UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Kamis, 18 Mei 2017 11:29
WADUH..!! Mapolresta Pontianak Bau Minuman Beralkohol
MILIK SIAPA? Belasan ribu botol Minol berbagai merek dimusnahkan di halaman Mapolresta Pontianak, Rabu (17/5). Belasan ribu Minol itu dimusnahkan tanpa diketahui pemiliknya. ACHMAD MUNDZIRIN

PROKAL.CO, PONTIANAK- Mapolresta Pontianak mendadak berbau minuman keras (minuman beralkohol/minol), Rabu (17/5). Bukan ada yang mabuk-mabukkan, namun hari itu memang kembali dilaksanakan pemusnahan minol.  Tapi sayang,  tidak seorangpun yang menjadi tersangka atas kepemilikan minol tersebut. Padahal tentu mustahil minuman sebanyak dan semahal itu tidak ada pemiliknya. 

Kapolda Kalbar Brigjen Pol Erwin Triwanto memimpin pemusnahan tiga truk bermuatan 13 ribu lebih botol Minol merek Chivas, BlackBerry Label, Red Label, Vodka, Jack Daniels dan lainnya di Mapolresta Pontianak. Pemusnahan tersebut disaksikan pejabat utama Polda Kalbar serta Kapolresta Kombes Pol Iwan Imam Susilo dan jajarannya. Hadir dalam pemusnahan, perwakilan Kejaksaan, Pengadilan, Disperindag serta instansi lainnya.

Pemusnahan dilakukan dengan cara digilas menggunakan stombal di halaman Mapolresta Pontianak. Bau Minol pun menyengat di markas polisi tersebut. Warga yang berurusan di Mapolresta terpaksa menutup hidungnya. Bahkan ada yang mual atau ingin muntah.

Ribuan botol Minol itu berasal dari Malaysia, masuk ke Kalbar, diduga untuk disalurkan ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk tempat hiburan malam (THM) di Kota Pontianak. Sayangnya, dari sekian kali pengungkapan penyelundupan Minol ilegal ini, tak seorang pun ditetapkan sebagai tersangka. Seperti barang tak bertuan, tetapi memiliki tujuan. Proses hukumnya hanya berakhir pada pemusnahan saja.

Tiga truk bermuatan ribuan botol Minol luar negeri itu hasil tangkapan jajaran Mapolresta Pontianak pada 10 Maret 2017 lalu di depan Polsek KP3L. “Hari ini kita musnahkan belasan ribu botol Minol yang diangkut menggunakan tiga unit truk dari perbatasan dua bulan yang lalu,” kata Kapolresta Kombes Pol Iwan Imam Susilo ditemui di ruang kerjanya, Rabu (17/5).

Menurut Kapolresta, tiga sopir truk yang membawa belasan ribu botol Minol itu masih diamankan. Mereka mengaku tidak mengetahui pemilik Minol tersebut. Hanya mendapatkan tugas mengantar barang itu sampai ke pelabuhan Dwi Kora Pontianak. “Minuman ini untuk diedarkan di Kota Pontianak maupun wilayah Kalbar lainnya. Kemudian ada juga yang akan dikirim ke luar Kalbar melalui jalur pelabuhan,” jelas Kombes Pol Iwan.

Modus pelaku memasukkan Minol dari perbatasan antarnegara ke Kota Pontianak sama dengan jaringan narkoba. Mereka sama sekali tidak saling kenal. “Sistem mereka estafet. Jadi ada beberapa sopir sebenarnya yang mengendarai tiga truk itu. Namun yang terakhir ya tiga itu yang kita amankan,” jawab Kapolresta ketika ditanya siapa pemilik Minol ilegal dari luar negeri itu.

Sepanjang proses penyelidikan dan penyidikan, polisi berkoordinasi dengan Kejari dan Pengadilan Negeri Pontianak. Pengadilan mengeluarkan keputusan menyita dan memusnahkan belasan ribu botol Minol berbagai merek ternama itu di Mapolresta Pontianak.

“Pelakunya terus kita cari, hingga saat ini belum kita ketahui. Karena sopir juga mengakui tak mengenalnya, hanya mendapatkan tugas mengantar minuman itu,” timpalnya.

Dijelaskan Kombes Pol Iwan, dimusnahkannya Minol asal luar negeri di markasnya, sebagai simbol peringatan keras menjelang bulan suci Ramadan. Artinya, tak ada yang boleh menjual minuman keras. “Setelah operasi patuh, agenda kita adalah operasi Pekat. Yakni cipta kondisi jelang Ramadan. Salah satu sasarannya adalah Minol dan Miras,” tegas Kombes Pol Iwan. (zrn)


BACA JUGA

Selasa, 24 April 2018 11:57

PLN (Selalu) Janjikan Listrik Aman

Supervisor Humas PLN Wilayah Kalbar Agi Risnandar UNBK SMP memastikan tidak akan terkendala padamnya…

Selasa, 24 April 2018 11:57
Hari Pertama UNBK Tingkat SMP se Kalbar

Masih Diwarnai Listrik Padam dan Server Error

PONTIANAK- Sebanyak 9.500 pelajar tingkat SMP di Kota Pontianak mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer…

Selasa, 24 April 2018 11:53
Pagi Berdarah di Setia Budi

Usai Bacok Istri, Hendri Coba Bunuh Diri

PONTIANAK- Pagi Senin (23/4), warga yang lalu lalang di Jalan Setia Budi, Kecamatan Pontianak Selatan,…

Selasa, 24 April 2018 11:49
Kemeriahan Puncak Bulan Dirgantara di Lanud Supadio

Bikin Decak Kagum Ribuan Pengunjung

SUNGAI RAYA- Ribuan masyarakat hadiri puncak Bulan Dirgantara yang digelar Pangkalan TNI AU (Lanud)…

Selasa, 24 April 2018 11:47
Pelaku Persetubuhan Paksa di Balai Bekuak Dibekuk

4 Bulan Dicari, Ternyata Sembunyi di Pondok Kebun

NANGA MAHAP- Jajaran Sat Reskrim Polsek Nanga Mahap menangkap AT (34). Dia buronan kasus pencabulan…

Selasa, 24 April 2018 11:38

ALAMAK PARAH..!! Seminggu, Ada 20 Penjudi Dibekuk

PONTIANAK- Sebanyak 20 tersangka kasus perjudian di Kota Pontianak berhasil ditangkap Satuan Reskrim…

Kamis, 19 April 2018 19:13
Rapatkan Barisan Tangani TBC, Stunting dan Imunisasi

Menkes Pesimis Hadapi Bonus Demografi

PONTIANAK- Indonesia urutan tertinggi kedua di dunia penderita tuberculosis (TBC). Kondisi ini semakin…

Kamis, 19 April 2018 19:11
Kejari Kapuas Hulu Selidiki Proyek Penguatan Tebing Kapuas

YAELA, KASUS NIH..!! Belum Setahun Miring dan Roboh

PUTUSSIBAU- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas Hulu sedang membidik proyek penguatan tebing sungai Kapuas…

Kamis, 19 April 2018 19:07

GAGAH BANGET..!! Selamat..!! Gator dan Pirates Capai 1.000 Jam Terbang

Dua penerbang termpur Skadron Udara 1, Pangakalan Udara (Lanud) Supadio, Pontianak menoreh prestasi.…

Kamis, 19 April 2018 19:05
Menkes Resmikan Dua Puskesmas di Perbatasan Sanggau

EMANG BISA? Menkes Ingin Hapus Tren Berobat ke Luar Negeri

ENTIKONG- Kecamatan Entikong dan Balai Karangan Kabupaten Sanggau kini memiliki Puskesmas yang representatif.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .