UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 31 Mei 2017 12:22
MANTAP..!! Pontianak Digelontor 116 Ton Bawang Putih
MURAH MERIAH DIBURU. Ratusan masyarakat Kota Pontianak berdesak-desakan memburu bawang putih murah di Pasar Flamboyan, Kota Pontianak, Selasa (30/5). RISKA NANDA

PROKAL.CO, PONTIANAK- Harga bawang putih mendadak turun di Pontianak. Ini tak lain karena pemerintah menggelontor bawang putih murah di dua pasar di Pontianak. Dua pasar yang disasar adalah Pasar Flamboyan dan Pasar Mawar. Total ada 116 ton bawnag putih yang dijual murah.

"Ini operasi pasar untuk memberikan shock teraphy. Kedepan ini ada pengiriman secara kontinyu," kata Staf Ahli Bidang Hubungan Internasional, Kementerian Perdagangan, Dony Edward. Ia mengharapkan, jumlah bawang putih yang mereka lempar ke pasar kemarin cukup untuk sementara membuat jera para spekulan. “Kami ditugaskan oleh Pak Menteri untuk memastikan operasi pasar terhadap bawang putih di Pontianak, Kalbar, berjalan dengan baik dan lancar," tuturnya, di sela-sela meninjau operasi pasar di Pasar Mawar.

Rupanya, operasi pasar yang dilakukan ini hanyalah titik awal menjaga kestabilan harga. Dony menjelaskan, suplai bawang putih tidak akan berhenti pada hari itu saja. Berlanjut secara terus menerus, agar harganya tidak naik lagi.

Dony ingin pasokan 116 ton bawang putih yang diimpor dari Tiongkok oleh dua distributor besar Jakarta dan masuk Pontianak melalui pelabuhan Dwikora, dapat meredakan gejolak harga secara umum. "Fokusnya di Pontianak, dengan maksud ini dapat menyebar. Kan distributor yang ada di sini memiliki jaringan, sehingga sampai lah ke kabupaten dan kota lainnya," tukasnya.

Untuk Kota Pontianak, operasi pasar memang difokuskan di dua lokasi pasar utama, Flamboyan dan Mawar. Dalam operasi pasar tersebut, bawang putih hanya dijual seharga Rp30 ribu perkilogramnya. Baik masyarakat maupun distributor boleh membeli berapapun yang mereka mau dengan syarat harus disuplai kepada yang lain dengan harga terjangkau, antara Rp32 ribu-Rp38 ribu.

"Tadi masih ada saya jumpai yang jual Rp60 ribu, Rp65 ribu, dengan masuknya bawang ini nanti dia mau jual Rp38 ribu. Jadi dengan adanya operasi pasar yang menjual bawang putih Rp30 ribu, lonjakan harga bawang putih di Kalbar bisa diredam," tandas Dony.

Ratusan warga terang saja memadati Pasar Flamboyan dan Pasar Mawar Pontianak. Wajar, sepekan belakangan, harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional tembus Rp120 ribu perkilogramnya. Meski operasi pasar bawang putih belum dibuka, sejak sekitar pukul 07.00, ratusan warga sudah memadati halaman dua pasar itu. Ibu rumah tangga sampai bapak-bapak terlihat sama banyak jumlahnya. Sejumlah rupiah tergenggam erat di tangan mereka.

Wakil Gubernur Christiandy Sanjaya berharap setelah intervensi pasar oleh pemerintah ini harga bawang putih bisa normal kembali. Sebelumnya, karena ketersediaan impor sedikit dan adanya dugaan penimbunan oleh oknum pedagang, bawang putih di pasaran harganya mencapai Rp100 ribu-Rp120 ribu perkilogramnya.

Sebanyak 116 ton bawang putih ini, lanjut Christiandy, akan didistribusikan hingga ke daerah melalui pedagang yang saat ini membeli. Bila memang terjadi kekurangan, pemerintah masih memiliki stok dan dalam waktu dekat akan digelontorkan. "Kita ada 116 ton yang didrop di Kalbar ini. Dan rencananya nanti masih akan ditambah dari Bulog sekitar 10 ton. Dan kalaupun nantinya masih diserap dan kebutuhannya belum cukup, ini pihak kementerian bekerja dengan distribusi besar nasional. Tetap diusahakan mencukupi," janjinya.

Harga yang dipatok oleh kementerian merupakan harga untuk pedagang. Dari pedagang ke konsumen di kisaran Rp35 ribu sampai Rp40 ribu perkilogramnya. "Diharapkan nanti kalaupun sampai se-Kalbar nanti sampai Kapuas Hulu dan sebagainya, harganya tidak melampaui Rp35 ribu-Rp40 ribu. Karena kita sudah tahu harga dasar yang diberikan oleh distributor besar," jelas Christiandy. (Fikri Akbar, Rizka Nanda/rk)


BACA JUGA

Kamis, 19 April 2018 19:13
Rapatkan Barisan Tangani TBC, Stunting dan Imunisasi

Menkes Pesimis Hadapi Bonus Demografi

PONTIANAK- Indonesia urutan tertinggi kedua di dunia penderita tuberculosis (TBC). Kondisi ini semakin…

Kamis, 19 April 2018 19:11
Kejari Kapuas Hulu Selidiki Proyek Penguatan Tebing Kapuas

YAELA, KASUS NIH..!! Belum Setahun Miring dan Roboh

PUTUSSIBAU- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas Hulu sedang membidik proyek penguatan tebing sungai Kapuas…

Kamis, 19 April 2018 19:07

GAGAH BANGET..!! Selamat..!! Gator dan Pirates Capai 1.000 Jam Terbang

Dua penerbang termpur Skadron Udara 1, Pangakalan Udara (Lanud) Supadio, Pontianak menoreh prestasi.…

Kamis, 19 April 2018 19:05
Menkes Resmikan Dua Puskesmas di Perbatasan Sanggau

EMANG BISA? Menkes Ingin Hapus Tren Berobat ke Luar Negeri

ENTIKONG- Kecamatan Entikong dan Balai Karangan Kabupaten Sanggau kini memiliki Puskesmas yang representatif.…

Senin, 16 April 2018 11:31

Satgas Pamtas Yonif RK 644/Wls Kembali Temukan Tanaman Ganja

PUTUSSIBAU- Untuk kesekian kalinya, Batalyon Infanteri Rider Khusus 644 Walet Sakti yang tengah mengemban…

Jumat, 06 April 2018 09:13

KASIHAN, Karena Alih Fungsi Hutan, Orangutan Makin Terpinggirkan

PONTIANAK- Orangutan sering diburu dan dibunuh akibat tumpang tindih habitatnya dengan lahan masyarakat.…

Jumat, 06 April 2018 09:07
Misteri di Balik Mayat dalam Septic Tank

KARENA INI, Luluk Bunuh Perempuan Ini, Lalu Mayatnya Dibuang ke Septic Tank

Misteri penemuan mayat Suprihatin dalam septic tank Warung Makan Rojo Koyo, di Jalan Mayor Alianyang,…

Jumat, 06 April 2018 08:53
Dari Sarawak ke Kalbar Melalui Jalan Tikus dan Tanpa Paspor

HAHA KOCAK..!! Diperiksa Prajurit TNI, Perempuan Filipina Ini Pura-pura Bisu

ENTIKONG- Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 642/Kapuas mengamankan perempuan…

Selasa, 27 Maret 2018 12:06

Sempat Dituduh Mencuri, Dua Prajurit TNI Dilepaskan Polisi Malaysia

PONTIANAK- Kopda M. Rizal dan Prakar Subur Arianto akhirnya dapat menghirup udara bebas. Kemarin (26/3),…

Selasa, 27 Maret 2018 12:02
Korupsi Pengadaan Meubeler Rusunawa IAIN Pontianak, Hamka Siregar Divonis Bersalah

Putusan Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

PONTIANAK- Rakyat Kalbar memberitakan, majelis hakim yang diketuai Haryanto menjatuhi vonis 1,4 tahun…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .