UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 30 April 2017 13:59
Bersyukur Panen Padi dengan Upacara Naik Dango
ADAT: Gubernur Cornelis memotong bambu ketika menghadiri Gawai Naik Dango XXXII Tahun 2017 di Ngabang, Kabupaten Landak, Kamis (27/4). NASER HUMAS FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, Musim panen padi telah tiba. Bagi warga Dayak, momen ini adalah yang paling ditunggu. Nah, sebagai bentuk ucapan rasa syukur kepada Jubata (sang pencipta) maka diadakanlah upacara Naik Dango.

 

Deska Irnansyafara dan Kurnadi, Kalbar

Bagi warga Dayak Kanayatn, sejak menanam, memanen hingga menyimpan padi perlu diatur menggunakan ritual adat yang disebut Naik Dango secara berkelanjutan. Padi dipercaya memiliki semangat atau roh.

Gawai Naik Dango (bahasa Ahe) atau Nise Sunsakng (bahasa Bakati) akan digelar secara meriah pada 15-20 Mei 2017 di Rumah Betang/Panjang Dusun Samano, Desa Samalantan, Kecamatan Samalantan, Bengkayang.

Pembukaan Gawai Naik Dango kali ini menampilkan tarian Ngantat Panompo, yakni tarian persembahan mengantar bulir padi ke tempat penyimpanan yang dilakukan setiap kontingen perkecamatan di tiga kabupaten peserta. Yakni Landak, Mempawah dan Kubu Raya.

Pada Tarian Ngantat Panompo itu, penari yang terdiri dari tujuh laki-laki dan perempuan, menarikan tarian Nimang Padi. “Awal acara dimulai dengan arak-arakan dari Mess Daerah menuju Rumah Betang serta dimeriahkan dengan Panompo (ritual iringan persembahan hasil panen padi). Lalu dimeriahkan oleh artis Dayak seperti Piet Pagau, Ziin serta undangan yang dihadiri warga Dayak dari Malaysia dan Brunei Darussalam,” Nehemia Lukman, S.Pd, Ketua Panitia Naik Dango ke-XII ketika ditemui Rakyat Kalbar, Jumat (28/4).

Pembawa acara Naik Dango terdiri dari Tambu Nesya dari Melawi (Kalbar), Uyo Moris dari Kalimantan Utara dan Argo dari Yogyakarta. Kegiatan ini juga diisi dengan perlombaan perisai, tari kreasi, sumpit, gasing, silat, pantun, panco/upan, fashion show, lagu daerah , menganyam tikar dan teristimewa sibo sunsakng (panjat pinang kepala dibawah dan kaki di atas).

“Langkah awal memperkenalkan acara adat Naik Dango sudah publikasikan melalui brosur yang disebar di setiap kecamatan,” jelas Nehemia.

Diakuinya, panitia Naik Dango masih terkendala pendanaan. Dana yang ada saat ini masih minim. Diharapkan adanya bantuan dana dari kecamatan dan Pemkab Bengkayang. Panitia sudah mendapat angin segar, Pemkab Bengkayang mendukung penuh acara Naik Dango ke-XII, begitu juga beberapa kecamatam peserta. “Kegiatan ini melibatkan seluruh kecamatan sebagai peserta,” jelas Nehemia.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dewan Adat Dayak (DAD) Samalantan, Iyan, SH mengatakan, pelaksanaan Naik Dango ke-XII tahun 2017 didukung penuh oleh DAD. Naik Dango atau biasa dikenal dengan acara narah padi yaitu ritual syukur masyarakat yang bekerja selama enam bulan dan wujud syukur dari hasil panen, baik sawah maupun ladang yang diperoleh.

“Naik Dango yang dilaksanakan ini diharapkan didukung dan dilaksanakan dengan baik dan penuh kegembiraan. Setiap tahun terlaksana pada waktu yang sama, sehingga kami mengajak agar seluruh masyarakat Bengkayang mendukung terlaksananya acara ini. Khusus pelaksanaan Naik Dango zona I sudah dimulai sejak tahun 2005 silam atau sudah berlangsung 12 tahun. Penyelenggaraannya setiap tahun dengan kepanitiaan bergantian,” jelas Iyan.

Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH yang hadir dalam pembukaan mengatakan, Gawai Dayak dan Naik Dango bisa menjadi momen menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan masyarakat Kalbar yang majemuk, suku dan agama.

Menurut Cornelis, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dibentuk berdasarkan suku-suku dan agama yang berlandaskan ideologi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 serta Bhinneka Tunggal Ika. “Landasan Pancasila itu tidak bisa ditawar-tawar. Kita berkumpul di sini, selain bersyukur dan berterima kasih kepada Jubata (Yang Maha Kuasa), juga membahas masalah negara. Kita berbeda-beda, tapi tetap satu, Indonesia,” seru Cornelis tatkala membuka Gawai Naik Dango ke XXXII di Radakng Aya, Ngabang, Kamis (27/4).(rk)

 


BACA JUGA

Selasa, 13 Februari 2018 10:32

MODUSSS..!! Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek “Coblos" Anak Bawah Umur di Hutan

SINGKAWANG- Anak bawah umur kembali menjadi korban kekerasan seksual. Sebut saja nama korban, Melati.…

Selasa, 13 Februari 2018 10:10

Sah.! Pilkada Sanggau 2018 Diikuti Dua Paslon

SANGGAU- KPU Sanggau menggelar rapat pleno terbuka pengumuman hasil penetapan pasangan calon Bupati…

Selasa, 13 Februari 2018 10:06

RESMI..!! Tiga Pasang Calon Berebut Kursi Gubernur Kalbar

PONTIANAK- Tiga pasangan ditetapkan sebagai calon Gubernur-Wakil Gubernur Kalbar 2018. Seluruh pasangan…

Jumat, 09 Februari 2018 10:54
Soal Bakal Dipotongnya Gaji ASN Muslim 2,5 Persen untuk Zakat

Midji: Apa Sudah Cukup Nisabnya?

PONTIANAK- Pemerintah mewacanakan pemotongan gaji untuk zakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama…

Jumat, 09 Februari 2018 10:50

WOW BANYAK BANGET..!! Pemprov Kalbar Usulkan Penambahan 1.500 ASN

PONTIANAK-. Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengusulkan 1.500 formasi Aparatur Sipil Negara…

Rabu, 07 Februari 2018 10:32

WANTED..!! 11 Terpidana Korupsi Ini Masih Hirup Udara Bebas

PONTIANAK- Sebelas terpidana kasus korupsi di Kalbar yang telah divonis pengadilan ternyata masih menghirup…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:51

Produktivitas Gabah Kering Giling Tak Capai Target, Mahasiswa Tolak Impor Beras

PONTIANAK- Kunjungan anggota DPR RI Erwin TPL Tobing sekaligus mantan Kapolda Kalbar ke DPRD Sambas…

Sabtu, 03 Februari 2018 12:03

Vivi Pebasket Muda Berbakat Kalbar

PONTIANAK- Atlet basket asal Kalbar, Natalia Vivi mendapatkan kesempatan emas untuk meningkatkan kemampuannya…

Sabtu, 03 Februari 2018 11:59

Sopir Truk Tanki CPO Ugal-ugalan

MEMPAWAH- Tabrakan beruntun terjadi di Kilometer 48 Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah, Kamis (1/2) siang.…

Kamis, 01 Februari 2018 09:55
Super Blue Blood Moon akan Terjadi Lagi pada 2036

Tak Semua Bisa Nikmati “Si Bulan Merah Darah”

Saat yang ditunggu masyarakat tersaji tadi malam. Fenomena gerhana bulan bersamaan dengan bulan pertama…

MODUSSS..!! Tawarkan Tumpangan, Tukang Ojek “Coblos" Anak Bawah Umur di Hutan

Sah.! Pilkada Sanggau 2018 Diikuti Dua Paslon

Dituding Babat Kayu di Taman Nasional, Empat Orang Ditangkap

RESMI..!! Tiga Pasang Calon Berebut Kursi Gubernur Kalbar
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .