui proses yang panjang, penyelidikan dilakukan setelah jajarannya mendapatkan informasi dari masyarakat, ada narkoba masuk ke wilayah Kalbar dari Sarawak, Malaysia. BNNP berkoordinasi dengan Bea Cukai Entikong untuk mengetahui keluar masuknya bus antarnegara.

 “Dari Malaysia sampai ke Kalbar, paket sabu tersebut dibawa oleh tersangka SB, warga Pontianak. Sekitar pukul 19.00, TS datang ke Pool Damri di Jalan Sultan Hamid 2, Pontianak Timur untuk bertemu SB,” jelas Nasrullah.

Setelah ditimbang dengan plastiknya, paket sabu itu seberat 1.012,5 gram. Sabu dikemas dalam plastik transparan. Dibungkus dalam kemasan Rafied Chinese Tea, plastik berwarna kuning gold. Kemudian dimasukan lagi ke dalam kotak detergen. Kotak tersebut dibungkus lagi dengan plastik transparan dan dimasukan ke dalam plastik berwarna kuning.

Setelah diterima, TS langsung menghubungi IY. TS sepakat menentukan tempat menyerahkan paket itu kepada IY.  “Di sana (Pool Damri) TS menerima barang dari SB. Kemudian barang itu di bawa TS untuk ditujukan kepada pemesan (pihak ketiga),” kata Nasrullah.

Mobil yang ditumpangi TS dibuntuti petugas. Dalam perjalanan anggota yang mengintai langsung menghentikan mobil tersebut. Ada empat orang di dalam mobil. Petugas BNNP langsung menggeledah semua penumpang. Tiga lainnya hanya menumpang mobil tersebut.

“Sabu kita dapatkan dari tangan TS. Ada juga satu paket sabu dibungkus plastik klip tranparan seberat 0,1 gram,” ungkapnya.

Tersangka TS langsung dibawa ke markas BNNP di Jalan Parit H Husin II Pontianak. Kemudian petugas menjemput SB yang saat itu masih berada di Pool Damri. “Dalam kasus ini tersangkanya ada dua orang yang kita tangkap,” tegas Nasrullah.

Walaupun memungkinkan ada tersangka lain yang memesan, Nasrullah mengaku sulit untuk meringkusnya. Karena keterbatasan barang bukti, maka sangat sulit melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Untuk sementara yang bisa kita kembangkan hanya dua orang ini,” ujarnya.

Nasrullah mejelaskan, dari hasil pemeriksaan, sabu itu dari  Malaysia. TS dan SB mengaku sudah dua kali menyelundupkan narkoba tersebut. “Dari pengakuannya, sudah pernah lolos satu kali. Kedua kalinya yang ketangkap ini,” ungkapnya.

Sabu tersebut rencananya akan diedarkan di Kota Pontianak dan sekitarnya. Dipesan dan diserahkan kepada TS. “TS juga mengedarkan sendiri. Ada orang lain yang dia hubungi, hanya belum bisa kita ungkap,” papar Nasrullah.

Terkait bus yang ditumpangi untuk membawa sabu tersebut, Nasrullah mengatakan, pihak Damri tidak terlibat. “Kita sudah komunikasi dengan pengelola Damri, untuk sementara bus di simpan di sana (Pool Damri) tidak boleh digunakan. Perusahaan itu tidak ada keterlibatannya, ini orang perorang saja,” jelasnya.

Mempertanggungjawabkan aksinya, TS dan SB diancam hukuman mati. “Tapi tergantung putusan hakimnya nanti dalam sidang,” kata Nasrullah.  (Ambrosius Junius/rk)


BACA JUGA

Rabu, 10 Januari 2018 13:02

JOSS..!! Polisi Perbatasan Sita Sparepart Senilai Rp1 Miliar

BENGKAYANG- Penyelundupan sparepart sepeda motor dan mobil asal Malaysia masih marak terjadi. Buktinya,…

Sabtu, 30 Desember 2017 12:08

Habiskan Uang Nasabah, Pimpinan Cabang Asuransi Diciduk

 PONTIANAK- Yogi Harisman alias Yogi, Pimpinan Cabang Asuransi BNI Life yang terletak di Jalan…

Sabtu, 30 Desember 2017 12:06

Mobilnya Terhalang, Wanita Cantik Dipukuli

PONTIANAK- Mariana warga Jalan Lombok, Kecamatan Pontianak Selatan ini menjadi korban penganiayaan.…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:52

DIBUNUH...??? Arisa Ditemukan Tewas Tak Wajar di Pinggir Jalan

PUTUSSIBAU- Anis Fatul Arisa, gadis 22 tahun asal Malang, Jawa Timur ini ditemukan tewas penuh dengan…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:45

KAPOKK..!! Nekat Jambret di Dekat Polsek, Ditembak Polisi Menjerit-Jerit

PONTIANAK- Masih siang, Darwin alias Win nekat melakukan jambret di Jalan Sultan Hamid II, Kelurahan…

Sabtu, 23 Desember 2017 14:26

NESTAPA..!! Mencuri Keranjang dan Kelapa, Demi Beli Makan dan Rokok

PONTIANAK- Beralasan untuk beli makan dan rokok, Andi nekat mencuri keranjang dan buah kelapa di warung…

Senin, 18 Desember 2017 10:58

MAMPUS..!! Penjambret 13 TKP Terkapar Ditembak

PONTIANAK- Selama dalam masa tahanan, para narapidana selalu dibimbing dan diberi pencerahan agar kelak…

Senin, 18 Desember 2017 10:50

INI LOH..!! Bukti Kalbar Masih Marak Pembalakan Liar

PONTIANAK- Polisi semakin gencar menangkap pelaku pembalakan liar di wilayah Kalbar. Mulai November…

Sabtu, 09 Desember 2017 11:00
Komunitas Gay Cari Mangsa Lewat Medsos

Kirim Gambar Porno, Mengajak Agar Jadi Gay

PONTIANAK- Komunitas gay di Pontianak makin berani. Tiga orang ditangkap atas aksi pornografi. Atas…

Rabu, 29 November 2017 12:05

Ketahuan Menjambret, Dua Remaja Bonyok Habis..!!

PONTIANAK- Wajah Okta dan Nugi babak belur. Ya, keduanya menjambret smartphone bocah 12 tahun di depan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .