UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Selasa, 18 April 2017 14:07
Bawa 30 Butir Peluru, Dua Warga Malaysia Diborgol
PENGECEKAN. Anggota Satgas Pamtas Yonif Para Raider 502/Uy melakukan pengecekan dan menemukan dua warga Malaysia hendak menyeludupkan 30 butir peluru short gun kaliber 12 mm melalui jalan tikus Desa Badau, Kapuas Hulu, Minggu (17/4). ANDREAS

PROKAL.CO, PUTUSSIBAU– Para penyelundup barang ilegal dari Malaysia ke Indonesia kian marak. Khususnya melalui jalan tikus (jalur tak resmi). Untung saja ada Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia yang semakin gencar melakukan pengamanan.

Alhasil, anggota Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia, Yonif Para Raider 502/UY, Kapten Chk Yudit M.H bersama Sertu Septiawan Lutfi. H yang melakukan sweeping di jalan tikus Sepadan, Desa Badau, Kecamatan Badau, Kapuas Hulu menangkap dua warga negara Malaysia, Minggu (16/4) pukul 07.13.

Kedua warga jiran itu bernama Winnie Rami, 18 dan ayahnya Ambun, 43. Keduanya ditangkap karena mencoba menyelundupkan 30 butir peluru soft gun kaliber 12 mm jenis penabur merek Mega Buckshot 00B asal Malaysia.

Selain berupaya menyeludupkan perlu sanjata api, keduanya juga diduga kuat tak memiliki dokumen lengkap terkait keimigrasian. Ambun dan putrinya itu masuk secara ilegal melalui jalan tikus. Ditangkapnya dua warga Malaysia tersebut dibenarkan Danyon Para Raider 502/ Ujwala Yudha, Letkol Inf Febi Triandoko, Minggu (16/4). 

Kronologisnya, kata Danyon, ketika pasukan Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia Yonif Para Raider 502/UY, Kapten Chk Yudit M.H dan Sertu Septiawan Lutfi H sedang melaksanakan sweeping di ruas jalan tikus Sepadan, Desa Badau. Kedua warga Malaysia itu masuk menggunakan jasa ojek yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter warna merah hitam KB 3632 FD.

Keduanya (Ambun dan anaknya Winnie) merupakan warga negara Malaysia. Saat penggeledahan pukul 07.30 anggota menemukan 30 butir peluru shoft gun kaliber 12 mm jenis penabur merek Mega Buckshot 00B asal Malaysia di dalam tas pelaku.

Setelah periksa, tukang ojek dan kedua warga negara Malaysia itu langsung diamankan ke Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif Para Raider 502/UY untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Mereka sudah kami amankan dan akan diserahkan kepada pihak berwenang,” tegas Febi.

Penangkapan WNA Malaysia yang menyeludupkan peluru senjata api melalui jalan tikus, mendapat apresiasi banyak pihak. Selain mengapresiasi kinerja jajaran TNI dalam hal ini  Satgas Pamtas Indonesia-Malaysia Yonif Para Raider 502/UY, juga desakan penutupan jalan tikus di kawasan perbatasan negara semakin menguat.

 “Sudah waktunya jalan tikus di kawasan perbatasan ditutup semua. Ini sangat berbahaya bagi negera Indonesia. Tidak hanya senjata api, tetapi juga narkoba melalui jalan tikus,” tutur Mohd. Syafii, tokoh masyarakat Kapuas Hulu.

Dia berharap pihak berwenang menanggapi persoalan tersebut. Sehingga upaya penyelundupan bisa ditekan. (dre)

 


BACA JUGA

Rabu, 17 Januari 2018 12:24

Bubarkan Anak Punk, Polisi Dilempari Batu

PONTIANAK- Anggota Polsek Pontianak Timur, Bripka Syaiful terpaksa dilarikan ke RS Bhayangkara Anton…

Rabu, 17 Januari 2018 12:22

MANTAP..!! Judi Online Singapura Dibongkar, Dikendalikan Wanita

PONTIANAK- Perjudian di Kalbar masih marak. Buktinya, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)…

Rabu, 17 Januari 2018 12:20

PARAH..!! Sudah Bau Tanah, Pria Ini Cabuli Cucunya

SANGGAU - Melindungi cucunya adalah sesuatu yang wajib dilakukan seorang kakek. Meski itu cucu kandung…

Rabu, 10 Januari 2018 13:15

RASAKAN..!! Gay Diburu Polisi Kalbar

PONTIANAK - Keberadaan komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) di Kalbar semakin mengancam.…

Rabu, 10 Januari 2018 13:12

Sutarmidji Layak Memimpin

PONTIANAK- Warna kuning, hijau, biru, oranye, dan putih, berbaur memadati halaman dan hall Pontianak…

Rabu, 10 Januari 2018 13:09

Midji Tekankan Pemekaran Kapus Raya

Calon Gubernur Kalbar Suratmidji menyampaikan orasi. Ia menekankan provinsi baru sebagai daerah otonomi…

Rabu, 10 Januari 2018 13:06

Kasdam: TNI Harus Netral, Kalau Terlibat Laporkan Saja

Di Kabupaten Kapuas Hulu, Kasdam XII/ Tanjungpura, Brigjen TNI Sulaiman Agusto berpesan pada personel…

Rabu, 10 Januari 2018 13:04

Pilkada, Polisi Kerahkan Ribuan Personel

PONTIANAK- Pembukaan pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar…

Rabu, 10 Januari 2018 12:59
Kisah Minor Menjalani Tes Kesehatan di RSUD Soedarso

Ada Saja Kenalan yang Disapa Midji

Puluhan orang terdiri dari tim sukses, petugas pengawas, aparat keamanan, serta awak media memadati…

Senin, 08 Januari 2018 11:59

Dapat Rekomendasi, Langsung Konsolidasi

PONTIANAK- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri,…

PARAH..!! Sudah Bau Tanah, Pria Ini Cabuli Cucunya

ADUH..!! Kapal Kargo Tenggelam di Ketapang

Bubarkan Anak Punk, Polisi Dilempari Batu

SIKAT TERUS..!! Operasi Penertiban PETI, Tiga Pelaku Diciduk

ALAMAK..!! Tiga Proyek Miliaran di Melawi Tak Tuntas

Banjir Hanyutkan Jembatan di Bengkayang, Satu Warga Dikabarkan Hilang

MANTAP..!! Judi Online Singapura Dibongkar, Dikendalikan Wanita

DUHAI..!! Jelang Pilkada Serentak, Perekaman e-KTP Banyak Kendala
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .