UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 31 Mei 2017 12:12
NGAKU RUGI..!! Pedagang Tak Mau Jual Bawang Putih Sekilo Rp32 Ribu
IKUT JUALAN. Walikota Sutarmidji ikut menjual bawang putih dalam operasi pasar di Flamboyan Pontianak, Selasa (30/5). RISKA NANDA

PROKAL.CO, Pedagang tentu tak mau rugi. Ya, range harga bawang putih eceran terendah Rp32 ribu perkilogram ditolak pedagang. Hal tersebut terjadi meskipun ada bawang putih murah seharga Rp30 ribu perkilogram yang digelontorkan pemerintah kemarin.

Salah seorang pedagang senior di komplek pasar Flamboyan Pontianak, Andi Wijaya, mengatakan ”Kalau Rp600 ribu sekarung disuruh jual Rp 32 ribu, kita rugi. Sebabnya dalam satu karung isi 20 kilogram, bukan lagi 20 kilogram bawang, tapi hanya tinggal 18 kilogram jak. Sudah ditimbang budak (kawan) tu tadi, 18 jak," tutur Andi di tokonya, Selasa (30/5).

Dia menghitung, jika satu karung isi 20 kilogram sama dengan 20 kilogram bawang putih, maka benar rata-rata satu kilogramnya adalah Rp30 ribu. Wajar kalau dijual Rp32 ribu. Tapi, kalau dalam karung hanya tinggal 18 kilogram berat bersihnya, maka rata-rata per-satu kilonya bisa mencapai harga Rp33 ribu. Tentu hal ini sudah di luar acuan range harga jual terendah pemerintah: Rp32 ribu.

"Dari sananya, mungkin betul 20 kilo, sampai sini ada yang 18,5 kilo, ada yang 18 kilo. Barang ini kan susut, jadi sampai di sini maksimal 19 kilo. Itu sudah maksimal. Sama dengan bawang Jawa ni, dari sana 20 kilo, sampai sini 18,5 kilo jak agik. Kena kipas kering, dia rusak, susut," beber Andi.

Yang pasti sulit bagi pedagang untuk menjual di harga terendah Rp32 ribu. Apalagi di bawah itu, mustahil. Artinya, ketimbang rugi –belum upah angkut, bayar karyawan dan lain-lain— mungkin lebih baik pedagang akan berpikir tidak menjual bawang putih sama sekali. "Kalau diharuskan jual Rp32 ribu kita rugi," tegasnya.

Sebelumnya, saat bawang putih langka —sebelum operasi pasar—, Andi memberikan harga antara Rp70-80 ribu untuk perkilogram. "Di agen tidak ada. Saye kemarin beli dari budak-budak (kawan-kawan) di sini. Harganya ada yang Rp63 ribu, ada yang 68. Bawang-bawang sisa mereka saya beli," terang Andi. (Fikri akbar/rk)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 11:57

PLN (Selalu) Janjikan Listrik Aman

Supervisor Humas PLN Wilayah Kalbar Agi Risnandar UNBK SMP memastikan tidak akan terkendala padamnya…

Selasa, 24 April 2018 11:57
Hari Pertama UNBK Tingkat SMP se Kalbar

Masih Diwarnai Listrik Padam dan Server Error

PONTIANAK- Sebanyak 9.500 pelajar tingkat SMP di Kota Pontianak mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer…

Selasa, 24 April 2018 11:53
Pagi Berdarah di Setia Budi

Usai Bacok Istri, Hendri Coba Bunuh Diri

PONTIANAK- Pagi Senin (23/4), warga yang lalu lalang di Jalan Setia Budi, Kecamatan Pontianak Selatan,…

Selasa, 24 April 2018 11:49
Kemeriahan Puncak Bulan Dirgantara di Lanud Supadio

Bikin Decak Kagum Ribuan Pengunjung

SUNGAI RAYA- Ribuan masyarakat hadiri puncak Bulan Dirgantara yang digelar Pangkalan TNI AU (Lanud)…

Selasa, 24 April 2018 11:47
Pelaku Persetubuhan Paksa di Balai Bekuak Dibekuk

4 Bulan Dicari, Ternyata Sembunyi di Pondok Kebun

NANGA MAHAP- Jajaran Sat Reskrim Polsek Nanga Mahap menangkap AT (34). Dia buronan kasus pencabulan…

Selasa, 24 April 2018 11:38

ALAMAK PARAH..!! Seminggu, Ada 20 Penjudi Dibekuk

PONTIANAK- Sebanyak 20 tersangka kasus perjudian di Kota Pontianak berhasil ditangkap Satuan Reskrim…

Kamis, 19 April 2018 19:13
Rapatkan Barisan Tangani TBC, Stunting dan Imunisasi

Menkes Pesimis Hadapi Bonus Demografi

PONTIANAK- Indonesia urutan tertinggi kedua di dunia penderita tuberculosis (TBC). Kondisi ini semakin…

Kamis, 19 April 2018 19:11
Kejari Kapuas Hulu Selidiki Proyek Penguatan Tebing Kapuas

YAELA, KASUS NIH..!! Belum Setahun Miring dan Roboh

PUTUSSIBAU- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas Hulu sedang membidik proyek penguatan tebing sungai Kapuas…

Kamis, 19 April 2018 19:07

GAGAH BANGET..!! Selamat..!! Gator dan Pirates Capai 1.000 Jam Terbang

Dua penerbang termpur Skadron Udara 1, Pangakalan Udara (Lanud) Supadio, Pontianak menoreh prestasi.…

Kamis, 19 April 2018 19:05
Menkes Resmikan Dua Puskesmas di Perbatasan Sanggau

EMANG BISA? Menkes Ingin Hapus Tren Berobat ke Luar Negeri

ENTIKONG- Kecamatan Entikong dan Balai Karangan Kabupaten Sanggau kini memiliki Puskesmas yang representatif.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .