UTAMA | PONTIANAK | KRIMINAL | DAERAH
Minggu, 16 Agustus 2015 08:57
Gaple, Begitu Populer di Singkawang

PROKAL.CO, style="text-align: justify;">Gaple (sering dibaca Gaplek) begitu membumi di Kota Singkawang. Permainan yang menggunakan kartu domino oleh dua pasang pemain ini pun dijadikan ajang untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-70 tahun ini.

“Tema yang kita usung dalam kejuaraan ini, yakni Gaple Singkawang untuk Indonesia,” kata Andi Syarif TUW ST MT MSi(Han), Pembina Gaple Kota Singkawang ketika pembukaan Kejuaraan Gaple se-Kota Singkawang di Aula Kantor Lurah Roban, Kecamatan Singkawang Tengah, Sabtu (8/8) malam

Andi mengatakan, Kejuraan Gaple ini dilaksanakan di masing-masing kecamatan untuk babak penyisihannya. “Awalnya akan kita gelar di satu tempat saja, tetapi tempatnya tidak cukup. Jadi dilaksanakan di masing-masing kecamatan, karena pesertanya membludak, masing-masing kecamatan rata-rata pesertanya mencapai 126 pasang (252 orang),” jelasnya.

Babak penyisihan di Kecamatan Singkawang Tengah, tepatnya di Aula Kantor Lurah Roban, dilaksanakan pada Sabtu (8/8) malam, sekaligus pembukaan Kejuaraan Gaple se-Kota Singkawang secara resmi oleh Walikota Singkawang, Drs H Awang Ishak MSi.

Selanjutnya di Singkawang Utara Minggu (9/8) malam, Singkawang Barat Senin (10/8) malam, Singkawang Timur Selasa (11/8) dan Singkawang Selatan Rabu (12/8) malam.

Di masing-masing kecamatan akan dipilih 12 pasang terbaik untuk mengikuti Grand Final Gaple se-Kota Singkawang, Minggu (16/8) malam dan Senin (17/8) malam di kediaman Andi Syarif di Jalan Pramuka.

“Pemenang di masing-masing kecamatan akan mendapat doorprize. Sedangkan di Grand Final akan dipilih delapan pemenang, mereka akan memperoleh Piala Bergilir, Piagam dan uang pembinaan,” ungkap Andi.

Dia menjelaskan, selain untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-70, Kejuraan Gaple se-Kota Singkawang ini untuk membangkitkan gairah seni olahraga gaple, olahraga yang begitu dekat dengan masyarakat, tetapi selalu diidentikkan dengan perjudian. “Melalui ini kita coba menyalurkan hobi masyarakat, agar stigma gaple yang identik dengan judi itu bisa hilang,” papar Andi.

Bukan hanya untuk menghilangkan stigma gaple, menurut Andi, kejuaraan ini juga salah satu upaya untuk membuka mata para petinggi negeri ini, agar dapat memasukkan gaple sebagai salah satu cabang olahraga di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI). “Makanya temanya kita pilih Gaple Singkawang untuk Indonesia,” jelas Ketua KONI Singkawang ini.

Menurut dia, terdapat banyak alasan untuk menjadikan gaple sebagai cabang olahraga, selain begitu dekat di masyarakat, bukan hanya di Singkawang, tetapi di beberapa daerah di Indonesia, juga banyak hal positif dari gaple ini. “Lewat gaple ini bisa menjaga keharmonisan, karena semua etnis bisa bermain di sini,” ujar Andi. (dik)


BACA JUGA

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .