UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

DAERAH

Senin, 17 April 2017 11:38
Telur Penyu Paloh Jadi Komoditi Perdagangan Gelap di Sarawak
LEPAS PENYU. Wakil Bupati Hairiah melepaskan anak penyuh di Pantai Sungai Belacan, Kecamatan Paloh, Sambas beberapa waktu lalu. HUMAS FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, Penyu. Ya, satwa dilindungi ini menjadi incaran oknum tertentu untuk memperkaya diri dan telur penyu menjadi komoditi perdagangan gelap antarnegara.

Sairi, Sambas

Kecamatan Paloh, Sambas sudah lama dikenal sebagai daerah konservasi penyu di Indonesia. Namun upaya menjaga kelestarian satwa dilindungi ini tak hanya terlepas menetapkan lokasi konservasi saja, namun juga perlu upaya lainnya. “Kedepan akan diupayakan adanya program suaka bagi penyu di Kecamatan Paloh,” kata Kepala Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar, Margo Utomo, Minggu (16/4).

Margo berharap pemerintah dan masyarakat mendukung program suaka penyu di Paloh yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Program ini hendaknya terintegrasi dengan program konservasi penyu. “Kegiatan wisata yang magnetnya berupa penyu di Paloh juga mesti terintegritas dengan program konservasi yang tengah dilakukan,” harapnya.

Margo belum bisa memastikan waktu pelaksanaan program suaka penyu. Saat ini tim BKSDA sedang meninjau titik lokasi penyu bertelur di Kecamatan Paloh. “Mungkin program ini akan kita terapkan beberapa bulan mendatang. Intinya program konservasi dan upaya pelestarian penyu ini harus kita sambut positif,” harapnya.

Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH menyambut baik upaya konservasi penyu di Kecamatan Paloh. Dia memastikan Pemkab Sambas merespon dengan baik upaya konservasi tersebut.  “Pemkab juga selama ini selalu berusaha melindungi habitat penyu di Paloh. Apalagi rencana aksi nasional yang diteruskan dengan membuat rencana aksi daerah, menetapkan Kecamatan Paloh sebagai salah satu wilayah yang dijadikan sebagai wilayah konservasi penyu,” kata Hairiah.

Pemda Sambas juga terus mengkampanyekan perlindungan penyu dan habitatnya. “Beberapa waktu lalu, kami juga mengupayakan rencana aksi kabupaten dalam perlindungan penyu. Semoga ini berjalan dengan baik, sambil terus kita kampanyekan stop makan telur penyu,” tegasnya.

Tokoh pemuda Sambas, Jimmy Pratomo mengungkapkan, konservasi menjadi salah satu langkah terbaik untuk melindungi hewan yang kerap menjadi incaran oknum tak bertanggungjawab. Apalagi telur penyu Paloh telah menjadi komoditi perdagangan gelap di Kalbar, bahkan Sarawak, Malaysia. “Tentunya sangat berdampak pada kelangsungan populasi penyu,” ujar Jimmy.

Dia berharap BKSDA dan Pemkab Sambas selalu bersinergi untuk melindungi penyu dan habitatnya. Selain itu , juga melibatkan pihak lainnya, khususnya para pemuda dan warga setempat. “Agar mendapatkan persamaan visi dan misi pelestarian penyu Paloh,” tegas Jimmy.

Semoga nantinya akan lebih banyak penyu yang singgah dan bertelur di Pantai Taman Wisata Alam Tanjung Belimbing, Paloh. Sehingga Paloh bisa menjadi pusat wisata alam yang menjanjikan citra wisata daerah di pasar domestik dan internasional dan memberikan tambahan PAD (pendapatan asli daerah). “Kemudian mendorong proses multiplier perkembangan ekonomi lokalitas di sekitar daerah tujuan wisata,” harapnya. (*)

 


BACA JUGA

Sabtu, 04 November 2017 10:29

Sebentar Lagi Listrik Sintang Tak Lagi Padam-Padam

SINTANG- Jika Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sintang yang memiliki daya 7 MW mulai beroperasi,…

Sabtu, 04 November 2017 10:17

YAELA..!! Ditangkap Saat Bersetubuh, Gadis 16 Tahun Dijual Rp700 Ribu

SINGKAWANG- Anak di bawah umur kembali menjadi korban perdagangan orang. Ya, gadis 16 tahun ini dijual…

Sabtu, 04 November 2017 10:05

Truk Barang Ilegal asal Malaysia Diamankan, Jika Tak Bertuan akan Diginikan…

SINGKAWANG- Enam truk yang mengangkut pakaian, keramik dan pasir diamankan Satuan Reskrim Polres Singkawang…

Minggu, 29 Oktober 2017 10:26

WASPADA..!! Polisi Mengawasi Dana Desa

SINTANG- Polsek Sungai Tebelian, jajaran Polres Sintang melaksanakan monitoring pengelolaan Dana Desa…

Senin, 23 Oktober 2017 10:59

Curi Emas di Bengkayang, Sebelas Warga Tasikmalaya Diciduk

BENGKAYANG- Karena menambang emas tanpa izin, sebelas warga Tasikmalaya, Jawa Barat ditangkap Polres…

Senin, 23 Oktober 2017 09:25

Katanya Pakai Tenaga Dalam, Tahanan Polres Kayong Utara Kabur

Anggota piket Polres Kayong Utara panik. Seorang tahanannya kabur dari ventilasi ruang tahanan. Beredar…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:48

MASYAALLAH..!! Formasi Guru Kontrak Cuma 150, yang Daftar Ribuan

SANGGAU- Ribuan pelamar guru kontrak memadati halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) jalan…

Minggu, 15 Oktober 2017 13:06

Lagi, Polisi Perbatasan Sita Barang Ilegal

BENGKAYANG- Jajaran Polres Bengkayang, kepolisian yang berada di kawasan perbatasan RI-Malaysia ini…

Minggu, 15 Oktober 2017 11:52

Gara-gara Rabies, Ribuan Nyawa Anjing Liar Terancam

SEKADAU- Ribuan anjing peliharaan dan anjing liar di Sekadau terancam meregang nyawa. Ya, kasus rabies…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:18

Digigit Anjing Gila, Akhirnya Bocah Itu Meninggal Dunia

SEKADAU- Dua hari dalam keadaan gawat karena terjangkit virus Rabies, Sentia Resa menghembuskan nafas…

KAPOK..!! Tiga Polisi Dipecat, Dua Diberi Penghargaan

Makam Pahlawan di Tapal Batas Minim Perhatian

HEBOH..!! Beras Bercampur Plastik Bikin Panik Warga Sanggau

Warga Camar Bulan Konsumsi Beras Malaysia
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .