UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

KRIMINAL

Jumat, 05 Mei 2017 10:37
SPORC dan Polisi Ungkap Illegal Logging
Tak Disangka, di Singkawang Ada Pabrik Kayu Ilegal
PABRIK ILEGAL. Pekerja membongkar kayu sitaan di gudang PO Utama Karya di Jalan Kridasana yang digerebek SPORC dan polisi, Rabu (3/5). SUHENDRA

PROKAL.CO, PONTIANAK – Hutan Kalimantan terus saja dijarahsecara illegal. Terbaru, Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Bekantan menggerebek gudang pengetaman pembelahan kayu PO Utama Karya di Jalan Kridasana, Kelurahan Pasiran, Singkawang Barat, Rabu (26/4). Penggerebekan dilakukan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) Wilayah Kalimantan Seksi Wilayah III Pontianak di-back up Korwas Ditreskrimsus Polda Kalbar.  

“Sebetulnya saya agak kaget juga, kalau dikatakan industri primer. Tidak ada izin industri primer di sini dan ada persyaratan industri primer, harus ada izin resmi dari gubernur,” ujar Kepala Balai Pengolahan Hutan Produksi Wilayah III Pontianak, Iman Rusmana saat mengecek ke lokasi, Rabu (3/5).

Selain pengetaman kayu, kata Iman, juga ada penyensoan atau pembelahan menjadi kayu olahan dari kayu gelondongan. “Namun di sini tidak ada izinnya, banyak kayu-kayu berasal dari hutan alam, kalau itu seharusnya memiliki SKSHH (Surat Keterangan Sah Hasil Hutan), tapi kan tidak ada SKSHH-nya,” katanya.

 “Di sini hanya ada dokumen nota angkutan kayu hutan alam. Jadi kita harus tahu asal usulnya dan cari siapa pemiliknya, lacak belat dan lacak dokumen. Apalagi sebenarnya Singkawang ini tidak diprediksi adanya pabrik kayu skala besar,” tegas Iman.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Kalimantan, Subhan mengatakan, dilihat dari kondisinya, pabrik ini sudah lama beroperasional. “Kami mendapatkan informasi dan menindaklanjuti di lapangan,” katanya.

Ini kasus besar dan berdampak besar. Tidak menutup kemungkinan juga dibekingi oleh oknum tertentu. “Pengungkapan kasus ini ada efek jera dan ini bentuk sinergisitas yang bagus. Ke depan diharapan banyak yang kita ungkap,” harapnya.

Komandan Brigade Bekantan Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Kalimantan Seksi Wilayah III Pontianak, Hari Novianto mengatakan, barang bukti yang diamankan sebanyak 4.100 batang kayu atau volume 184,61 meter perkubik. Petugas juga menyita truk yang dijadikan sarana mengangkut kayu olahan. Kendaraan tersebut dititipkan di Rupbasan Singkawang. “Nilai ekonomi kayu diperkirakan Rp500 juta,” katanya.

Petugas gabungan juga meringkus STY, 45. Dia ditangkap saat membawa 200 batang kayu ilegal menggunakan truk merek Mitsubishi ke gudang PO Utama Karya. Pelaku sudah ditahan di Rutan Kelas II A Pontianak sejak 27 April 2017. Sedangkan PM, 37, sopir truk menjadi saksi.

Hasil pemeriksaan penyidik SPORC, STY ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana kehutanan. Dia dijerat pasal 83 ayat (1) huruf b dan atau pasal 88 ayat (1) huruf b dan atau pasal 88 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusak Hutan. Penetapan tersangka berdasarkan dua alat bukti, keterangan saksi dan barang bukti 200 batang kayu. STY diancam hukuman penjara paling singkat satu tahun dan paling lama lima tahun, plus denda paling sedikit Rp500 juta dan paling banyak Rp2,5 miliar.

Sedangkan PR, 50, pemilik gudang berisi 3.900 batang kayu ilegal sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia masih diperiksa, namun belum ditahan. PR diduga melanggar pasal 87 ayat (1) huruf a dan atau ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 18 tahun 2013. (Suhendra, Achmad Mundzirin/rk)


BACA JUGA

Rabu, 21 Februari 2018 10:48

Mau Ulang Tahun, Spesialis Curanmor Dirobohkan Polisi

PONTIANAK- Aksi spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan Suryadi alias Surya,…

Senin, 19 Februari 2018 11:27

RASAKAN..!! Pembacok Kojek Menjerit-Jerit Ditembak Polisi

PONTIANAK- Jumlah tersangka kasus pembunuhan Ridwan alias Kojek, petugas keamanan Pasar Flamboyan Pontianak,…

Kamis, 01 Februari 2018 09:49

PARAH..!! Jambret Ibu-ibu, Bocah 16 Tahun Dibekuk Jatanras

 PONTIANAK- Seorang anak di bawah umur berinisial Rv, terpaksa berurusan dengan polisi. Remaja…

Kamis, 25 Januari 2018 10:34

RASAKAN..!! Ngempang Pajak Rp4,7 Miliar, Bos Panca Motor II Dijebloskan ke Penjara

PONTIANAK- Bos PD Panca Motor II, Khow Siu  Seng alias Susei Koputra dilimpahkan Direktorat Jenderal…

Selasa, 23 Januari 2018 10:57

Sopir Mengantuk, Tiga Orang Tewas Ditabrak

SINGKAWANG- Dua sepeda motor jenis Yamaha Vega ZR bernopol KB 3634 YK dan Suzuki Shogun bernopol KB…

Rabu, 10 Januari 2018 13:02

JOSS..!! Polisi Perbatasan Sita Sparepart Senilai Rp1 Miliar

BENGKAYANG- Penyelundupan sparepart sepeda motor dan mobil asal Malaysia masih marak terjadi. Buktinya,…

Sabtu, 30 Desember 2017 12:08

Habiskan Uang Nasabah, Pimpinan Cabang Asuransi Diciduk

 PONTIANAK- Yogi Harisman alias Yogi, Pimpinan Cabang Asuransi BNI Life yang terletak di Jalan…

Sabtu, 30 Desember 2017 12:06

Mobilnya Terhalang, Wanita Cantik Dipukuli

PONTIANAK- Mariana warga Jalan Lombok, Kecamatan Pontianak Selatan ini menjadi korban penganiayaan.…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:52

DIBUNUH...??? Arisa Ditemukan Tewas Tak Wajar di Pinggir Jalan

PUTUSSIBAU- Anis Fatul Arisa, gadis 22 tahun asal Malang, Jawa Timur ini ditemukan tewas penuh dengan…

Sabtu, 30 Desember 2017 11:45

KAPOKK..!! Nekat Jambret di Dekat Polsek, Ditembak Polisi Menjerit-Jerit

PONTIANAK- Masih siang, Darwin alias Win nekat melakukan jambret di Jalan Sultan Hamid II, Kelurahan…

RASAKAN..!! Pembacok Kojek Menjerit-Jerit Ditembak Polisi

Mau Ulang Tahun, Spesialis Curanmor Dirobohkan Polisi
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .