UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH

UTAMA

Minggu, 16 April 2017 11:05
Baru Buka Baju, ehhh..Digerebek Polisi, Gagal Transaksi Deh...

Prostitusi Online di Pontianak Pakai Beetalk

DIJUAL. Wanita berinisial TA dan TNA diamankan Polda Kalbar dari kamar Hotel Transera Pontianak, Rabu (12/4). WARGA FOR RAKYAT KALBAR

PROKAL.CO, PONTIANAK- Media sosial (Medsos) kembali dimanfaatkan mucikari Kota Pontianak menjajakan wanita. Kali ini akun Beetalk menjadi sarana untuk mencari pria hidung belang yang siap mengeluarkan uang. Nah, protitusi online ini berhasil dibongkar Subdit IV Polda Kalbar, Rabu (12/4). Polisi menggerebek kamar 520 dan 533 Transera Hotel Jalan Gajahmada, Pontianak Selatan sekitar pukul 23.30.

Masing-masing kamar ditemukan dua wanita cantik, TA, 22 dan TNA, 23 yang diekploitasi dalam prostitusi online. Kedua wanita ini kelahiran Sambas dan Kota Singkawang yang tinggal Sungai Raya, Kubu Raya.

TA dan TNA dijajakan oleh Stevan Chang, 22, warga Jalan Nurul Huda, Sungai Raya, Kubu Raya dengan tarif Rp1 juta hingga Rp3,5 juta. Ketika digerebek Subidt IV Polda Kalbar, kedua wanita ini sudah bersama pria hidung belang di kamar hotel. Namun tak sempat melakukan persetubuhan, baru mau buka baju sudah keburu ditangkap.

Informasi yang didapatkan Rakyat Kalbar, Stevan Chang mendapatkan Rp500 ribu dari setiap transaksi. Dia sudah dua kali menjual TA dan TNA. Malam itu juga TA dan TNA beserta Stevan Chang digelandang dan diperiksa Subdit IV Dit Reskrimum Polda Kalbar. Polisi juga menyita barang bukti berupa uang Rp3,5 juta, satu unit iphone 7 yang dijadikan sarana penjualan dan kondom.

“Dua wanita yang dijual itu adaalah korban. Tersangkanya adalah Stevan Chang,” jelas Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Sugeng Hadi Sutrisno.

Polisi masih mengembangkan kasus prostitusi online ini. Diduga masih ada korban lainnya. Stevaan Chang dijerat dengan Undang-Undang Perdagangan Orang. “Mucikarinya kita tahan,” tegasnya. (zrn)


BACA JUGA

Sabtu, 02 Desember 2017 11:23

Mantan Wakil Wali Kota Pontianak Syok Masuk DPO

PONTIANAK- Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) yang dikeluarkan Polsek Pontianak Utara pada 24 November…

Rabu, 29 November 2017 13:05

Polisi Masih Dalami Terduga Teroris di Kalbar

Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Nanang Purnomo, mengatakan, Densus 88 menangkap  dan mengamankan…

Rabu, 29 November 2017 13:02

Ibunda Nurul Hadi Yakin Anaknya Bukan Teroris

SAMBAS- Heboh penangkapan  terduga teroris, Nurul Hadi, oleh Densus 88 Antiteror di Bandara Supadio…

Rabu, 29 November 2017 12:59

BAHAYA..!! Ujung Timur Kalbar Dikepung Banjir

Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini mengakibatkan kawasan ujung timur provinsi Kalimantan Barat…

Rabu, 29 November 2017 12:56

YAELA..!! Mantan Wakil Wali Kota Pontianak jadi DPO Polisi

PONTIANAK- Kabar mengejutkan datang dari Pontianak Utara. Mantan Wakil Wali Kota (Wawako) Pontianak…

Rabu, 29 November 2017 12:11

Operasi Pertama TNI AL di Kalbar, Marinir Serbu Pantai Kura-kura

Ribuan pasukan Korps Marinir melaksanakan latihan operasi pendaratan amfibi di Pantai Kura-kura, Desa…

Sabtu, 25 November 2017 17:18

Warga Pertanyakan Rp15 Ribu untuk Mengubah KK

PONTIANAK- Doris Pardede mempertanyakan penarikan biaya Rp15 ribu oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan…

Selasa, 21 November 2017 11:13

Vijay, Lisa, Mama Laila dan Lili Kembali ke Hutan

PONTIANAK- Empat ekor Orangutan akan dilepasliarkan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR),…

Selasa, 21 November 2017 11:12

ADUH..!! Perburuan Hewan Dilindungi Masih Marak

PONTIANAK- Oktober-November 2017, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar menggagalkan upaya…

Rabu, 15 November 2017 16:24

PETI Marak di Sintang, Sungai Kapuas dan Melawi Semakin Tercemar

Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sintang semakin marak. Tidak peduli bahaya…

MIRIS..!! Sudah 122 Anak di Sambas Jadi Korban Kekerasan Seksual
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .