UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 31 Mei 2017 12:17
Wali Kota Ancam Operasi Pasar 1 Bulan
Sutarmidji

PROKAL.CO, PONTIANAK- Wali Kota Pontianak, Sutarmidji berencana kembali meminta pasokan bawang putih untuk Pontianak. Ia mengancam akan melakukan operasi pasar langsung di pasar-pasar jika para pedagang menjual bawang putih di atas harga patokan tertinggi. “Kalau mereka masih menjual di atas harga patokan tertinggi, kita akan lakukan operasi pasar selama satu bulan,” tegas Midji. “Biar saja mereka yang menumpuk bawang putih nanti tidak laku. Coba saja jika tidak percaya, kami akan lakukan itu. Kalau selama satu bulan kita jual Rp25 ribu per kilogram, bisa bangkrut dia,” ancamnya.

Setakat ini, Pemkot Pontianak masih punya cadangan bawang putih sekitar 20-30 ton. Sebelumnya, pemerintah memberikan standar range harga jual bawang putih antara Rp32 ribu-Rp38 ribu. Walikota Pontianak, Sutarmidji, menegaskan dengan digelarnya operasi pasar bawang putih ini, para pedagang tidak boleh menjual melebihi patokan harga tersebut.

“Jika ada yang menjual lebih dari  harga itu, kami akan turun lapangan dan mengecek dari mana dia dapatkan serta beli dimana, akan kita telusuri,” tukasnya. Ia juga mengingatkan kepada para spekulan jika ada yang menyimpan atau menimbun stok bawang putih dengan tujuan menunggu harga tinggi, maka siap-siap berhadapan dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Sutarmidji tak ingin bila pihaknya sudah mendatangkan bawang putih dengan jumlah yang banyak, tetapi harga masih tinggi.

 “Kalau perlu jika terbukti menjual dengan harga tinggi, kita sita bawang putihnya. Kalau jualnya berada di pasar tradisional, saya langsung cabut izinnya tanpa peringatan lagi,” ungkapnya. Wajar saja walikota dua periode ini mengambil tindakan tegas terhadap para pedagang nakal, sebab pasokan bawang putih yang digelontorkan jumlahnya cukup besar. Menurutnya, jika dalam kurun sehari atau dua hari ini harga bawang putih tidak juga normal, yakni tataran di bawah Rp38 ribu, maka dipastikan itu permainan oknum pedagang. “Yang seperti ini kami akan berikan sanksi tindakan yang tegas,” kata Sutarmidji.

Tak cukup itu saja, Sutarmidji menyiapkan langkah hukum bagi para spekulan bandel yang berani melawan. "Kita akan melibatkan Polresta dengan menurunkan tim untuk menelusurinya. Kita pasti tindak, kalau memang dia beli dari sini terus di jual dengan harga sangat tinggi, kita sita bawang putihnya," tegasnya.

Persoalan bawang putih saat ini diakui Sutarmidji sangat menjadi atensinya. Tak cukup berujar di lapangan, walikota dua periode itu pun kembali mengingatkan para spekulan melalui jejaring sosialnya. Melalui akun twitter-nya, @BangMidji menulis: "Setelah operasi pasar 116 ton, ada indikasi spekulan bawang pth mulai panik dan  mulai suplai pasar. Kita tetap berupaya tekan harga 35 ribuan".

Ia juga menjelaskan bahwa kelangkaan bawang putih disebabkan tidak adanya produsen yang bisa memenuhi kebutuhan pasar di dalam negeri sehingga sebagian besar harus diimpor dari luar. Apalagi, kebutuhan akan bawang putih di Kalbar, khususnya Kota Pontianak, lebih tinggi dari rata-rata nasional.

"Harusnya ini sudah terdeteksi dari awal sehingga tata niaga bawang putih betul-betul menjadi perhatian pemerintah pusat. Apalagi kita di Kalbar pasokan bawang putih tergantung dari luar. Semestinya di Kalbar ini ada agen bawang putih di sini," pungkas Midji.  (Fikri Akbar, Rizka Nanda/rk)

 


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 11:26

Acara Puncak Kulminasi Matahari, Bikin Pontianak Mendunia

PONTIANAK- Kota Pontianak tidak hanya kaya akan budaya. Selain itu memiliki ciri khas fenomena alam…

Minggu, 24 September 2017 11:21

JANGAN SETRUM IKAN..!! Nekat, Begini Nih Akibatnya

PONTIANAK- Jangan coba-coba menyetrum ikan di sungai. Polisi khususnya di Pontianak bakal bertindak…

Rabu, 20 September 2017 11:48

Cornelis Pulang ke Rumahnya, Ada Apa?

PONTIANAK- Hampir genap 10 tahun menjabat sebagai Gubernur Kalbar, diakhir masa jabatannya yang tinggal…

Rabu, 20 September 2017 11:43

Ada 4 Pelaku Penganiayaan Nice, Keluarga Ingin Tetap Diproses

 PONTIANAK- Direktur YNDN, Devi Tiomana menyatakan pihaknya hanya memantau kasus bully yang menyebabkan…

Rabu, 20 September 2017 11:40
Tewasnya Anak 11 Tahun Akibat Dibully

Polisi Minta Jenazah Nice Diotopsi

PONTIANAK- Polresta Pontianak telah melakukan gelar perkara tewasnya korban bully yang baru berusia…

Jumat, 15 September 2017 11:33

Otoritas Keamanan Kalbar Tak Mau Kecolongan PCC

PONTIANAK- Seorang anak dan dua dewasa meninggal dunia, lebih dari 80 orang lainnya kritis karena mengkonsumsi…

Jumat, 15 September 2017 11:22

Menyeberang, Yunus Wassalam Diseruduk Mini Bus

SUKADANA- Nasib Muhammad Yunus, warga Dusun Mutiara, Desa Penjalaan, Kecamatan Simpang Hilir, Kayong…

Kamis, 14 September 2017 10:14

Guru SMP Diculik 20 Orang, Disiksa, Akhirnya Tewas

PONTIANAK- Kekerasan hingga menyebabkan tewasnya seseorang kembali terjadi di Kalbar. Yang menjadi korban…

Selasa, 12 September 2017 10:09

Oknum Hakim, dari Suap Hingga Selingkuh

PONTIANAK- Penangkapan oknum Hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Bengkulu, Dewi…

Selasa, 12 September 2017 09:56

YAELAA…!! Gara-Gara Ini, Banyak Guru di Perbatasan “Kabur”

PONTIANAK- Program Guru Garis Depan (GGD) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) tidak…

SEREM..!! Puluhan Pelajar SMAN Tebas Kerasukan

Cornelis Pulang ke Rumahnya, Ada Apa?

Ada 4 Pelaku Penganiayaan Nice, Keluarga Ingin Tetap Diproses

BANJIR PARAH..!! Sepeda Motor pun Digotong

Polisi Minta Jenazah Nice Diotopsi

TEGAS..!! Kapolda Bilang, Jangan Ada Anggota yang Berkhianat..!!

JANGAN SETRUM IKAN..!! Nekat, Begini Nih Akibatnya

Dua Sungai Meluap, Melawi Dikepung Banjir

Acara Puncak Kulminasi Matahari, Bikin Pontianak Mendunia
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .