UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

PONTIANAK

Minggu, 16 April 2017 11:11
MENGEJUTKAN…!! Toko Ini Digeledah, Lihatlah Apa yang Ditemukan
GELEDAH. Kasubdit I Dit Reskrimsus Polda Kalbar AKBP Sardo Mangatur dan jajarannya menggeledah Toko Aneka Kancing 2 di Jalan Tanjungpura, Pontianak Kota, Rabu (12/4). AKBP SARDO FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, Di Pontianak, masih banyak pedagang yang menjual barang-barang illegal nan membahayakan. Nah, Rabu (12/4) sore, Dit Reskrimsus Polda Kalbar menggeledah beberapa pedagang. Salah satunya di Toko Aneka Kancing 2 di Jalan Tanjungpura, Pontianak Kota. Pasukan dipimpin Kasubdit I AKBP Sardo Mangatur, PS, SIK menemukan ribuan kosmetik tak berizin alias ilegal.

 

Achmad Mundzirin, Pontianak

Tak hanya menemukan dan mengamankan ribuan kosmetik berbagai merek dan jenis, AKBP Sardo juga meringkus Belly, 29, pemilik atau penjual kosemtik illegal di toko tersebut. Warga Gang Swadaya, Jalan W.R Supratman, Pontianak Selatan itu digelandang ke Mapolda beserta barang bukti kosmetik yang dijualnya.

“Kita lakukan penggerebekan atau penggeledahan ini berawal dari informasi yang diberikan masyarakat. Kemudian kita tindaklanjuti dengan penyelidikan. Ternyata benar. Barang bukti kita temukan dan tersangka kita bawa ke Mapolda Kalbar,” jelas AKBP Sardo.

Mantan Kasat Intel Mapolresta Pontianak ini menjelaskan, kosmetik yang dijual atau diedarkan Belly tidak memiliki izin dari Balai Besar Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BPOM). “Sudah kita cek, kosmetik itu tidak memiliki izin,” tegasnya.

Diakui AKBP Sardo, jajarannya juga telah menginterogasi Yanti istri Belly. “Dari hasil interogasi awal terhadap tersangka, kosmetik dalam jumlah banyak itu diakui memang tidak memiliki izin,” ungkapnya.

Sementara Belly mengaku, kosmetik yang dia jual didapat dari tokopedia jual beli online. Kemudian dibeli dan dijual kembali di Pontianak. Mengacu aturan dan undang-undang, komestik yang dijual wajib memiliki izin edar.

 “Dalam kasus ini, selanjutnya kita akan memeriksa lebih dalam lagi untuk pengembangan penyidikan serta memeriksa saksi ahli dari BPPOM,” kata Sardo.

Belly diduga melanggar pasal 197 jo pasal 106 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.  “Ancaman maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar,” tegas Sardo.

AKBP Sardo pun mengimbau masyarakat Kalbar untuk berhati-hati dan waspada atas maraknya penjualan kosmetik tanpa izin edar. Menurutnya, barang yang tidak memiliki izin edar, kemungkinan berbahaya bagi konsumen. “Karena tidak ada standar kesehatan dalam penggunaannya,” ujarnya. (*)

 


BACA JUGA

Rabu, 18 Oktober 2017 10:16

Kota Pontianak Sarangnya Barang Ilegal

PONTIANAK- Dilansir Rakyat Kalbar, selama dua pekan pelaksanaan Operasi Lintas Kapuas 2017, Satuan Reskrim…

Senin, 16 Oktober 2017 12:21
Sebuah Laboratorium Mini Kerukunan Umat Beragama

WOW..!! Ini Dia Katedral Termegah Kedua di Kalbar

Sabtu (14/10), Gubernur Cornelis meresmikan Gereja Katedral Kristus Raja, Keuskupan Kabupaten Sintang.…

Senin, 16 Oktober 2017 12:19

Lestarikan Budaya Melayu, Festival Arak-arakan Pengantin

PONTIANAK- Tak hanya Khataman Alquran massal dan ribuan pokok telok (telur), iring-iringan pengantin…

Senin, 16 Oktober 2017 12:18

Pangkalan Itu Bakal Dibangun di Sini...

PONTIANAK- Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak berencana membangun dua pangkalan…

Senin, 16 Oktober 2017 12:15

Lantamal XII Pontianak Siap Bangun Dua Pangkalan

PONTIANAK- Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XII Pontianak berencana membangun dua pangkalan…

Minggu, 15 Oktober 2017 10:53

KM Sinar Bintang I Tenggelam, Satu Tewas

PONTIANAK- Kapal Motor Sinar Bintang I, GT 19 tenggelam di Perairan Selatan Pulau Datu, Kabupaten Mempawah,…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:27

HOROR DI JALANAN..!! Empat Pelajar Terlibat Kecelakaan Maut, Satu Wassalam…

PONTIANAK- Empat pelajar SMP Aswaja Pal V terlibat kecelakaan hebat di Jalan Ampera, Pontianak Kota,…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:24

Ke Sekolah Dilarang Pakai Motor, Begini Cara Pelajar Curi-curi Kesempatan

PONTIANAK- Aturan bahwa pelajar tak boleh membawa motor ke sekolah rupanya Cuma jadi macan kertas. Sebenarnya…

Sabtu, 14 Oktober 2017 12:01

Minta Diperbaiki Tiga Jembatan Sekaligus, Memangnya Wali Kota Punya Duit?

PONTIANAK- Disoroti Wali Kota H. Sutarmidji, SH, M.Hum dan anggota DPRD Kota Pontianak, akhirnya Kepala…

Sabtu, 14 Oktober 2017 11:59

Proyek Jembatan Molor, Semua Direpotkan

Proyek jembatan Bansir yang disorot Wali Kota Pontianak, terus menuai cerita. Wali Kota Pontianak, Sutarmidji…

CARI KORENG..!! Berani-Beraninya Acungkan Pisau ke Polisi, Begini Dah Jadinya…

Lantamal XII Pontianak Siap Bangun Dua Pangkalan

Ke Sekolah Dilarang Pakai Motor, Begini Cara Pelajar Curi-curi Kesempatan

Kota Pontianak Sarangnya Barang Ilegal

KM Sinar Bintang I Tenggelam, Satu Tewas

Proyek Jembatan Telat, Wali Kota Pontianak Menyindir

HOROR DI JALANAN..!! Empat Pelajar Terlibat Kecelakaan Maut, Satu Wassalam…

Lestarikan Budaya Melayu, Festival Arak-arakan Pengantin

Pangkalan Itu Bakal Dibangun di Sini...

Proyek Jembatan Molor, Semua Direpotkan
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .