UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Sabtu, 27 Mei 2017 13:27
KEJINYA PETRUS..!! Kepala Korban Dipukul, Giginya Rontok Semua
PEMBUNUH. Petrus alias Ate digelandang polisi ke Mapolres Bengkayang, Jumat (26/5). KURNADI

PROKAL.CO, BENGKAYANG- Petrus alias Ate menjadi tersangka pembunuhan Desi Yuliana (35) pengusaha ayam, Kamis (25/5) malam. Dengan kejam, Petrus memukul kepala Desi kemudian menginjak-injaknya sampai korbannya tewas.

Baca Juga  Sadis..!! Hanya Ingin Handphone, Kepala Korban Diinjak-Injak sampai Tewas http://prok.al/jvV3F 

Kepada Rakyat Kalbar, Petrus mengaku nekat membunuh hanya karena ingin punya handphone. “Saya nekat membunuh, karena ingin memiliki handphone korban. Saya pukul kepalanya hingga jatuh. Kemudian saya injak-injak kepalanya sampai mati. Setelah itu baru saya ambil handphonenya,” kata Petrus enteng kepada Rakyat Kalbar di Mapolres Bengkayang, Jumat (26/5). Mayat Desi ditemukan tak jauh dari kandang ayamnya di Dusun Sempayuk, Desa Belimbing, Kecamatan Lumar, Bengkayang Kamis (25/5) sekitar pukul 19.00. Hanya sekitar 300 meter dari rumahnya.

Saat ditemukan, kondisi Desi sangat mengenaskan. Desi mengenakan gaun merah dan terlihat luka menganga di sekitar telinga, gigi depannya rontok semua dan mulutnya mengeluarkan darah segar.  Mayat ditemukan sekitar pukul 19.30 oleh Pak Tinggi , 60, warga Dusun Sempayuk, pemilik lahan tempat mayat Desi ditemukan. Saat itu Pak Tinggi hendak memberi makan ayamnya.

Pak Tinggi memberitahu Nasaruddin yang akrab disapa Mamang, suami Desi. Tak berselang lama, warga pun menyemut di lokasi penemuan mayat wanita tersebut. Salah seorang warga menghubungi kepolisian. Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mayat Desi dibawa menggunakan ambulance ke RSUD Bengkayang sekitar pukul 22.00. Hasil pemeriksaan tim medis, wajah Desi dipukul dengan benda tumpul hingga tewas.

“Tak sampai satu kali 24 jam, kami berhasil menangkap pelaku Petrus di hutan Dusun Sempayuk yang berdampingan dengan perkebunan sawit,” kata Kapolres Bengkayang AKBP Permadi Syahids Putra, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Novrial Alberty Kombo di markasnya.

Para Perwira polisi dan warga memburu Petrus ke dalam hutan hingga sekitar tujuh kilometer dari jalan raya. Petrus bersembunyi di hutan sejak kabur dari Rutan Klas II B Mabak Bengkayang, Kamis (25/5) sore. “Ketika pelaku keluar dari persembunyiannya di hutan, dia bertemu dengan korban dan langsung membunuhnya,” jelas Kombo.

Dipimpin Kasat Reskrim Polres Bengkayang AKP Novrial Alberty Kombo, SIK, polisi bergerak cepat mencari pelaku, dibantu oleh warga. Petugas dan warga menyisiri hutan Dusun Sempayuk. Pengejaran pelaku juga dilakukan Kapolsek Lumar Ipda Maju Kenedy Siregar, SH dan Unit Reskrim Polsek Lumar Bripka Ardi Nopolinus, SH.

Petrus merupakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rutan Klas II B Babak Bengkayang yang menjalani hukuman selama 3,9 tahun dalam kasus pencurian. Dijerat dengan pasal 363 KUHP. Menurut pengakuannya kepada polisi, dia berhasil melarikan diri dari Rutan dengan cara memanjat tembok setinggi kurang lebih 15 meter menggunakan tangga. Petrus berhasil melarikan diri dengan memanfaatkan kelengahan petugas jaga Rutan, Kamis (25/5) sekitar pukul 15.00.

Sementara Kapolsek Lumar Ipda Maju Kennedy Siregar mengatakan, dari tangan Petrus, polisi menyita barang bukti handphone merek Vivo milik Desi. Setelah ditangkap, tersangka dibawa ke Mapolres Bengkayang. “Tersangka masih kita periksa,” tegasnya. (kur)


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 11:07

YAELAAA...!! Pupuk Negeri Tetangga Lebih Laku

SINTANG- Petani Lada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya Desa Wana Bhakti atau biasa…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:04

Amazing..!! Pelajar Sanggau Raih Predikat Peneliti Cilik Terunggul Nasional

SANGGAU- Luar biasa! Kabupaten Sanggau seperti tak henti-hentinya menelurkan siswa-siswi berprestasi,…

Rabu, 18 Oktober 2017 11:02

Anjing Penyebar Rabies Harus Dimusnahkan

PONTIANAK- Kondisi Kalbar Tanggap Darurat Rabies harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi…

Rabu, 18 Oktober 2017 10:19

Dilarang Tebang Kayu, Nambang Emas dan Membakar Ladang, Begini Reaksi Warga...

PUTUSSIBAU- Karena dilarang tebang kayu, menambang emas dan membakar ladang, ratusan warga yang tergabung…

Senin, 16 Oktober 2017 12:23
Khazanah Budaya Dayak di Bumi Kalimantan Semakin Lengkap

WOW..!! Situs Sejarah Parauman Ditemukan di Perbatasan

PONTIANAK- Ditemukannya situs sejarah Dayak Selako berupa Parauman atau Bahaum di Dusun Batu Itam, Desa…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:44

ASTAGA..!! Usai Menggigit, Anjing Itu Dibunuh Lalu Disantap Ramai-Ramai

SEKADAU- Serangan anjing gila alias hewan penyebar rabies (HPR) kian meluas di Kabupaten Sekadau, Kalbar.…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:20

Masih Banyak Warga yang Menolak Anjingnya Divaksin

SEKADAU- Bupati Sekadau, Rupinus menyempatkan diri melayat Sentia Resa di kamar jenazah RSUD setempat.…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:10

WUIHHH…!! Lihat Nih, Warga Tangkap Ikan Besarrrrrr…!!!

PUTUSSIBAU- Sungai di pedalaman Kabupaten Kapuas Hulu mulai mengering. Nah, sudah menjadi tradisi warga…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:44

Rabies Kian Menyebar di Sekadau, Bocah Lima Tahun Kritis Digigit Anjing

SEKADAU- Hewan Penular Rabies (HPR) masih berkeliaran di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalbar. Gigitan…

Rabu, 11 Oktober 2017 09:35

WIDIHH..!! Tiga Sapi Mati Gara-Gara Digigit Anjing Rabies, Lalu Dagingnya Dimakan Bersama

Anjing gila alias anjing terinfensi rabies kembali makan korban. Kali ini di Dusun Saka Tiga. Dusun…

WOW..!! Situs Sejarah Parauman Ditemukan di Perbatasan

ASTAGA..!! Usai Menggigit, Anjing Itu Dibunuh Lalu Disantap Ramai-Ramai

Anjing Penyebar Rabies Harus Dimusnahkan

YAELAAA...!! Pupuk Negeri Tetangga Lebih Laku

WUIHHH…!! Lihat Nih, Warga Tangkap Ikan Besarrrrrr…!!!

Dilarang Tebang Kayu, Nambang Emas dan Membakar Ladang, Begini Reaksi Warga...

Masih Banyak Warga yang Menolak Anjingnya Divaksin

Amazing..!! Pelajar Sanggau Raih Predikat Peneliti Cilik Terunggul Nasional
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .