UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Minggu, 16 April 2017 11:15
Di Kalbar Banyak Kosmetik Tanpa Izin Edar, Usut Sampai ke Bos Besarnya
GALAKKAN: Penggeledahan yang dilakukan di salah satu toko yang diduga menjual kosmetik ilegal.

PROKAL.CO, PONTIANAK-  Dibongkarnya praktik penjualan kosmetik tanpa izin edar di Pontianak, membuka mata semua pihak bahwa masih banyak barang-barang illegal yang beredar di Kalbar dan Pontianak pada khususnya.

Ketua DPRD Kota Pontianak, Syarif Alwi Almuttahar, Sabtu (15/4) mengapresiasi kerja Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) dan Polda Kalbar yang berhasil mengamankan kosmetik tanpa izin edar beberapa waktu lalu itu. Hanya saja, penegakan hukumnya jangan berhenti di level pedagang. Petugas harus mampu mengusut sampai ke pemasok besarnya.

"Tidak mungkin, memangnya mereka dapat barang dari mana? Usut itu bos besarnya, jangan hanya cuma garang sama pedagang kecil dong, dibereskan juga yang di atas-atasnya, biar tuntas," kata Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Syarif Alwi Almuttahar, Sabtu (15/4).

Menurut Alwi, tindakan hukum yang hanya memutus ujung rantai hilirnya, tidak akan membuat persoalan selesai. Bisa saja penyalur barang menunggu kelengahan petugas, lalu memasok lagi barangnya.

"Jadinya tidak efektif kan. Besok ada lagi, besok ada lagi. Yang jelas ini harus diselidiki lebih lanjut," tegasnya.

Selaim itu, Alwi pun mempertanyakan ke mana tanggungjawab pembinaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan terhadap para pedagang. Menurutnya larangan menjual produk-produk yang tidak sesuai atau berbahaya hendaknya dapat terus menerus disosialisasikan. "Pembinaannya ditingkatkan lah, diatur bagaimana pedagang di sana," pungkas Alwy.

Sebelumnya, Reskrimsus Polda Kalbar menggeledah Toko Aneka Kancing 2 di Jalan Tanjungpura, Pontianak Kota, Rabu (12/4). Dari hasil pengeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan ribuan kosmetik tanpa izin edar. Berikutnya, di Taman Akcaya juga ditemukan dua kardus berisi lebih dari 200 kosmetik dengan 92 jenis, Kamis (13/4) malam.

Dari pendataan yang dilakukan BPOM, merek-merek produk kecantikan itu ada yang berasal dari dalam dan luar negeri. Tindakan pengamanan barang ini dilakukan untuk mengantisipasi beredarnya produk luar tanpa izin edar.  (Fikri Akbar/rk)


BACA JUGA

Selasa, 27 Juni 2017 14:01

Meriahnya Berlebaran di Pontianak, Bunyi Meriam Karbit Menggelegar

Tradisi ini masih dilestarikan. Setiap jelang 1 Syawal, masyarakat Pontianak merayakannya dengan menyalakan…

Kamis, 22 Juni 2017 11:49

Dugaan Kasus Korupsi Meubeler, Rektor IAIN Pontianak Kembali Diperiksa

PONTIANAK- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, Hamka Siregar kembali diperiksa polisi…

Rabu, 21 Juni 2017 11:53

Usai Mencopet, Keluarga Bawa Keterangan Surat Gila

PONTIANAK- Lagoa warga UKA Jalan Komyos Soedarso, Pontianak Barat kedapatan mencopet dompet warga di…

Minggu, 18 Juni 2017 16:25

MAKIN KEJI..!! Pakai Pisau Taji, Dua Begundal Peras Uang Warga

PONTIANAK- Kejahatan di Kota Pontianak makin menjadi. Minggu (11/6) dinihari lalu, Zainal dan Sugianto…

Minggu, 18 Juni 2017 14:01

Hindari Motor, Fortuner Nyemplung Parit

PONTIANAK- Hanya karena menghindari motor, sebuah Toyota Fortuner nyemplung ke dalam parit di Jalan…

Jumat, 16 Juni 2017 15:32
Terminal Batu Layang Terbunuh Sepi

Sekali Jalan Paling Banyak Cuma Angkut 8 Orang

Sudah jamak terjadi, jika mendekati lebaran, terminal penumpang akan penuh sesak dengan manusia yang…

Kamis, 15 Juni 2017 13:01

Polisi, Jaksa dan Hakim Bertemu, Inilah yang Dibahas

PONTIANAK- Untuk menjalin kerja sama dan berkoordinasi, 3 penegak hokum pun bertemu. Kepolisian, kejaksaan…

Rabu, 14 Juni 2017 18:14

Balihonya Dirusak, Pria Ini Marah dan Lapor Polisi

PONTIANAK- Pilkada Pontianak masihlah lama. Bahkan pendaftaran bakal calon Wali Kota Pontianak belum…

Rabu, 14 Juni 2017 14:31

Orang Gila Belum Ditangani Maksimal

PONTIANAK- Duel mengerikan antara dua orang gila itu akhirnya membuahkan korban. Satu orang dalam duel…

Sabtu, 10 Juni 2017 12:08

120 Ton Rotan Hendak Diselundupkan ke Malaysia

PONTIANAK- Sebanyak 120 ton rotan gagal diselundupkan ke Malaysia.  Kejadiannya, 6 Mei 2017 lalu.…

Dugaan Kasus Korupsi Meubeler, Rektor IAIN Pontianak Kembali Diperiksa

NEKAT..!! Residivis Kabur dengan Tangan Terborgol, Dooorrrr... Lalu MATI...!!

Usai Mencopet, Keluarga Bawa Keterangan Surat Gila

Meriahnya Berlebaran di Pontianak, Bunyi Meriam Karbit Menggelegar
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .