UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Rabu, 17 Mei 2017 13:35
Berduaan dengan Bini Orang, Kepergok dan Lari Nyebur Sungai, Akhirnya MATI….
RELEASE. Sat Reskrim Polres Kapuas Hulu menggelar press release pengungkapan kasus penemuan mayat Mulyadi di pinggir Sungai Kapuas dengan tersangka Candra Kurniawan di Mapolres Kapuas Hulu, Selasa (16/5). ANDREAS

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU- Kematian Mulyadi, warga Dusun Tanjung Lanyan RT/001 RW001, Desa Sriwangi, Kecamatan Boyan Tanjung, Kapuas Hulu akhirnya terungkap. Untuk diketahui, mayat pria 40 tahun itu ditemukan di pinggir Sungai Kapuas, Desa Teluk Sindur, Kecamatan Bika, Kamis (11/5) pukul 16.30. Ternyata Mulyadi adalah korban pembunuhan.

Pelaku pembunuhannya adalah Candra Kurniawan. “Setelah pemeriksaan dari penyidik baru ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku atas nama Candra Kurniawan, Kelahiran Pontianak. Tempat tinggal Dusun Karang Raya, Kecamatan Boyan Tanjung,” kata Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu AKP Muhammad Aminuddin, SIK, Selasa (16/5).

Dikatakan Kasat, Candra menganiaya Mulyadi hingga tewas. Motifnya, Mulyadi diduga berselingkuh dengan istri pelaku. “Terjadinya cekcok, korban dianiaya. Kemudian korban menyebur ke sungai akhirnya meninggal,” jelasnya kepada Rakyat Kalbar.

Candra dijerat pasal 351 ayat (3) KUHP sub pasal 351 ayat (1) KUHP sub pasal 335 KUHP. Ancamannya tujuh tahun penjara. Kasat menegaskan, motif tersebut bukan pembunuhan berencana, hanya penganiayaan. “Awalnya penganiayaan, korban menyebur ke sungai akhirnya meninggal. Maka dikenakan pasal 351 ayat (3) penganiayaan menyebabkan kematian,” jelasnya.

Dari keterangan Candra, korban dipukul pakai helm. Kemudian Mulyadi terjatuh ke sungai. Saat itu TKP (tempat kejadian perkara) perkelahian di salah satu lanting Sungai Kapuas Putussibau pukul 21.00. “Penangkapan pelaku di kediamannya, komplek terminal Kota Putussibau,” papar Kasat seraya menambahkan tidak ada motif lain selain perselingkuhan.

Tersangka Candra mengaku tak pernah kenal dengan Mulyadi. Dirinya pun secara tak sengaja menemukan istrinya sedang berduaan di satu tempat bersama Mulyadi. Secara spontan dia melakukan tindakan penganiayaan.

“Kenal dan tahu namanya Mulyadi waktu diperiksa di Polres. Saya memang awalnya nggak curiga, waktu pergi dari rumah dia (istrinya, red) hanya bilang mau ketemu dengan temannya cewek. Nggak tahu ketemu sama Mulyadi,” kata Candra.

Candra mengaku hanya satu kali memukul kepala Mulyadi pakai helm. Setelah itu korban berusaha melarikan diri dan menyebur ke sungai. “Nggak langsung meninggal, dia sempat berdiri, pas mau saya tendang dia lari nyebur ke sungai,” kata Candra. (dre)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 10:18

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual

SAMBAS- Sepanjang 2017 ini, angka peradilan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum mengalami penurunan…

Sabtu, 02 Desember 2017 11:23

Mantan Wakil Wali Kota Pontianak Syok Masuk DPO

PONTIANAK- Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan Polsek Pontianak Utara pada 24 November…

Rabu, 29 November 2017 13:05

Polisi Masih Dalami Terduga Teroris di Kalbar

Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo, mengatakan, Densus 88 menangkap  dan mengamankan…

Rabu, 29 November 2017 13:02

Ibunda Nurul Hadi Yakin Anaknya Bukan Teroris

SAMBAS- Heboh penangkapan  terduga teroris, Nurul Hadi, oleh Densus 88 Antiteror di Bandara Supadio…

Rabu, 29 November 2017 12:59

BAHAYA..!! Ujung Timur Kalbar Dikepung Banjir

Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini mengakibatkan kawasan ujung timur provinsi Kalimantan Barat…

Rabu, 29 November 2017 12:56

YAELA..!! Mantan Wakil Wali Kota Pontianak jadi DPO Polisi

PONTIANAK- Kabar mengejutkan datang dari Pontianak Utara. Mantan Wakil Wali Kota (Wawako) Pontianak…

Rabu, 29 November 2017 12:11

Operasi Pertama TNI AL di Kalbar, Marinir Serbu Pantai Kura-kura

Ribuan pasukan Korps Marinir melaksanakan latihan operasi pendaratan amfibi di Pantai Kura-kura, Desa…

Sabtu, 25 November 2017 17:18

Warga Pertanyakan Rp15 Ribu untuk Mengubah KK

PONTIANAK- Doris Pardede mempertanyakan penarikan biaya Rp15 ribu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

Selasa, 21 November 2017 11:13

Vijay, Lisa, Mama Laila dan Lili Kembali ke Hutan

PONTIANAK- Empat ekor Orangutan akan dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR),…

Selasa, 21 November 2017 11:12

ADUH..!! Perburuan Hewan Dilindungi Masih Marak

PONTIANAK- Oktober-November 2017, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar menggagalkan upaya…

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .